Viagra Palsu Bergambar Obama Beredar di Asia

admin | Suara.com

Kamis, 20 Februari 2014 | 13:17 WIB
Viagra Palsu Bergambar Obama Beredar di Asia
Viagra palsu bergambar Obama yang ditemukan di Pakistan dan Cina. (Foto: YouTube/ChinaNon-Stop.com)

Suara.com - Kejantanan sudah lama diidentikkan sebagai salah satu unsur yang dimiliki seorang pemimpin. Maka, jika kemudian ada pihak yang ingin menjual obat penambah kejantanan semacam Viagra, masuk akal jika nama atau sosok yang dinilai paling efektif untuk menjualnya adalah pemimpin negara adidaya Amerika Serikat (AS), Barack Obama.

Itulah yang antara lain ditemukan belakangan di beberapa kawasan di Asia. Salah satunya adalah di Pakistan. Tepatnya, di salah satu bagian negeri itu, belakangan banyak ditemukan beredar kemasan pil-pil ala Viagra dengan merek "Aobama", lengkap bergambar wajah Obama mengenakan jas dengan pistol ala James Bond di tangan.

Sebagaimana laporan yang dikutip dari AFP, konon kemasan pil-pil biru yang diklaim bisa mengatasi disfungsi ereksi itu diselundupkan ke Pakistan, tepatnya ke wilayah Pashtun yang bertetangga dengan Afghanistan. Tentu saja, kendati cukup laku, khasiat pil-pil itu layak diragukan, karena tidak diketahui jelas produsennya --meski tampak ada semacam tulisan Cina-- serta terbuat dari bahan apa.

"Generasi muda menggunakan Viagra lantaran aksi terorisme dan pengangguran. Serangan-serangan bom telah membuat mereka begitu depresi. Dan karena itu, mereka merasakan ada kelemahan dalam kehidupan rumahtangganya," ungkap Dr Samiullah Khan dari Paskistan.

Sementara itu, warga memiliki pandangan yang beragam tentang keberadaan pil-pil tersebut.

"Orang-orang menggunakannya karena pil-pil ini memiliki beberapa karakteristik," tutur warga lokal, Ehsan Ullah, seperti ditulis AFP.

"Pil-pil itu membantu siapa pun yang tak mampu melakukan hubungan seks. Bisa membantu rentang waktu (berhubungan) terutama bagi mereka yang selama ini banyak melakukan masturbasi. Jadi, pil-pil itu digunakan untuk memperpanjang periode hubungan seksnya, menjadi 30 menit hingga 1 jam," tambahnya pula.

"Memprihatinkan sekali mengetahui toko-toko menjual pil-pil semacam ini... Ini sesuatu yang salah, dan pemerintah harus melarangnya. Pil-pil itu telah melumpuhkan organ seks banyak laki-laki, bahkan juga melumpuhkan kaki orang," ujar warga lainnya, Saeed Ahmed, dalam komentar berbeda.

Obat-obatan resmi untuk mengatasi disfungsi ereksi sendiri, diketahui memang dilarang dijual di Pakistan. Sementara, pil-pil ala Viagra yang beredar di tengah masyarakat ini diketahui bertarif 1 dolar AS (Rp12.000) per kotak yang berisikan empat pil.

Nyatanya, dalam penelusuran lebih jauh, pil ala Viagra bergambar Obama tak hanya ditemukan di Pakistan, tetapi juga di Cina. Seperti misalnya dipublikasikan di Chinanon-stop.com, di negeri itu juga beredar produk obat anti-disfungsi ereksi yang bergambar Obama (dengan versi lain). Oleh penjual di kios obat tradisional yang ditemui, menurut sang penulis, obat itu bahkan dipromosikan lebih "tokcer" ketimbang pil sejenis berlabel Bill Clinton. (News.com.au/Chinanon-stop.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan

Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan

Your Say | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:10 WIB

Redam Konflik Berdarah, PBB Sambut Baik Jeda Pertempuran Afghanistan-Pakistan Jelang Lebaran

Redam Konflik Berdarah, PBB Sambut Baik Jeda Pertempuran Afghanistan-Pakistan Jelang Lebaran

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 09:56 WIB

Selamat Tinggal Mobil Dinas Baru: Strategi Ekstrem Prabowo Tiru Pakistan Hadapi Krisis BBM

Selamat Tinggal Mobil Dinas Baru: Strategi Ekstrem Prabowo Tiru Pakistan Hadapi Krisis BBM

Otomotif | Senin, 16 Maret 2026 | 18:27 WIB

Prabowo Kaji Pemotongan Gaji Menteri dan Anggota DPR, Tak Boleh Beli AC dan Mobil

Prabowo Kaji Pemotongan Gaji Menteri dan Anggota DPR, Tak Boleh Beli AC dan Mobil

News | Senin, 16 Maret 2026 | 16:46 WIB

Gaji Anggota DPR Dipotong, Menteri dan Stafsus Tak Terima Gaji: Cara Pakistan Atas Krisis Energi

Gaji Anggota DPR Dipotong, Menteri dan Stafsus Tak Terima Gaji: Cara Pakistan Atas Krisis Energi

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 20:38 WIB

Update Perang Pakistan vs Afghanistan: BBM Langka, 160 Ribu Warga Terancam Kelaparan

Update Perang Pakistan vs Afghanistan: BBM Langka, 160 Ribu Warga Terancam Kelaparan

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 20:01 WIB

Jalankan Misi Perdamaian, Prabowo dan Pemimpin Pakistan Akan Terbang ke Teheran

Jalankan Misi Perdamaian, Prabowo dan Pemimpin Pakistan Akan Terbang ke Teheran

Video | Selasa, 10 Maret 2026 | 12:39 WIB

Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?

Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:49 WIB

Kenapa Pakistan Deklarasikan Perang ke Afghanistan? Ini 5 Faktanya

Kenapa Pakistan Deklarasikan Perang ke Afghanistan? Ini 5 Faktanya

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:43 WIB

Pakistan Bombardir Kabul, Konflik dengan Afghanistan Memasuki Fase Perang Terbuka

Pakistan Bombardir Kabul, Konflik dengan Afghanistan Memasuki Fase Perang Terbuka

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 15:04 WIB

Terkini

Arus Balik Lebaran Mulai Padati Terminal Terpadu Pulo Gebang

Arus Balik Lebaran Mulai Padati Terminal Terpadu Pulo Gebang

News | Senin, 23 Maret 2026 | 15:22 WIB

Arus Balik Mulai Padat, Tol JogjaSolo Ruas PrambananPurwomartani Diserbu Kendaraan

Arus Balik Mulai Padat, Tol JogjaSolo Ruas PrambananPurwomartani Diserbu Kendaraan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:59 WIB

Melonjak Dua Kali Lipat, Kunjungan Candi Prambanan Tembus 17 Ribu Orang per Hari

Melonjak Dua Kali Lipat, Kunjungan Candi Prambanan Tembus 17 Ribu Orang per Hari

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:50 WIB

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pengacara Pastikan Tetap Akan Kooperatif

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pengacara Pastikan Tetap Akan Kooperatif

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:42 WIB

Kelelahan Ekstrem Berujung Maut, Kisah Brigadir Fajar Permana Gugur Kawal Arus Mudik 2026

Kelelahan Ekstrem Berujung Maut, Kisah Brigadir Fajar Permana Gugur Kawal Arus Mudik 2026

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:25 WIB

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:38 WIB

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:25 WIB

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:17 WIB

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:13 WIB

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:04 WIB