Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Senayan menjadi sorotan belakangan ini, karena dipakai untuk acara Nusantara Bersatu, Satu Komando Untuk Indonesia yang merupakan acara relawan Presiden Jokowi pada Sabtu (27/11/2022).
Publik memprotes keras dengan penggunaan GBK oleh relawan Jokowi melalui jejaring media sosial Twitter hingga menjadi trending topik.
Pasalnya, penggunaan tersebut bertentangan dengan aturan Kemenpora yang awal November 2022 kemarin baru saja mengumumkan bahwa stadion GBK tidak boleh digunakan hingga Piala Dunia U-20 tahun 2023.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali sebelumnya menyatakan larangan penggunaan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) untuk konser atau kegiatan publik hingga Piala Dunia U-20 2023 selesai. Turnamen Piala Dunia U-20 menurut jadwal akan diadakan 20 Mei hingga 11 Juni 2023.
“Itu (konser) pasti tidak boleh. Jadi semua stadion yang sudah terdaftar di FIFA dan disetujui FIFA, November ini akan dimulai direnovasi. Yang sudah selesai (renovasi), stadionnya tidak diizinkan untuk digunakan untuk kegiatan-kegiatan lain,” kata Zainudin di Wisma Kemenpora, Jakarta, Rabu, 2 November 2022.
Pernyataan Menpora Zainudin Amali tersebut terekam oleh publik, dan diungkit melihat adanya penggunaan Stadion GBK untuk kepentingan dan politik.
Sehubungan dengan hal tersebut, KP Norman selaku relawan Jokowi menanggapi protes publik soal penggunaan GBK.
Hal itu mulanya diingatkan oleh pakar komunikasi politik Effendi Gazali yang menyinggung soal GBK 'katanya' tak boleh dipakai karena dipersiapkan untuk Piala Dunia U20 pada tahun 2023 mendatang.
Effendi meminta KP Norman untuk membahas terkait pemakaian GBK, apabila memang ada kesalahan.
Baca Juga: Ritual Tolak Bala Warga Desa Silurah, Tiap Tahun Potong Kambing Kendit
KP Norman mengaku sempat menanyakan mengenai pemakaian GBK tersebut. Lalu dia menyampaikan bahwa ada solusi dengan menutup semua lapangan.
Relawan Jokowi itu pun mengaku sudah pesan GBK sedari lama, oleh karena itu KP Norman meminta maaf apabila penggunaan GBK kemarin menimbulkan protes publik.
"Memang GBK tidak boleh dipakai, tapi kita pesannya (GBK) sudah lama. Artinya kalau ini memang jadi protes, ya kita mohon maaf lah ya," ungkap KP Norman dalam program 'Apa Kabar Indonesia Pagi' di kanal Youtube tvOneNews.
Akan tetapi, KP Norman mengingatkan hal tersebut untuk menjadi bola liar.
Terlebih menurutnya, banyak orang yang mencari-cari kesalahan dengan bermacam cara.
Sebagai relawan Jokowi, KP Norman sekali lagi meminta maaf apabila melakukan kesalahan dalam menggunakan stadion GBK.