KADIN: Kasus Beras Impor Vietnam Permainan Pedagang

admin

Jum'at, 07 Februari 2014 | 12:04 WIB
KADIN: Kasus Beras Impor Vietnam Permainan Pedagang
Logo Kamar Dagang Indonesia

Suara.com - Jakarta, Ketua Komite Tetap Ketahanan Pangan Kamar Dagang
Indonesia (KADIN) Franciscus Welirang menilai kasus beras impor yang
belakangan ini marak, merupakan permainan di tingkat pedagang.

"Sudah umum importir juga berperan sebagai pedagang. Dan sudah umum,
pedagang mencampur beras. Yang saya tahu kalau beras Vietnam,
betul-betul beras Vietnam murni dijual, ngga akan laku karena
cenderung lengket. Ga ada yang mau makan," kata Ketua Ketua Komite
Tetap Ketahanan Pangan KADIN dalam keterangan resmi yang diterima
redaksi Matamata.com.

Pria yang puluhan tahun mengakrabi dunia ekspor impor komoditi
tersebut menilai ijin yang diberikan Kementerian Perdagangan memang
benar dimaksudkan untuk beras jenis premium, namun tidak bisa
dimungkiri, Bea Cukai sulit melakukan pengecekan secara menyeluruh.

"Impor masuk lewat jalur hijau saja. Itu dasarnya kepercayaan. Kalau
importir nakal, dia punya ijin premium tapi dimasukkan beras jenis
medium. Tapi di tingkat pedagang mereka selalu mencampur. Kalau
dilihat merek-merek beras yang ada, itu sudah merupakan hasil campuran
jenis beras," katanya.

Dia menyontohkan rumah makan nasi Padang menyajikan beras campuran
untuk mendapatkan tekstur akhir nasi yang tidak terlalu lengket, tetapi
juga tidak terlalu keras (pera) sehingga sudah umum pedagang di
tingkat eceran melakukan pencampuran beras.

"Misalnya ada beras Pandan Wangi yang betul-betul Pandan Wangi. Tapi
ada juga yang beras dengan aroma wangi Pandan tapi tidak 100% beras
Pandan Wangi. Campur mencampur di tingkat pedagang," tuturnya.

Pendapat Ketua Komite Tetap Ketahanan Pangan Kamar Dagang Indonesia
(KADIN) Franciscus Welirang senada dengan pernyataan Sekjen Asosiasi
Pedagang Pasar Seluruh Indonesia, Ngadiran bahwa fenomena beras
campuran ini sudah sering ditemukan. Utamanya pada pasar induk beras
seperti di Cipinang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

7 Fakta Beras Impor 250 Ton dari Thailand: Mentan Sebut Ilegal, Dibantah Wali Kota

7 Fakta Beras Impor 250 Ton dari Thailand: Mentan Sebut Ilegal, Dibantah Wali Kota

Bisnis | Senin, 24 November 2025 | 09:58 WIB

Beras Impor di Gudang Bulog Banyak Kutu, Masih Layak Konsumsi?

Beras Impor di Gudang Bulog Banyak Kutu, Masih Layak Konsumsi?

Bisnis | Senin, 17 Maret 2025 | 13:53 WIB

Akui Banyak Kutu, Bulog: Beras Komoditas Pangan Rawan Hama

Akui Banyak Kutu, Bulog: Beras Komoditas Pangan Rawan Hama

Bisnis | Senin, 17 Maret 2025 | 12:43 WIB

Beras Impor Bakal Kena PPN 12 Persen, Ini Perbandingan Harganya Beras Lokal

Beras Impor Bakal Kena PPN 12 Persen, Ini Perbandingan Harganya Beras Lokal

Bisnis | Senin, 23 Desember 2024 | 14:10 WIB

Mendag Zulhas Sebut Tak Ada Impor, Stok Beras Bulog 2 Juta Ton

Mendag Zulhas Sebut Tak Ada Impor, Stok Beras Bulog 2 Juta Ton

Bisnis | Senin, 09 Desember 2024 | 17:45 WIB

Skandal Demurrage Beras Impor Rp 294 Miliar Menyisakan Banyak Kejanggalan Sistem Kerja Lintas Sektoral

Skandal Demurrage Beras Impor Rp 294 Miliar Menyisakan Banyak Kejanggalan Sistem Kerja Lintas Sektoral

Bisnis | Selasa, 06 Agustus 2024 | 07:58 WIB

Skandal Demurrage Beras Impor Rp 294 Miliar Persoalan Hajat Rakyat Menyengat Elite Negeri

Skandal Demurrage Beras Impor Rp 294 Miliar Persoalan Hajat Rakyat Menyengat Elite Negeri

Bisnis | Senin, 05 Agustus 2024 | 07:49 WIB

Skandal Demurrage Beras Impor Rp 294 Miliar Belum Selesai, Ketahanan Pangan Jadi Peringatan Keras

Skandal Demurrage Beras Impor Rp 294 Miliar Belum Selesai, Ketahanan Pangan Jadi Peringatan Keras

Bisnis | Senin, 29 Juli 2024 | 09:21 WIB

Jutaan Beras Impor Tak Mampu Atasi Kenaikan Harga

Jutaan Beras Impor Tak Mampu Atasi Kenaikan Harga

Bisnis | Senin, 08 Juli 2024 | 12:29 WIB

KPK Siap Turun Tangan Dalami Persoalan Demurrage Beras Bulog Rp 350 Miliar

KPK Siap Turun Tangan Dalami Persoalan Demurrage Beras Bulog Rp 350 Miliar

Bisnis | Rabu, 19 Juni 2024 | 17:49 WIB

Terkini

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

×