Anak Pinkan Mambo, MA, yang membuat pengakuan dirinya korban pencabulan ayah tirinya, disebut keluar rumah dan tinggal bersama teman-temannya.
Akhirnya, dia buka suara dan membongkar alasannya memilih keluar dari rumah, meninggalkan sang ibunda yang beberapa kali memintanya kembali pulang.
Dari pengakuannya, Pinkan Mambo mengungkap dirinya khawatir anaknya berada di luar tanpa pengawasan orangtuanya.
Namun, semua itu kini diluruskan sang anak yang menolak kembali pulang ke rumah.
"Aku merasa tidak aman di rumah. Mereka masih berhubungan," kata MA di program Pagi Pagi Ambyar Trans TV, Selasa (8/8/2023).
MA pun menyangkal dirinya tinggal di rumah teman-temannya secara berpindah-pindah seperti yang diungkap Pinkan Mambo.
![Pinkan Mambo dan MA [YouTube]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/08/05/1-pinkan-mambo-dan-ma.jpg)
"Aku di rumah saudaranya papa," ujarnya.
Dia mengaku ingin tinggal bersama ayah kandungnya setelah selesai dengan perkerjaannya.
Keputusannya keluar dari rumah diakuinya bukan karena membenci sang ibunda.
Justru dirinya merasa tidak aman dan masih trauma atas pencabulan yang pernah terjadi.
MA pun mengatakan komunikasinya dengan Pinkan Mambo tidak berjalan lancar.
"(Komunikasi terakhir) Sekitar satu bulan atau empat minggu yang lalu," katanya.
Dari pengakuannya, sang ibunda memblokir komunikasi dengan MA.
Meskipun begitu, MA selalu mencintai Pinkan Mambo dan di kesempatan itu dia menyampaikan perasaannya.
"Aku cuma mau kamu tau, aku sayang banget sama kamu. Aku berharap hubungan kita lebih baik," pesannya.