"Jadi kemarin, almarhum (Susi) bersama suami, mertua, ipar, dan anaknya didampingi satu orang perawat diangkut dengan kapal menuju Pontianak setelah mendapat rujukan dari Puskesmas Pulau Serasan. Tetapi saat di perjalanan, korban meninggal dunia, karena kondisinya parah," katanya lagi.
Ia menambahkan, anak korban yang bernama Napisa (9) mengalami patah tulang kaki akibat tertimpa reruntuhan rumah.
Napisa saat ini dirawat di RSUD Soedarso Pontianak dan sudah mendapatkan tindakan operasi.
Susi merupakan warga asli Natuna. Namun, jenazahnya dimakamkan di Pontianak berdasarkan permintaan dari pihak keluarga.
"Karena sekarang di Serasan juga sedang tidak kondusif, sehingga pihak keluarga minta segera dimakamkan di sini saja. Jadi, lepas Zuhur, almarhumah dikuburkan setelah kedatangan anaknya yang bersekolah di Batam dan Yogyakarta datang ke Pontianak ini," ujarnya.