Beredar kabar yang menarasikan bahwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menghajar dan menelanjangi Anies Baswedan karena geram selalu difitnah.
Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 325 ribu pengikut bernama ANAK NEGERI melalui sebuah video yang diunggah pada 12 Juni 2023.
"VIRAL ~ hilang kesabaran amarah ahok meledak ! Anies di hajar dan telanjangi hingga begini" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Selasa (13/6/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan gambar yang diduga telah direkayasa sebagai thumbnail dengan narasi berikut:
"GERAM SELALU DI FITNAH
AMARAH AHOK MELEDAK !!
ANIES DI HAJAR DAN DI TELANJANGI HABIS HABISAN"
Namun begitu, apakah benar Ahok menghajar dan menelanjangi Anies Baswedan karena geram selalu difitnah?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait Ahok yang menghajar dan menelanjangi Anies Baswedan.
Video tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa Ahok menghajar dan menelanjangi Anies Baswedan karena geram selalu difitnah.
Baca Juga: Cara Menuju ke Jakarta Fair 2023 Naik KRL, Cek Rutenya di Sini
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini, tidak ada bukti atau pun berita kredibel yang menyatakan Anies dihajar dan ditelanjangi oleh Ahok.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan Ahok menghajar dan menelanjangi Anies Baswedan karena geram selalu difitnah merupakan klaim yang salah.
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].