Peneliti CPCS: Piala Dunia U-20 Jadi Game Changer Pergeseran Magnet Politik dari PDIP ke...

Suara Moots Suara.Com
Senin, 17 April 2023 | 14:15 WIB
Peneliti CPCS: Piala Dunia U-20 Jadi Game Changer Pergeseran Magnet Politik dari PDIP ke...
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri berpidato dalam acara HUT ke-50 PDIP di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (10/1/2023). ([YouTube PDI Perjuangan])

Peneliti senior Center for Political Communication Studies (CPCS) Hatta Binhudi menyebut terjadi penurunan pada elektabilitas PDIP (PDI Perjuangan) menjadi 16,4 persen pada April. Sebelumnya sebesar 19,3 persen.

Hatta menyebut hal ini dampak dari sorotan publik terhadap sikap Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Bali Wayan Koster, dua kepala daerah kader PDIP yang menolak kehadiran Timnas Israel pada Piala Dunia U-20.

Piala Dunia U-20 di Indonesia sendiri pada akhirnya dibatalkan oleh FIFA selaku otoritas sepakbola dunia.

Menurut Hatta, turunnya elektabilitas itu tidak bisa dipandang sebagai fenomena sesaat.

"Piala Dunia U-20 menjadi game changer bagi perubahan peta politik, di mana terjadi pergeseran magnet politik dari PDIP ke koalisi besar pendukung Prabowo Subianto," jelasnya, Senin (17/4/2023).

Dampak selanjutnya, tambah Hatta, posisi tawar PDIP menurun ketika muncul usulan untuk bergabung ke koalisi besar.

"Keinginan PDI Perjuangan untuk mendapatkan jatah calon presiden (capres) bisa kandas, seiring menguatnya Gerindra dan Prabowo," katanya.

Berdasarkan survei CPCS pada April 2023, elektabilitas Gerindra meningkat menjadi 15 persen dari sebelumnya 12,1 persen pada bulan Februari 2023.

"Tidak menutup kemungkinan, Gerindra bisa menggeser PDI Perjuangan dalam peta elektabilitas partai politik ke depan," kata Hatta.

Baca Juga: Hasil Survei, Elektabilitas Gerindra Berpotensi Geser PDIP

Koalisi besar, yang berpeluang mengusung Prabowo sebagai bakal capres, juga beranggotakan antara lain Partai Golkar (8,3 persen) dan PKB (6,6 persen).

Di mana Partai Golkar tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dan PKB bersama Partai Gerindra membentuk Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR).

Partai-partai lain juga menyatakan tertarik untuk bergabung dalam koalisi besar, di antaranya Partai Solidaritas Indonesia (5,8 persen).

Lebih lanjut, ada PPP (2,4 persen), PAN (2,1 persen), Perindo (1,5 persen), dan PBB (0,4 persen).

Sementara itu, poros lainnya didominasi oleh partai-partai oposisi yang tergabung dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), yaitu Demokrat (6 persen) dan PKS (4,5 persen).

Satu-satunya partai di kubu Pemerintah yang juga anggota KPP adalah Partai NasDem (2,8 persen).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI