Ibunda Aldila Jelita, Marjam Abdurahman murka dengan kenyataan bahwa putrinya tersebut memilih rujuk dengan Indra Bekti.
Marjam Abdurahman bahkan sampai menyebut soal kaum Nabi Luth yakni Sodom dan Gomorah yang dilaknat oleh Allah SWT.
"Kalau punya anak diambil penjahat kelamin, kalian mau? It's mean sudah ada bukti. Kalian mau menyerahkan dia? Islam melarang kaumnya nabi Luth," ucap Marjam seperti dikutip dari YouTube Instens Investigasi pada Selasa (29/8).
Cerita mengenai kaum Nabi Luth AS tertuang dalam Al Quran. Allah SWT berfirman:
"Kaum Luth telah mendustakan rasul-rasul. Ketika saudara mereka Luth, berkata kepada mereka: Mengapa kamu tidak bertakwa? Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu, maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku." (QS. asy-Syu'ara: 160-163).
Kaum Nabi Luth melakukan berbagai kejahatan yang tidak biasa dilakukan oleh penjahat manapun. Mereka merampok dan berkhianat kepada sesama teman serta berwasiat dalam kemungkaran.
Tak hanya itu, kaum Nabi Luth juga melakukan kejahatan yang belum pernah dilakukan seseorang pun sebelum mereka yakni berhubungan seks sesama jenis. Allah SWT berfirman:
"Dan (ingatlah kisah) Luth, ketika ia berkata kepada kaumnya: "Mengapa kamu mengerjakan perbuatan keji itu sedang kamu melihat(nya). Mengapa kamu mendatangi laki-laki untuk (memenuhi) nafsu(mu), bukan mendatangi wanita? Sebenarnya kamu adalah kaum yang tidak dapat mengetahui (akibat perbuatanmu)." (QS. an-Naml: 54-55).
Nabi Luth AS terus berdakwah kepada kaumnya meski tak seorang pun yang mengikutinya dan tiada yang beriman kepada Allah SWT. Bahkan, istri Nabi Luth juga tak mau mengikuti sang suami.
Baca Juga: Aldila Jelita Rujuk dengan Indra Bekti, Marjam Abdurahman Murka hingga Singgung Kaum Nabi Luth
"Allah membuat istri Nuh dan istri Luth perumpamaan bagi orang-orang kafir. Keduanya berada di bawah pengawasan dua orang hamba yang saleh di antara hamba-hamba Kami; lalu kedua istri itu berkhianat kepada kedua suaminya, maka kedua suaminya itu tidak dapat membantu mereka sedikit pun dari (siksa) Allah; dan dikatakan (kepada keduanya): 'Masuklah ke neraka bersama orang-orang yang masuk neraka.'" (QS. at-Tahrim: 10).
Hingga pada akhirnya, kaum Nabi Luth mendapat siksa pedih dari Allah SWT. Para ulama berkata: "Jibril menghancurkan dengan ujung sayapnya tujuh kota mereka. Jibril mengangkat semuanya ke langit sehingga para malaikat mendengar suara ayam-ayam mereka dan gonggongan anjing mereka.
Jibril membalikkan tujuh kota itu dan menumpahkannya ke bumi. Saat terjadi kehancuran, langit menghujani mereka dengan batu-batu dari neraka Jahim.
Yaitu batu-batu yang keras dan kuat yang datang silih berganti. Neraka Jahim terus menghujani mereka sehingga kaum Nabi Luth musnah semuanya. Tiada seorang pun di sana.
Semua kota-kota hancur dan ditelan bumi sehingga terpancarlah air dari bumi. Hancurlah kaum Nabi Luth dan hilanglah kota-kota mereka. Nabi Luth mendengar suara-suara yang mengerikan. Istrinya melihat sumber suara dan dia pun musnah."