Antusiasme masyarakat Indonesia menjelang konser Coldplay memang tidak bisa dibendung. Bahkan tiketnya pun menjadi rebutan hingga ada yang rela menebusnya dengan harga tinggi dari para calo.
Namun siapa menduga seorang Puteri Indonesia Intelegensia 2019 malah terseret dalam kasus percaloan tiket tersebut. Kini Lycie Joanna mengklarifikasi masalah tersebut, seperti yang terlihat di akun TikTok @uptodateinfo.
Awalnya Lycie menolak bila disebut menjual tiket band yang digawangi Chris Martin tersebut sampai dua kali lipat.
"Kalau 2 kali lipat enggak ya. Karena kalau kita beli tiket, contoh yang My Ultimate, itu kan harga aslinya sekitar Rp11 juta, terus kalau kita payment itu ada government sama service tax. Dan dari Ultimate Rp11 juta jadi Rp13,5 atau Rp14 (juta)," jelas Lycie, dikutip pada Jumat (26/5/2023).
Harga itulah yang kemudian diutak-atik oleh orang yang menjual tiket kepadanya. Menurutnya pemasok tiket Coldplay tersebut sudah menjual sebesar Rp20,5 juta kepadanya.
"Rp14 (juta) ke Rp21,5 (juta) itu bedanya Rp6,5 juta. Nah temen aku itu jual, 'Beb, gue jual ke lo Rp20,5 (juta) ya, nanti kita jualnya Rp21,5 (juta), lo dapet cuannya Rp1 juta'," terang Lycie.
Oleh karenanya Lycie menolak bila dirinya yang disebut serakah karena menjual tiket Coldplay sampai di kisaran kepala dua seperti itu. Pasalnya dia cuma mendapat sedikit keuntungan.
"Permintaan yang punya tiket, bukan aku yang maruk," tandas finalis Puteri Indonesia asal Kepulauan Riau tersebut.
Namun pengakuan Lycie ini semakin membuatnya menjadi bulan-bulanan publik lantaran dirinya dan sang teman dianggap tetap mencari keuntungan dengan sengaja menaikkan harga tiket.
"Mau untung dikit, yang jadi pembahasan kan calo... untung 500 perak tetep aja calo," komentar warganet.
"Kelas Putri Indonesia begini, reallyyyyyyy?????" sindir warganet.
"Putri percaloan," ledek warganet.
"Tetep aja calooo njer," celetuk warganet lain.
"Cuman di Indonesia kayak nya calo di undang di televisi, kocak banget dahhh," timpal yang lainnya.