Lewat Kurikulum Merdeka, Kemendikbudristek Pastikan Siswa Aktif

Metro | Suara.com

Rabu, 27 Juli 2022 | 09:57 WIB
Lewat Kurikulum Merdeka, Kemendikbudristek Pastikan Siswa Aktif
Kemendikbudristek Pastikan Siswa Aktif Ikuti Pembelajaran Lewat Kurikulum Merdeka (kemendikbudristek)

Metro, Suara.com- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) bersama dengan pemangku kepentingan bidang pendidikan terus lakukan kolaborasi dalam mendorong peningkatan keaktifan siswa mengikuti pembelajaran lewat Kurikulum Merdeka.

Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui audiensi dan diskusi antara siswa dan guru dan tenaga kependidikan (GTK) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Bekasi dan Sekolah Dasar (SD) Negeri V Bintara, Kota Bekasi, dengan Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kemendikbudristek, Kiki Yuliati, pada Senin (25/7).

Kiki mengajak semua pemangku kepentingan pendidikan di Kota Bekasi menyukseskan Implementasi Kurikulum Merdeka. Ia menyampaikan pentingnya Kurikulum Merdeka yang disiapkan Kemendikbudristek guna menyikapi perubahan positif maupun negatif di dunia pendidikan yang akan dihadapi oleh siswa dengan struktur kurikulum yang lebih sederhana serta relevan dan interaktif.

“Terkhusus siswa di kelas X yang menggunakan Kurikulum Merdeka, kiranya kalian dapat mengenali minat, bakat, kekuatan, ataupun kelemahan yang kalian miliki. Berdiskusilah dengan guru kalian dalam mengikuti pelajaran yang diikuti untuk memperkuat potensi kalian menghadapi masa depan,” tegas Dirjen Kiki.

Kiki menambahkan, Kurikulum Merdeka mendorong siswa untuk dapat aktif memilih pelajaran yang diminati. Di samping itu, Kurikulum Merdeka juga mendorong kepala sekolah dan guru membentuk komunitas belajar untuk saling berbagi dengan sesama GTK dalam mencari gagasan, ide, ataupun solusi atas permasalahan pembelajaran yang dihadapi, khususnya saat mendampingi siswa mengimplementasikan Kurikulum Merdeka.

“Di dalam Kurikulum Merdeka sudah tidak ada program peminatan, namun khusus di SMK akan ada penyesuaian konsentrasi keahlian,” tuturnya seraya mendorong guru yang hadir dapat lebih aktif menggunakan platform Merdeka Mengajar guna memperkaya wawasan dan pemahaman dalam proses belajar mengajar.

Turut hadir dalam audiensi ini, Pelaksana Tugas (Plt.) Walikota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono yang menyampaikan apresiasi kepada Kemendikbudristek dalam pengembangan potensi dan motivasi siswa lewat Kurikulum Merdeka. “Menjadi tugas Pemerintah Daerah dalam memberikan ruang kepastian dan jaminan pelaksanaan pembelajaran. Semoga setelah lulus SMK, tidak bangga hanya menjadi pegawai, kalian harus memiliki semangat kewirausahaan menjadi pemimpin perusahaan ataupun pencipta lapangan pekerjaan guna tercapainya manusia Indonesia unggul tahun 2045,” jelas Tri.  

Siswa kelas XII Teknik Kendaraan Ringan A, Marva Thoriq Azizi menyoroti potensi yang dapat terjadi dalam implementasi Kurikulum Merdeka. “Perlu dipikirkan sekiranya ada potensi kekurangan-kekurangan yang bisa saja terjadi saat implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah,” urai Marva yang sekaligus sebagai Ketua OSIS SMKN 1 Kota Bekasi.

Menanggapi hal itu, Dirjen Kiki mengapresiasi Marva serta menaruh perhatian besar atas implementasi Kurikulum Merdeka. Di dalam implementasi Kurikulum Merdeka, kata Kiki, mengatasi potensi kelemahan disebut sebagai mitigasi risiko.

“Implementasi tidak akan berlangsung dengan baik jika siswa hanya pasif/tidak aktif dan guru serta kepala sekolahnya tidak mau berubah. Tetap dengan pola pemikiran kuno bahwa dirinya adalah sumber belajar dan enggan mempelajari hal yang baru,” tegas Dirjen Kiki.

Selanjutnya, guru mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Sosial (IPAS) kelas X, Desri Suryani mengatakan sebagai guru siap belajar untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka sehingga siswa dapat belajar lebih menyenangkan, kreatif, dan mandiri. “Kami sebagai guru siap untuk mempelajari nilai filosofi yang diusung dalam Kurikulum Merdeka,” tutur Desri.

