Vladimir Putin Ungkap Apa Sebenarnya Masalah Utama Rusia dan Amerika Serikat

Suara Linimasa | Suara.com

Selasa, 28 Februari 2023 | 13:00 WIB
Vladimir Putin Ungkap Apa Sebenarnya Masalah Utama Rusia dan Amerika Serikat
Presiden Rusia Vladimir Putin. [ALEX THERRIEN/ EPA] (ALEX THERRIEN/ EPA)

LINIMASA - Presiden Rusia, Vladimir Putin menyebut jika Washington sedang berusaha mencoba menggerakan dunia secara tertutup agar sesuai dengan kepentingannya. 

Hal itu diungkapkan Putin dalam wawancaranya dengan salurah TV Rossiya-1 pada Minggu, 26 Februari 2023. Rusia hanya ingin menciptakan dunia multipolar yang tidak mengiblat ke Amerika Serikat.

Bahkan, Putin menyebut jika Amerika sangat sadar dengan keegoisan mereka.

“Namun, untuk saat ini, mereka telah memilih untuk menutup mata terhadap hal ini karena berbagai alasan yang pertama dan terutama terkait dengan ketergantungan besar di bidang ekonomi dan pertahanan,” ujar Vladimir Putin dilansir dari RT.

Putin melihat jika sekutu Amerika melihat perlawanan dengan Rusia sebagai ajang pemersatu. Putin mengambil contoh Canberra tiba-tiba keluar dari kontrak dengan Pabrikan Prancis dan lebih memilih Amerika Serikat.

Putin menyebut jika hal itu merupakan langkah yang memalukan untuk Paris.

“Insiden itu memalukan bagi Paris,” ungkap Putin.

Putin mengungkapkan rasa optimisnya akan menang dalam perang yang sedang dijalaninya melawan Ukraina dan NATO karena Rusia berniat menghormati setiap orang di kepentingan internasional.

“Pada akhirnya, sikap seperti itu, perjuangan untuk dunia multipolar, untuk menghormati setiap orang di arena internasional, untuk mempertimbangkan kepentingan semua orang, saya tidak ragu sedikitpun, akan menang,” tegas Putin.

Putin juga menyebut jika Barat hanya akan puas jika Rusia terpecah menjadi beberapa negara merdeka. 

Jika hal itu terjadi maka Barat akan mengendalikan di negara-negara penghasil dibawah kendalinya.

Tak hanya itu, keputusannya di awal pekan ini untuk tidak berpartisipasi dalam New Start Treaty yang berisi perjanjian nuklir terakhir yang tersisa antara Moskow dan Washington dilakukan agar menjaga kedaulatan Rusia.

Presiden Rusia ini menyebut penting mengambil tindakan itu karena NATO dirasa lebih agresif mengancam kemenangan Rusia.

Selain itu, pasukan khusus Rusia mengumumkan jika mereka kini sudah menggunakan sistem baru dengan drone kamikaze.

Dikutip dari Ria Novosti, Unit pasukan khusus Rusia ini menggunakan sistem pengintaian dan serangan baru dengan drone kamikaze kecil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Zelensky Pecat Komandan Militer Ukraina Tanpa Sebab, Padahal Sudah Bantu Rebut Donbas

Zelensky Pecat Komandan Militer Ukraina Tanpa Sebab, Padahal Sudah Bantu Rebut Donbas

| Senin, 27 Februari 2023 | 13:30 WIB

CIA Ungkap Kondisi Vladimir Putin Usai Rapat Dewan Keamanan PBB Digelar

CIA Ungkap Kondisi Vladimir Putin Usai Rapat Dewan Keamanan PBB Digelar

| Senin, 27 Februari 2023 | 12:30 WIB

6 Wilayah Ukraina Berhasil Dikuasai Rusia Sejak Invasi 24 Februari 2022

6 Wilayah Ukraina Berhasil Dikuasai Rusia Sejak Invasi 24 Februari 2022

| Senin, 27 Februari 2023 | 11:30 WIB

Terkini

Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah

Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah

Bola | Senin, 23 Maret 2026 | 23:30 WIB

Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran

Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 23:15 WIB

Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil

Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil

News | Senin, 23 Maret 2026 | 23:00 WIB

Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian

Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian

Bola | Senin, 23 Maret 2026 | 22:12 WIB

Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa

Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 22:05 WIB

Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius

Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius

News | Senin, 23 Maret 2026 | 22:04 WIB

Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya

Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya

Jatim | Senin, 23 Maret 2026 | 22:01 WIB

Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan

Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan

Entertainment | Senin, 23 Maret 2026 | 22:00 WIB

Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa

Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:55 WIB

Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?

Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:55 WIB