Sandiaga Dorong Kopi Robusta Pagar Alam Jadi Produk Unggulan

Metro | Suara.com

Rabu, 14 September 2022 | 16:43 WIB
Sandiaga Dorong Kopi Robusta Pagar Alam Jadi Produk Unggulan
Kopi Robusta Pagar Alam Didorong Jadi Produk Unggulan (Kemenparekraf)

Metro, Suara.com- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  Sandiaga Salahuddin Uno mendorong kopi robusta Pagar Alam menjadi produk unggulan yang  mampu membangkitkan ekonomi dan membuka lapangan kerja.

Kopi Robusta Pagar Alam memiliki rasa yang unik karena ditanam di ketinggian 1000 - 1600 meter di atas permukaan laut (mdpl). Hal tersebut dikatakan Sandiaga Uno saat hadir di Workshop Kabupaten/Kota Kreatif (KaTa Kreatif) di Villa Ex MTQ Gunung Gare, Selasa (13/9/2022).

“Menariknya, kopi robusta ini biasanya ada di ketinggian 100 meter ke bawah. Tapi, ini saya baru nyoba di 1000 sampai 1600 meter. Dan ternyata, saat saya mencicipi cita rasanya sangat unik. Ini salah satu yang ingin kita kedepankan. Jadi, menurut saya ini layak untuk kita dorong,” kata Sandiaga. 

Sandiaga juga mendukung agar pemerintah daerah segera melakukan uji petik pada tahun depan sehingga kota ini bisa masuk ke dalam ekosistem Kabupaten/Kota Kreatif. 

Lewat uji petik tersebut, Kemenparekraf turut melakukan pendampingan terhadap pelaku ekraf termasuk berupa pelatihan, memberikan akses perluasan pemasaran, hingga bantuan pembiayaan kepada pelaku ekraf.

“Saya tadi sudah berkoordinasi agar tahun depan difasilitasi uji petik, sehingga nanti terpilih subsektornya. Syukur-syukur kopi, karena kopi ini sangat ikonik di sini, ini bisa kita dorong dan nanti setelah mengikuti uji petik dan ditetapkan kota kreatif, ini bisa diikutsertakan di Indonesia Creative City Network dan sampai bisa ke tingkat dunia melalui UNESCO,” kata Sandiaga. 

Sementara itu, Direktur Infrastruktur Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf Hariyanto menyatakan kesiapannya untuk mendukung pelaku ekonomi kreatif Pagar Alam melalui program Kemenparekraf, seperti BEDAKAN (Bedah Desain Kemasan) hingga pelatihan SDM. 

 “Jika ada kolaborasi promosi produk, dari unit kerja kami siap membranding Kota Pagar Alam melalui kegiatan uji petik. Melalui uji petik inilah Kota Pagar Alam bisa masuk dalam ekosistem Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia,” kata Hariyanto. 

Walikota Pagar Alam, Alpian Maskoni, menyampaikan kopi menjadi prioritas dan mata pencaharian masyarakat Pagar Alam. Ia berharap Kopi Robusta Pagar Alam bisa menjadi produk ekonomi kreatif unggulan. 

“Kami juga berharap kopi kami bisa menembus pasar ekspor,” kata Alpian. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lari Pagi di Kaki Gunung Gare Pagar Alam Sumsel, Menteri Sandiaga Uno: Masya Allah Hamparan Kebun Teh

Lari Pagi di Kaki Gunung Gare Pagar Alam Sumsel, Menteri Sandiaga Uno: Masya Allah Hamparan Kebun Teh

Sumsel | Rabu, 14 September 2022 | 16:23 WIB

Terkini

Waga non Kaltim Tak Boleh Nyinyiri Rudy Mas'ud, Pakar Komunikasi: Fenomena Defensif

Waga non Kaltim Tak Boleh Nyinyiri Rudy Mas'ud, Pakar Komunikasi: Fenomena Defensif

Kaltim | Sabtu, 18 April 2026 | 21:07 WIB

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:06 WIB

Cerita dari Dapur Kayu Bakar: Tradisi Memotong Ayam dan Doa Opung untuk Cucu Merantau

Cerita dari Dapur Kayu Bakar: Tradisi Memotong Ayam dan Doa Opung untuk Cucu Merantau

Your Say | Sabtu, 18 April 2026 | 21:05 WIB

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:53 WIB

Warga Luar Kaltim Dilarang Mengkritik, Akademisi: Pernyataan Terlalu Sempit

Warga Luar Kaltim Dilarang Mengkritik, Akademisi: Pernyataan Terlalu Sempit

Kaltim | Sabtu, 18 April 2026 | 20:39 WIB

Residivis Tega Cabuli Bocah 10 Tahun di Kamar Mandi Musala Daerah Tanjung Senang

Residivis Tega Cabuli Bocah 10 Tahun di Kamar Mandi Musala Daerah Tanjung Senang

Lampung | Sabtu, 18 April 2026 | 20:32 WIB

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:25 WIB

Lebaran Terakhir di Tuban Sebelum Gugur di Langit Kalimantan: Sosok Kapten Marindra di Mata Warga

Lebaran Terakhir di Tuban Sebelum Gugur di Langit Kalimantan: Sosok Kapten Marindra di Mata Warga

Jatim | Sabtu, 18 April 2026 | 20:25 WIB

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:19 WIB

Dwigol Winger Arema FC Gabriel Silva Benamkan Persis di Kawah Kanjuruhan

Dwigol Winger Arema FC Gabriel Silva Benamkan Persis di Kawah Kanjuruhan

Malang | Sabtu, 18 April 2026 | 20:12 WIB