Pasutri di Sukabumi Diduga Jadi Dukun Santet, Tuduhan Berawal dari Banyak Orang Sakit dan Meninggal

Suara Moots

Kamis, 04 Mei 2023 | 16:31 WIB
Pasutri di Sukabumi Diduga Jadi Dukun Santet, Tuduhan Berawal dari Banyak Orang Sakit dan Meninggal
Rumah pasutri dituduh dukun santet dirusak di Sukabumi. (Sukabumiupdate.com)

Masyarakat di Sukabumi tepatnya di Kampung Bojongkalong RT 002/001, Desa Mandrajaya, Kecamatan Ciemas tengah geger dengan tuduhan yang dialamtkan kepada pasangan suami istri (pasutri) sebagai dukun santet

Pasutri tersebut berinisial P (65) dan E (50). Tuduhan kepada P dan E menurut Kepala Desa (Kades) Mandrajaya, Agustina Abdul Hasanudin berawal karena banyak warga yang sakit dan meninggal dunia. 

Menurut Agustina kepada Sukabumiupdate--jaringan Suara.com, tuduhan kepada pasutri itu sudah berlangsung sejak setahun lalu. 

"Bermula setahun yang lalu, mereka disangka memiliki ilmu santet atau teluh karena di kampung tersebut banyak yang sakit bahkan ada yang meninggal,” ungkapnya. 

Akibat tuduhan itu, P kemudian tinggal terpisah dengan E. P sendiri tinggal di daerah Kesikbodas. Kesehariannya P beraktivitas dengan berkebun. 

Menurut Agustina, E, pasangan dari P sempat datang ke tempat tinggalnya untuk melakukan musyawarah atas tuduhan kepada mereka. 

“Intinya E ingin ada musyawarah dengan warga, E menyatakan tidak punya ilmu teluh. E tidak ingin dipisah-pisah dengan suaminya P, ” 

Setelah itu sekitar 2 atau 3 hari kebelakang, P pulang ke rumahnya di Bojongkalong. “Baru 1 hari tinggal dirumah itu, ada yang melempari rumah dengan batu,” ujarnya.

Hal ini kemudian membuat E melapor kembali kepada Kades dan meminta musyawarah. Kades kemudian menggelar musyawarah pada Selasa, 2 Mei 2023. 

baca juga

Saat musyawarah hampir selesai, seorang pria kemudian melakukan ritual hingga membuat seorang wanita seolah kerasukan dan menyebut bahwa ia adalah jin suruhan pasutri tersebut. 

2 wanita itu juga menyampaikan hal yang sama bahwa makhluk yang merasukinya adalah suruhan dari pasutri.  "3 wanita yang kerasukan itu merupakan tetangganya," ujarnya.

Kondsisi semakin tidak kondusif sehingga membuat pasutri itu diselamatkan ke ke kantor Desa Mandrajaya untuk menghindari amukan massa.

Massa sempat datang ke kantor desa. Namun massa itu berangsur pergi dan ternyata melakukan perusakan rumah pasutri itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waduh! Mau Perpanjang Kontrak Kerja, Karyawati di Cikarang Diwajibkan Staycation dengan Atasan

Waduh! Mau Perpanjang Kontrak Kerja, Karyawati di Cikarang Diwajibkan Staycation dengan Atasan

Moots | Kamis, 04 Mei 2023 | 13:35 WIB

Pengakuan Mantan Pasien Dokter Wayan, Dokter di Karawang yang Tinggal di Rumah Penuh Sampah

Pengakuan Mantan Pasien Dokter Wayan, Dokter di Karawang yang Tinggal di Rumah Penuh Sampah

Bekaci | Kamis, 04 Mei 2023 | 12:53 WIB

Banjir Kiriman Rendam Perumahan Pondok Gede Permai Bekasi

Banjir Kiriman Rendam Perumahan Pondok Gede Permai Bekasi

Foto | Kamis, 04 Mei 2023 | 13:19 WIB

Penampakan Rumah Besar Milik Dokter Wayan di Karawang yang Penuh dengan Sampah Bikin Publik Bergidik

Penampakan Rumah Besar Milik Dokter Wayan di Karawang yang Penuh dengan Sampah Bikin Publik Bergidik

Bekaci | Kamis, 04 Mei 2023 | 12:32 WIB

Rahasia Umum, 4 Fakta Bos Pabrik di Cikarang Syaratkan Karyawati Tidur Bareng Atasan

Rahasia Umum, 4 Fakta Bos Pabrik di Cikarang Syaratkan Karyawati Tidur Bareng Atasan

News | Kamis, 04 Mei 2023 | 11:43 WIB

Terkini

Gerindra Kaji Komprehensif Putusan MK Soal Anggaran MBG Dipisah dari Pos Pendidikan

Gerindra Kaji Komprehensif Putusan MK Soal Anggaran MBG Dipisah dari Pos Pendidikan

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:34 WIB

Kasus Campak Sudah Turun 93 Persen, Namun Risiko Penularan di Sekolah Masih Ada

Kasus Campak Sudah Turun 93 Persen, Namun Risiko Penularan di Sekolah Masih Ada

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:33 WIB

Potensi Kendaraan Listrik di Jawa Tengah Terus Menguat, Semarang Jadi Pasar Strategis

Potensi Kendaraan Listrik di Jawa Tengah Terus Menguat, Semarang Jadi Pasar Strategis

Jawa Tengah | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:33 WIB

Pegadaian Raih Penghargaan ESG 2026 Berkat Inovasi Keuangan Inklusif

Pegadaian Raih Penghargaan ESG 2026 Berkat Inovasi Keuangan Inklusif

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:32 WIB

5 Daftar HP Baterai 8000mAh+ Terbaik 2026: Tipis, Gahar, dan Tahan Berhari-hari!

5 Daftar HP Baterai 8000mAh+ Terbaik 2026: Tipis, Gahar, dan Tahan Berhari-hari!

Tekno | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:32 WIB

Big, Buku Anak yang Mengingatkan Bahaya Body Shaming Sejak Dini

Big, Buku Anak yang Mengingatkan Bahaya Body Shaming Sejak Dini

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Bukan Pajeon Biasa! Ini 5 Fakta Menarik Padakjeon, Pancake Korea Tinggi Protein yang Lagi Viral

Bukan Pajeon Biasa! Ini 5 Fakta Menarik Padakjeon, Pancake Korea Tinggi Protein yang Lagi Viral

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:29 WIB

Ogah Tebak Skor Jelang 'El Clasico', Pramono: Saya Berdoa dalam Hati Persija Menang Melawan Persib

Ogah Tebak Skor Jelang 'El Clasico', Pramono: Saya Berdoa dalam Hati Persija Menang Melawan Persib

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:25 WIB

Mal Berpagar Tinggi Simbol Krisis Kepercayaan, Negara Dinilai Gagal Lindungi Rakyat dan Pengusaha

Mal Berpagar Tinggi Simbol Krisis Kepercayaan, Negara Dinilai Gagal Lindungi Rakyat dan Pengusaha

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:22 WIB

Digagalkan! 300 Butir Obat Terlarang dan Sabu Nyaris Masuk Lapas Kelas I Semarang

Digagalkan! 300 Butir Obat Terlarang dan Sabu Nyaris Masuk Lapas Kelas I Semarang

Jawa Tengah | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:22 WIB

×