Performa Persib Bandung pada dua laga awal Liga 1 2023/2024 mendapat sorotan dari sang mantan, Gilang Angga Kusuma. Dia menilai chemistry antarpemain Maung Bandung belum terlihat.
Mantan bek sayap Persib Bandung era tahun 2000-an itu mengatakan, secara individu pemain yang diturunkan pelatih Luis Milla memiliki kualitas yang bagus. Namun kerja sama antarpemainnya belum terlihat.
"Lihat kemarin secara skill individu bagus, tapi chemistry sesama pemain belum dapat," kata Gilang kepada wartawan di Padalarang, Bandung Barat pada Minggu (9/7/2023).
Seperti diketahui dalam dua laga awal Liga 1 2023/2024 Persib Bandung belum meraih kemenangan. Pada laga kandang perdana di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Maung Bandung ditahan imbang Madura United dengan skor 1-1.
Kemudian Teja Paku Alam Cs kembali meraih hasil imbang usai menahan Arema Malang dengan skor 3-3 dalam pertandingan pekan kedua yang berlangsung di Stadiun I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
Gilang mengatakan, kurangnya chemistry antarpemain membuat gawang Persib Bandung dalam dua laga awal cukup mudah dibobol lawan. Tercatat gawang Persib sudah dijebol sebanyak 4 kali oleh lawan.
"Kemarin kan memasukannya cepat, tapi kemasukannya juga cepat. Itukan chemistry. Kita enggak bisa menyalahkan pemain belakang saja karena pemain bola itu kesebelasan, harus seimbang menyerang dan bertahannya," ujar Gilang.
"Saya lihat kita (Persib) main bola belum dapat kaki ke kaki, build up terputus. Harusnya kan bola dari belakang tengah baru ke depan ini kemarin kebanyakan long pass," tambahnya.
Dia mengatakan hal ini tentunya harus menjadi bahan evaluasi tim pelatih agar Persib Bandung bisa meraih kemenangan pada laga pekan selanjutnya. Pangeran Biru akan menghadapi Dewa United pada Jumat (14/7/2023).
Baca Juga: Persib Ditahan Imbang Arema, Luis Milla Akui Kesalahan Dapat Sanjungan dari Bobotoh
Kontributor: Ferry Bangkit