Rumah tangga Syahrini dan Reino Barack sedang diguncang kabar tidak sedap. Beredar kabar keduanya akan bercerai setelah tiga tahun lebih menjalani pernikahan.
Kabar ini berusaha ditepis Syahrini lewat foto-foto mesra bersama sang suami yang diunggah di Instagram. Namun publik tetap ramai membahas isu Syahrini dan Reino bercerai, termasuk dikaitkan dengan keberadaan momongan.
Hal ini seperti diungkap ahli numerologi sekaligus pembaca karakter, Endah Hefeni Triwijayanti. Dikutip dari Hops.id -- jaringan Suara.com, rumah tangga Syahrini dan Reino memang belum berakhir tetapi bayang-bayang masalah itu begitu kuat mengintai.
Lewat video yang diunggah di akun TikTok-nya @endahhefeni, numerolog itu lantas menganalisis hubungam Syahrini dan Reino berdasarkan tanggal lahir mereka.
Syahrini dilahirkan pada 1 Agustus 1982, sementara Reino pada 21 Juni 1984. Berdasarkan penerawangannya, prahara di antara keduanya terjadi karena momongan yang tak kunjung hadir kendati akan memasuki tahun keempat pernikahan.
"Ketidaknyamanan karena tidak adanya momongan sudah mulai dirasakan oleh Reino dan juga keluarganya," ungkap Endah dalam video yang diunggah ulang oleh akun Instagram @dori_dori_nyinyir tersebut.
Namun menurut penerawangannya, Reino juga berat untuk menceraikan Syahrini. Karena itulah, jalan tengah yang dipertimbangkan sang pengusaha adalah menikah lagi tanpa bercerai, alias poligami.
"Kalau aku analisa dari sini, mungkin Reino berpikir untuk melakukan poligami," tutur Endah, dikutip pada Minggu (4/12/2022).
Namun Endah juga meyakini Syahrini sulit untuk menerima keputusan tersebut. Secara psikologis tentu sulit untuk Syahrini berkenan dimadu, sedangkan di sisi lain Reino juga kemungkinan masih ingin mempertahankan Syahrini.
Baca Juga: Sempat Kalah Start, Rafathar Jadi Juara Lomba Renang
"Kita doakan saja hubungan mereka baik-baik saja," pungkas Endah.
Sementara itu, isu perceraian Syahrini dan Reino terus menggema. Keduanya memang tidak menanggapi dengan gamblang, tetapi Syahrini belakangan aktif mengunggah foto-foto mesra bersama Reino selama di Jepang.