Aktor dan pesinetron Ammar Zoni menghebohkan publik karena kembali ditangkap polisi diduga akibat penyalahgunaan narkoba.
Penangkapan ini sendiri dilakukan di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat dan dilakukan setelah sopirnya tertangkap polisi dengan barang bukti sabu seberat 1 gram pesanan Ammar Zoni.
Di tengah huru-hara kasus tersebut, sebuah kanal YouTube dengan 51,9 ribu pengikut mengabarkan bahwa Ammar Zoni telah resmi digugat cerai oleh sang istri, Irish Bella.
"Tragis! Tak Kuat Menahan Malu, Irish Bella Resmi Gugat CERAI Ammar Zoni!!" seperti itulah judul videonya, dikutip dari kanal YouTube Lambe Turah, Sabtu (11/3/2023).
Narasi yang sama diulang kembali di thumbnail-nya, sekaligus memperlihatkan Ammar Zoni dalam balutan seragam oranye serta Irish Bella yang menggendong anak mereka sambil menyeka air mata.
"Resmi Menjadi Tersangka, Irish Bella Gugat Cerai Ammar Zoni," tulis pemilik video.
Namun seperti apa kebenaran dari video berdurasi 2 menit 15 detik tersebut?
PENJELASAN
Setelah didengarkan untuk cek fakta, terungkap ada ketidakselarasan antara judul, narasi di thumbnail, serta substansi dari video unggahan kanal YouTube Lambe Turah tersebut.
Baca Juga: 4 Manfaat yang Didapat saat Punya Sahabat Introvert, Pendengar yang Baik!
Bukannya mewartakan soal gugatan cerai Irish Bella terhadap Ammar Zoni yang dinarasikan akibat sang aktor menjadi tersangka, video justru mengabarkan soal rangkuman peristiwa yang tengah dialami pasangan muda tersebut.
Narator tampak mengabarkan soal penangkapan Ammar Zoni akibat narkoba untuk yang kedua kalinya, serta kekhawatiran publik akan nasib Irish Bella yang otomatis harus menjadi ayah sekaligus ibu untuk kedua anaknya karena sang suami ditangkap polisi.
Namun sampai akhir video sama sekali tidak ada informasi valid soal gugatan cerai Irish Bella terhadap Ammar Zoni.
KESIMPULAN
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa video viral tersebut tidak tepat. Faktanya video sama sekali tidak membahas soal gugatan cerai Irish Bella terhadap Ammar Zoni yang kini ditangkap polisi akibat penyalahgunaan narkoba.
Dengan demikian, video yang telah ditonton ribuan kali tersebut dapat dikategorikan sebagai hoaks, tepatnya di kelompok konten yang menyesatkan.