Antara MCH dan MCK, Sebuah Cerita Dari Negeri Wakanda

Metro

Sabtu, 03 Desember 2022 | 00:31 WIB
Antara MCH dan MCK, Sebuah Cerita Dari Negeri Wakanda
Ilustrasi (https://architectureassociates.net/)

Alkisah disebuah kerajaan, salah satu mimpi besar sang raja adalah membangun tempat berkumpul untuk para rakyatnya yang kreatif seperti di kerajaan-kerajaan lainnya.  Usai dilantik, tidak tanggung-tanggung sang raja menjanjikan 22 ruang kreatif di seluruh wilayah kekuasannya. Belakangan ia beri nama mimpi dan janjinya tersebut MCH. Janji tersebut disebarluaskan oleh para patihnya lewat berbagai pamflet.

Sang Raja berupaya membahagiakan rakyatnya sekaligus meningkatkan perekonomian lokal kerajaanya. Sebuah mimpi mulia untuk meningkatkan kebanggaan rakyatnya serta meningkatkan daya saing kerajaan. Bayangkan, jika kerajaan lain baru sanggup membangun satu ruang kreatif, ini 22 ruang kreatif sekaligus dijanjikan diseluruh wilayah.

Mengetahui ini adalah janji unggulan raja, salah seorang patih bahkan menelpon patih lainnya untuk mengatakan bahwa dirinya siap mengerjakan mimpi sang raja dan meminta penempatan bekal di kepatihannya. Sayangnya tak lama berselang seluruh kerajaan diterpa wabah dan krisis anggaran mulai terjadi.Walhasil, kelesuan mulai terjadi di kalangan patih kerajaan.

Meski demikian sejak dua tahun terakhir Badan Perencanaan Pembangunan Kerajaan yang konon berisi orang-orang terbaik dan pilihan di kerajaan tersebut "tampak sibuk" memikirkan bagaimana cara mewujudkan MCH ini. Sejumlah penelitian, FGD, inkubasi, hingga nyantri ke berbagai kerajaan lain juga dilakukan oleh para patih guna merealisasikan gagasan sang raja. Rapat-rapat di kerajaan tersebut juga dapat diikuti rakyat lewat media-media resmi kepatihan dan kerajaan.

Tak cukup sampai disitu naturalisasi patih dari kerajaan tetangga juga turut dilakukan untuk memperkuat squad patih kerajaan guna menghadirkan mimpi dan janji sang raja. Masih belum cukup, sejumlah pemikir dari padepokan-padepokan yang ada di sekitar kerajaan juga dilibatkan untuk merealisasikan mimpi kerajaan yang telah diatur lewat Peraturan Kerajaan tersebut. 

Dua tahun berselang sang raja menanyakan kabar sejauh mana mimpinya telah dikerjakan oleh para patihnya karena rakyatnya yang dikenal kritis dan kreatif telah bersabar menunggu. Terlebih, jangankan 22, satu saja belum tampak wujudnya. 

Para  patih kembali dihadirkan untuk memberi paparan di depan raja. Paparan demi paparan dengan bumbu istilah-istilah asing dari kerajaan lain tak kunjung pada kesimpulan. Sang Raja kembali mengelus dada, sejumlah anggaran kerajaan yang telah digelontorkan menguap sia-sia dan tak membuat mimpi dan janjinya menjadi kenyataan. Meski demikian sang raja tetap berbaik sangka kepada para patihnya.

Perlahan para patih senior mulai memutar otak bagaimana mengatasi persoalan ini. Dua Patih utama sang raja mulai diturunkan untuk mengatasi keadaan di tengah para punggawa yang pelan-pelan mulai terserang amnesia. 

Disisi lain,mimpi unggulan lainnya baru saja berhasil diresmikan oleh sang raja. Lewat kerja Sistem Kebut Semester dan didukung anggaran khusus untuk mewujudkannya. Kali ini  para patih juga tidak salah meramu bahan dan berbagi kue. Meski terjadi pembengkakan anggaran, Sang Raja masih dapat tersenyum dan terjaga wibawanya karena berhasil mewujudkan janji memberikan pelayanan terbaik bagi rakyatnya.

baca juga

Para Patih tersenyum puas,janji menghadirkan sebuah Mall di Kerajaan telah terlaksana. Di kerajaan tersebut memang inilah mall pertama yang diresmikan. Sebelumnya kerajaan ini baru memiliki pasar,swalayan, dan kebetulan belum memiliki mall apalagi bioskop.

