Pusaran Kasus Pembunuhan Brigadir J: 11 Tersangka, 34 Polisi Dicopot, 97 Polisi Diperiksa

Metro

Jum'at, 02 September 2022 | 15:21 WIB
Pusaran Kasus Pembunuhan Brigadir J: 11 Tersangka, 34 Polisi Dicopot, 97 Polisi Diperiksa
Rekonstruksi pembunuhan Brigadir J di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo. (*) (Youtube Polri TV)

Metro.Suara.com - Kasus pembunuhan Brigadir Yosua (Brigadir J) membuka mata publik tentang sesuatu yang selama tidak banyak diketahui. Kasus itu juga membuat institusi Polri sedang diuji kredibilitasnya. Apalagi ada seratusan personel Polri yang masuk dalam pusaran kasus ini.

Sebelumnya, polisi sudah menentukan lima tersangka kasus pembunuhan Brigadir J (Yosua) yakni Ferdy Sambo, Bharada Richard Eliezer atau Bharada RE, Brigadir Kepala Ricky Rizal atau Bripka RR, Kuat Ma'ruf, dan istri Ferdy Sambo yakni Putri Candrawathi.

Terbaru, polisi juga menetapkan tujuh tersangka dalam perkara obstruction of justice atau menghalang-halangi penyidikan kasus. Salah satu dari ketujuh orang ini adalah juga Ferdy Sambo. Lalu Brigadir Jenderal Hendra Kurniawan, Komisari Besar Agus Nurpatria, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Arif Rachman Arifin, Komisaris Polisi (Kompol) Baiquni Wibowo, Kompol Chuck Putranto, dan Ajun Komisari Polisi (AKP) Irfan Widyanto.

Selain sebelas tersangka yang sudah ditetapkan dalam pusaran kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J, kasus ini menyeret banyak personel polisi lain.

Dari data yang dikumpulkan pada Jumat (2/9/2022), ada sebanyak 34 personel polisi yang dicopot dari jabatannya dan dimutasi ke bagian pelayanan markas (Yanma). Selain itu ada sebanyak 97 personel polisi diperiksa Propam Polri dan tim khusus Polri.

Menurut Kepala Kepolisian (Kapolri) Jendera Listyo Sigit Prabowo dalam pernyataan resminya, menyebut tidak ada insiden baku tembak antara Bharada E dan Brigadir J seperti info awal yang didapat. Semua itu juga terbukti dalam proses rekonstruksi pembunuhan di tiga 3 TKP yang melibatkan kelima tersangka pembunuhan.

Ternyata, peristiwa sebenarnya adalah Ferdy Sambo yang memerintahkan Bharada E untuk menembak Yosua (Brigadir J) di rumah dinasnya di Kompleks Duren Tiga, Jakarta Selatan pada Jumat (8/7/2022) lalu. Bharada E juga menyebut Sambo ikut menembak Brigadir J.

Setelahnya Sambo menembakkan pistol milik Brigadir J seolah-olah terjadi peristiwa tembak menembak.

“Untuk membuat seolah-olah terjadi tembak menembak. Saudara FS (Ferdy Sambo) melakukan penembakan dengan senjata milik senjata J (Yosua) ke dinding berkali-kali untuk membuat kesan seolah-olah telah terjadi tembak menembak,” papar Kapolri kepada awak media beberapa waktu lalu.

Polisi sudah menggelar rekonstruksi pembunuhan Brigadir J, meski ada beberapa perbedaan dari laporan yang sudah masuk ke penyidik dengan saat proses rekonstruksi. 

Perbedaan paling krusial menurut Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) adalah ketika tersangka Ferdy Sambo tidak mau mengakui ikut menembak Brigadir J seperti yang di laporkan oleh tersangka Bharada RE. Sambo juga tidak mau memperagakan karena ia kukuh mengaku tidak menembak Brigadir J.

Meski demikian Komnas HAM mengatakan bahwa semua itu nanti akan terbuka jelas di persidangan, dimana masing-masing tersangka bisa menyanggah pendapat dari masing-masing mereka. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Daftar Tujuh Tersangka 'Obstruction of Justice', Mayoritas Mantan Anak Buah Sambo

Ini Daftar Tujuh Tersangka 'Obstruction of Justice', Mayoritas Mantan Anak Buah Sambo

| Jum'at, 02 September 2022 | 12:56 WIB

Resmi! Ferdy Sambo Tersangka Obstruction of Justice, Bersama 1 Jenderal dan 5 Perwira Polri

Resmi! Ferdy Sambo Tersangka Obstruction of Justice, Bersama 1 Jenderal dan 5 Perwira Polri

| Jum'at, 02 September 2022 | 08:29 WIB

Ferdy Sambo Mengaku Tak Ikut Tembak Brigadir J Saat Rekonstruksi, Komnas HAM Beri Pendapat Serius

Ferdy Sambo Mengaku Tak Ikut Tembak Brigadir J Saat Rekonstruksi, Komnas HAM Beri Pendapat Serius

| Kamis, 01 September 2022 | 18:32 WIB

Terkini

Acha Septriasa Sebut Bertahan di Pernikahan Toksik Tak Selalu Benar

Acha Septriasa Sebut Bertahan di Pernikahan Toksik Tak Selalu Benar

Video | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:00 WIB

Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens

Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens

Bola | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:00 WIB

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:53 WIB

Viral Game Simulasi Kereta Buatan Indonesia Banjir Pujian di Jepang, Grafis Menawan!

Viral Game Simulasi Kereta Buatan Indonesia Banjir Pujian di Jepang, Grafis Menawan!

Tekno | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:51 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber

Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber

Bola | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:41 WIB

Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji

Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji

Bola | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:32 WIB

Green Logistics: Atasi Overload Gudang Ekspedisi Pakai Kertas Wrap

Green Logistics: Atasi Overload Gudang Ekspedisi Pakai Kertas Wrap

Your Say | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:30 WIB

Harga dan Review ASICS Novablast 5, Direkomendasikan dr. Tirta untuk Long Run

Harga dan Review ASICS Novablast 5, Direkomendasikan dr. Tirta untuk Long Run

Lifestyle | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:22 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB