Komisi I: Gudang Penyimpanan Amunisi Tanjung Priok Terlalu Tua

admin | Suara.com

Kamis, 06 Maret 2014 | 15:24 WIB
Komisi I: Gudang Penyimpanan Amunisi Tanjung Priok Terlalu Tua
Bangunan rusak akibat ledakan di Markas Kopasaka, Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta [Antara/Wahyu Putro]

Suara.com - Wakil Ketua Komisi I DPR Tubagus Hasanuddin mengatakan tidak ditemukan adanya unsur kelalaian petugas dalam peristiwa ledakan gudang amunisi milik TNI AL, Rabu (5/3/2014). Sebelumnya Tubagus bersama beberapa anggota Komisi I lainnya telah meninjau lokasi yang berada di Pondok Dayung, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Kalau dilihat kronologis tidak ada (kelalaian)," ujar Tubagus di Rumah Sakit TNI AL Mintoharjo, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Kamis (6/3/2014).

Menurut Tubagus, dirinya  dapat membuktikan dengan data dari lapangan bahwa tidak ada kelalaian yang dilakukan sehingga mengakibatkan gudang penyimpanan amunisi meledak. Tubagus menambahkan ledakan yang mengakibatkan 86 orang luka dan satu orang lainnya meninggal dunia dipicu  korsleting listrik.

Konsleting listrik,  meningkatkan temperatur udara dalam gudang. Di gudang itu terdapat bahan peledak berjenis Trinitrotoluena (TNT).

Tapi, Tubagus mengakui bahwa gudang penyimpanan amunisi tersebut sudah terlalu tua.

"Kapasitas (gudang) terlalu tua untuk menyimpan amunisi," katanya.

Sebelumnya, mantan Panglima TNI Djoko Santoso mengaku prihatin atas peristiwa ledakan gudang penyimpanan amunisi tersebut.

“Saya prihatin atas peristiwa ledakan amunisi Kopaska tersebut. Saya turut berbelasungkawa bagi korban yang meninggal,” kata Djoko di sela-sela acara Dialog Kebangsaan Kader Pimpinan Tingkat Nasional di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Jakarta.

Purnawirawan Jenderal TNI bintang empat ini mengharapkan proses investigasi yang dilakukan oleh TNI AL bisa segera diselesaikan, agar bisa diketahui penyebab ledakan gudang amunisi tersebut.

“Mudah-mudahan penyelidikan yang dilakukan TNI AL dan aparat kepolisian bisa segera diselesaikan. Saya harapkan tidak ada dampak yang panjang akibat peristiwa ini,” kata mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tiga Korban Ledakan Gudang Amunisi Masih Kritis

Tiga Korban Ledakan Gudang Amunisi Masih Kritis

News | Kamis, 06 Maret 2014 | 15:21 WIB

Kisah Gudang Amunisi Meledak di Cilandak, Rudal Terbang Kemana-mana

Kisah Gudang Amunisi Meledak di Cilandak, Rudal Terbang Kemana-mana

News | Kamis, 06 Maret 2014 | 14:58 WIB

Pramono Edhie Imbau TNI AL Investigasi Ledakan Gudang Amunisi dengan Benar

Pramono Edhie Imbau TNI AL Investigasi Ledakan Gudang Amunisi dengan Benar

News | Kamis, 06 Maret 2014 | 14:00 WIB

Mantan Panglima TNI Ingin Investigasi Ledakan Gudang Amunisi Cepat Selesai

Mantan Panglima TNI Ingin Investigasi Ledakan Gudang Amunisi Cepat Selesai

News | Kamis, 06 Maret 2014 | 13:48 WIB

Terkini

Jasa Boyong Jokowi dari Solo Diungkit, PSI: Penentu Kemenangan Itu Rakyat, JK Pasti Paham Ini

Jasa Boyong Jokowi dari Solo Diungkit, PSI: Penentu Kemenangan Itu Rakyat, JK Pasti Paham Ini

News | Senin, 20 April 2026 | 09:22 WIB

Jaksa Agung: Jangan Kriminalisasi Aparat Desa, Kecuali Duit Negara Dipakai Nikah Lagi!

Jaksa Agung: Jangan Kriminalisasi Aparat Desa, Kecuali Duit Negara Dipakai Nikah Lagi!

News | Senin, 20 April 2026 | 08:48 WIB

Menjual Nama Halte ke Parpol: Terobosan PAD atau Politisasi Ruang Publik?

Menjual Nama Halte ke Parpol: Terobosan PAD atau Politisasi Ruang Publik?

News | Senin, 20 April 2026 | 08:17 WIB

Perang Terbuka! AS Klaim Tembak Kapal Iran di Selat Hormuz

Perang Terbuka! AS Klaim Tembak Kapal Iran di Selat Hormuz

News | Senin, 20 April 2026 | 07:39 WIB

Fraksi PKB DPRD DKI Soroti 'Benang Kusut' Jakarta Barat: Fokus Pada Aksi, Bukan Wacana!

Fraksi PKB DPRD DKI Soroti 'Benang Kusut' Jakarta Barat: Fokus Pada Aksi, Bukan Wacana!

News | Senin, 20 April 2026 | 07:36 WIB

Iran Belum Kirim Delegasi di Perundingan Kedua, Emosi Donald Trump Meledak

Iran Belum Kirim Delegasi di Perundingan Kedua, Emosi Donald Trump Meledak

News | Senin, 20 April 2026 | 07:31 WIB

Fakta Mengerikan Penembakan 8 Anak di AS: Pelaku Eks Tentara, 7 Korban Anak Kandung Tersangka

Fakta Mengerikan Penembakan 8 Anak di AS: Pelaku Eks Tentara, 7 Korban Anak Kandung Tersangka

News | Senin, 20 April 2026 | 07:02 WIB

Horor di Louisiana! Penembakan Brutal Tewaskan 8 Anak, TKP di 3 Rumah

Horor di Louisiana! Penembakan Brutal Tewaskan 8 Anak, TKP di 3 Rumah

News | Senin, 20 April 2026 | 06:29 WIB

Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin

Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin

News | Minggu, 19 April 2026 | 23:08 WIB

Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu

Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:22 WIB