Tak kurang akal,sang patih yang baru saja dilantik menghadirkan TV layar besar tanpa suara didepan mallnya, tepat dipinggir jalan utama kerajaan. Sang Patih seakan hendak mengirim pesan "Kutau yang Kau Mau". Biar tambah sedap Patih juga mengabarkan bahwa dalam waktu dekat Sang Raja akan diundang ke Ibukota Kekaisaran untuk meresmikan mall tersebut bersama para raja dari kerajaan lainnya.

Kini di penghujung dua tahun kepemimpinan sang raja, para patih dan punggawa meski tidak lagi sepercaya diri diawal tentu harus tetap melapor.  "Lapor, MCK sudah siap dilaunching!,."Patih lainnya juga melapor bahwa sarana dan prasarana juga sudah siap, punggawa lain ikut menimpali, betul semua juga sudah siap untuk tepuk tangan,tari-tarian juga telah disiapkan.

Sang raja yang telah mendapat banyak masukan rakyatnya sontak bingung mengapa mimpi dan janji unggulanya pada rakyat akan MCH sebatas  MCK. Usut punya usut rupanya para Patih kebingungan membedakan antara MCH dan MCK sehingga salah menyiapkan racikan. Terlebih kerajaan tengah diterpa krisis anggaran. Alhasil para punggawa akhirnya sekedar menganggarkan pengerjaan MCK untuk MCH tersebut.

Di ujung jalan,Palen yang mulai kecewa akhirnya mengerti bahwa rupanya para patih dan punggawa andalan sang raja tak tau bedanya antara MCH dan MCK. Sambil menyeruput kopi Palen menggerutu "Mbok kalo ga bisa membuat rakyat tertawa setidaknya buatlah rakyat tersenyum."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

30 Pop Up Booth Produk Ekraf Hadir di Program Beli Kreatif Sumsel

30 Pop Up Booth Produk Ekraf Hadir di Program Beli Kreatif Sumsel

Metro | Selasa, 25 Oktober 2022 | 07:29 WIB

Kemenparekraf Gelar Bimtek Pelaku Ekraf Subsektor Kriya di Metro

Kemenparekraf Gelar Bimtek Pelaku Ekraf Subsektor Kriya di Metro

Metro | Jum'at, 10 Juni 2022 | 08:18 WIB

Terkini

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

News | Jum'at, 11 September 2026 | 22:36 WIB

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 22:17 WIB

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 22:02 WIB

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:33 WIB

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:20 WIB

Gabung Floor Inc, Cecil Yang Kawinkan Musik, Fashion dan Kecantikan Jadi Satu

Gabung Floor Inc, Cecil Yang Kawinkan Musik, Fashion dan Kecantikan Jadi Satu

Entertainment | Jum'at, 11 September 2026 | 20:52 WIB

Dipicu Angin Kencang, Titik Api Baru Kembali Membakar TPA Galuga Bogor

Dipicu Angin Kencang, Titik Api Baru Kembali Membakar TPA Galuga Bogor

Bogor | Jum'at, 11 September 2026 | 20:48 WIB

Kajian KPK: Biaya Pilgub Tembus Rp100 Miliar, 65 Persen Kepala Daerah Siap 'Layani' Donatur

Kajian KPK: Biaya Pilgub Tembus Rp100 Miliar, 65 Persen Kepala Daerah Siap 'Layani' Donatur

News | Jum'at, 11 September 2026 | 20:45 WIB

Pengasuh Pesantren di Pati Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Anak

Pengasuh Pesantren di Pati Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Anak

News | Jum'at, 11 September 2026 | 20:39 WIB

70 Tahun Asuransi Astra, Inovasi myGarda Sampai Derek Hydraulic Flatbed Jaga Kepercayaan Pelanggan

70 Tahun Asuransi Astra, Inovasi myGarda Sampai Derek Hydraulic Flatbed Jaga Kepercayaan Pelanggan

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 20:35 WIB

×