Merespon hal tersebut, Kiki menjelaskan bahwa inti dari Kurikulum Merdeka dan Kurikulum 2013 adalah sama, namun filosofinya berbeda. “Perbedaan mendasarnya, di Kurikulum 2013 materi kurikulum harus diajarkan kepada siswa, tetapi di Kurikulum Merdeka, materi kurikulum dapat dipilih oleh siswa. Jadi, di Kurikulum Merdeka guru membersamai murid dalam mencapai kesuksesan capaian pembelajaran,” urai Dirjen Kiki.

Seusai audiensi dan diskusi, Dirjen Kiki berkesempatan melihat proses pembelajaran serta beraktifitas dengan siswa di SMKN 1 dilanjutkan dengan menyambangi SDN V Bintara, Kota Bekasi. Ia merasa kagum saat melihat aktifitas siswa kelas IV SD yang melakukan pembelajaran tentang Pancasila. Mereka dibagi menjadi 4 kelompok, yaitu kelompok mandiri, berpikir kritis, gotong royong, dan kreatif.

“Kami merasa bersyukur, Kemendikbudristek dapat melihat langsung pelaksanaan Implementasi Kurikulum Merdeka yang kami lakukan mulai tahun ajaran baru ini. Kami merasa tertantang mendaftarkan diri untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka lewat jalur Mandiri Berubah di kelas I dan IV karena melihat potensi GTK di sekolah kami selalu menghendaki belajar hal baru,” ungkap Kepala SDN V Bintara, Lilis Kurnialis saat mendampingi rombongan Kemendikbudristek.

Kiki juga menekankan bahwa Pemantauan Implementasi Kurikulum Merdeka yang dilaksanakan serempak di 167 kabupaten/kota di Indonesia merupakan komitmen kuat dari Kemendikbudristek dalam menciptakan suasana pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan serta menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul sejalan dengan harapan menciptakan profil Pelajar Pancasila.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indonesia dan Belanda Bekerja Sama Temukan Solusi Hadapi Tantangan Global Bidang Pendidikan

Indonesia dan Belanda Bekerja Sama Temukan Solusi Hadapi Tantangan Global Bidang Pendidikan

| Selasa, 26 Juli 2022 | 12:21 WIB

Kemendikbudristek dan HP Indonesia Luncurkan Program Semangat Guru Dua

Kemendikbudristek dan HP Indonesia Luncurkan Program Semangat Guru Dua

| Selasa, 26 Juli 2022 | 12:16 WIB

Gandeng Komunitas,  Kemendikbudristek Sinergi Ciptakan Lingkungan Belajar Aman dan Nyaman Bagi Anak

Gandeng Komunitas, Kemendikbudristek Sinergi Ciptakan Lingkungan Belajar Aman dan Nyaman Bagi Anak

| Sabtu, 23 Juli 2022 | 13:38 WIB

Terkini

BPJS Kesehatan - Persi Perkuat Kolaborasi Strategis Keberlanjutan Program JKN untuk 5 Tahun ke Depan

BPJS Kesehatan - Persi Perkuat Kolaborasi Strategis Keberlanjutan Program JKN untuk 5 Tahun ke Depan

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:18 WIB

Bukan Lagi Dilan yang Kita Kenal: Mengapa 'Dilan ITB 1997' Lebih Sunyi dan Penuh Luka?

Bukan Lagi Dilan yang Kita Kenal: Mengapa 'Dilan ITB 1997' Lebih Sunyi dan Penuh Luka?

Your Say | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:10 WIB

Huawei WiFi Mesh X3 Pro Resmi Dijual di Indonesia, Router Wi-Fi 7 Mewah dengan Kecepatan 3.6 Gbps

Huawei WiFi Mesh X3 Pro Resmi Dijual di Indonesia, Router Wi-Fi 7 Mewah dengan Kecepatan 3.6 Gbps

Tekno | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:37 WIB

Kolaborasi Developer PT CGIS dengan BRI, Program PKS Permudah Akses Wujudkan Rumah Impian

Kolaborasi Developer PT CGIS dengan BRI, Program PKS Permudah Akses Wujudkan Rumah Impian

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:37 WIB

Nubia Neo 5 Series Segera ke Indonesia, Bawa RAM 12 GB dan Kipas Pendingin

Nubia Neo 5 Series Segera ke Indonesia, Bawa RAM 12 GB dan Kipas Pendingin

Tekno | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:35 WIB

4 Zodiak yang Terlahir Mandiri, Tak Suka Bergantung pada Orang Lain

4 Zodiak yang Terlahir Mandiri, Tak Suka Bergantung pada Orang Lain

Lifestyle | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:35 WIB

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:33 WIB

4 Clay Mask Centella untuk Pori Bersih Tanpa Bikin Kulit Kering

4 Clay Mask Centella untuk Pori Bersih Tanpa Bikin Kulit Kering

Your Say | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:25 WIB

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:25 WIB

Hardiknas dan Jurang UMR: Mengapa Tidak Semua Anak Berani Bermimpi?

Hardiknas dan Jurang UMR: Mengapa Tidak Semua Anak Berani Bermimpi?

Your Say | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:15 WIB