Orang tua merupakan contoh dari anak-anaknya. Apabila orang tua memiliki kebiasaan merokok, maka anak-anak pun berpotensi untuk menjadi seorang perokok di masa depan karena mereka mencontoh orang tua yang menjadi tolak ukur mereka dalam melakukan sesuatu.
Lantas apa saja kebiasaan buruk orang tua yang tidak baik bagi anak dan bagaimana cara menanggulanginya?
Merangkum dari situs WebMD, berikut adalah beberapa kebiasaan buruk orang tua yang tidak baik bagi anak:
1.Menjelekkan Diri Sendiri
![Ilustrasi menjelekan diri sendiri di depan anak [pixabay]](https://media.suara.com/suara-partners/mamagini/thumbs/1200x675/2022/09/14/1-ilustrasi-orang-tua-mengajari-anaknya-pixabaycom.jpg)
Kebiasaan buruk orang tua yang tidak baik bagi anak yang pertama adalah menjelek-jelekan diri sendiri di depan anak.
Menjelekan diri sendiri di depan anak bukanlah sifat rendah hati, kebiasaan tersebut merupakan kebiasaan yang menjatuhkan harga diri orang tua dan dapat berdampak negatif kepada anak.
Anak-anak yang sering mendengar orang tua merendahkan harga diri mereka dapat menimbulkan rasa tidak percaya diri pada anak.
2.Melampiaskan Emosi ke Makanan
![ilustrasi rakus makan [freepik]](https://media.suara.com/suara-partners/mamagini/thumbs/1200x675/2022/09/14/1-surprised-cheerful-asian-woman-focused-camera-surrounded-by-fast-food.jpg)
Kebiasaan buruk orang tua yang tidak baik bagi anak berikutnya adalah melampiaskan amarah dan emosi orang tua ke makanan.
Ketika orang tua sedih serta kecewa dan melampiaskan perasaan mereka dengan makan makanan secara berlebihan, maka orang tua telah memberikan citra yang buruk bagi anak-anak mereka.
Daripada orang tua menghilangkan perasaan sedih ke makanan, lebih baik melampiaskan perasaan sedih tersebut dengan hal positif seperti berjalan-jalan atau bertemu teman-teman.
3.Menggunakan Smartphone Terlalu Sering
![Ilustrasi smartphone [freepik]](https://media.suara.com/suara-partners/mamagini/thumbs/1200x675/2022/09/14/1-ilustrasi-hp-nomor-telepon-darurat-ambulans-freepik.jpg)
Kebiasaan buruk orang tua yang tidak baik bagi anak berikutnya adalah melihat smartphone terlalu sering dan tidak meluangkan waktu dengan anak.
Menggunakan smartphone terlalu sering di depan anak dapat memberikan kesan bahwa orang tua hanya menghabiskan waktu di depan layar smartphone mereka saja bagi anak-anak.
Orang tua dapat membuat peraturan mengenai waktu penggunaan smartphone di rumah dan harus ditaati oleh seluruh penghuni rumah. Dengan peraturan tersebut, anak akan memiliki waktu luang lebih banyak dengan orang tua.
4.Menjadikan Semua Hal Kompetisi
![Ilustrasi anak [pexels]](https://media.suara.com/suara-partners/mamagini/thumbs/1200x675/2022/09/14/1-ilustrasi-anak-dilarang-pexelsmonstera.jpg)
Kebiasaan buruk orang tua yang tidak baik bagi anak berikutnya adalah menjadikan semua hal yang berhubungan dengan anak menjadi sebuah kompetisi.
Orang tua yang terlalu kompetitif dan selalu membanding-bandingkan anak mereka dengan anak lain dapat membuat anak tidak percaya diri. Walaupun sifat kompetitif diperlukan, tetapi tetap ada batasannya.
Alih-alih membandingkan, akan lebih baik apabila orang tua memberikan pujian dan memberikan mereka semangat dengan cara positif kepada anak. Pada dasarnya, setiap anak memiliki keahlian masing-masing, tidak adil rasanya apabila membandingkan anak berdasarkan satu bidang saja.