Jokowi Jadi Capres, Mayoritas Pemilih Belum Tentu Coblos PDI Perjuangan

Laban Laisila

Senin, 31 Maret 2014 | 16:00 WIB
Jokowi Jadi Capres, Mayoritas Pemilih Belum Tentu Coblos PDI Perjuangan
Simpatisan berebut bersalaman dengan Jokowi saat Kampanye di Lapangan Mulyorejo, Malang, Jawa Timur, (30/3). [Antara/Ari Bowo Sucipto]

Suara.com - PDI Perjuangan memang unggul pada bursa capres dalam survei dari Centre of Strategic and International Studies (CSIS) yang diyakini berasal dari efek pencaresan Joko Widodo (Jokowi). Namun, hampir separuh pemilih Jokowi masih bisa berubah pilihannya saat pemilihan presiden 9 Juli 2014.

"Kontestasinya belum selesai, masih bisa berubah, meski ada Jokowi sebagai capres," kata Peneliti CSIS Philip J Vermonte, di Jakarta, Senin (31/3/2014).

Dalam survei, 20,1 persen responden memilih PDI Perjuangan; 16,9 persen mengaku tidak memiliki pilihan; 15,8 persen memilih Partai Golkar; 11,3 persen Partai Gerindra; Partai Hanura dan PKB dipilih oleh 6,7 persen, sisanya terbagi untuk Partai Demokrat, PAN, PPP, PKS, Partai Nasdem, PBB dan PKPI.

Dari hasil ini, kata Philip, 42,4 persen mengaku responden jawabannya sudah pasti dan tidak akan berubah. Sementara 45,8 persen mengaku masih bisa berubah. Sisanya, mengaku tidak tahu. Khusus pemilih PDI Perjuangan, 48,1 persen mengaku pilihannya itu bisa berubah.

"Salah satu hal yang mengubah pilihan para pemilih adalah isu korupsi, 50,2 persen," tutur Philip.

Survei ini dilakukan selama 10 hari dari tanggal 7 hingga 17 Maret 2014, sementara pendeklarasian Jokowi sebagai capres dari PDIP terjadi pada 14 Maret.

Sampel yang digunakan dalam survei ini mencapai 1200 responden dengan metode wawancara tatap muka yang menggunakan margin of error 2.83 persen pada level kepercayaan hingga 95 persen.

Pemilihan responden dilakukan secara acak dengan proporsi jenis kelamin yang sama. Dalam perhitungan untuk tingkat nasional, masing-masing provinsi dialokasikan responden sesuai proporsi populasi dari data Badan Pusat Statistik (BPS).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tunjuk Jokowi Jadi Capres, PDI Perjuangan Dianggap Revolusioner

Tunjuk Jokowi Jadi Capres, PDI Perjuangan Dianggap Revolusioner

News | Senin, 31 Maret 2014 | 14:47 WIB

Jelang Pileg 2014, Jokowi Belum Bisa Temui Pendukung di Ambon

Jelang Pileg 2014, Jokowi Belum Bisa Temui Pendukung di Ambon

News | Senin, 31 Maret 2014 | 14:10 WIB

Tiga Masalah yang Bisa Mengganjal Capres ARB Masuk Istana

Tiga Masalah yang Bisa Mengganjal Capres ARB Masuk Istana

News | Senin, 31 Maret 2014 | 13:45 WIB

Akademisi UPH: Dukungan kepada Jokowi Belum Sepenuh Hati

Akademisi UPH: Dukungan kepada Jokowi Belum Sepenuh Hati

News | Senin, 31 Maret 2014 | 13:12 WIB

Terkini

Rudal Jelajah Ukraina FP5 Flamingo Buka Peluang Serang Iran, Jarak Luncur Sampai 3000 Km

Rudal Jelajah Ukraina FP5 Flamingo Buka Peluang Serang Iran, Jarak Luncur Sampai 3000 Km

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:08 WIB

Nasabah BRI Wajib Tahu! Ini Nomor Resmi Contact BRI agar Transaksi Tetap Aman

Nasabah BRI Wajib Tahu! Ini Nomor Resmi Contact BRI agar Transaksi Tetap Aman

Bri | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:08 WIB

Mendagri Dorong Pemanfaatan Data Dukcapil untuk Percepat Digitalisasi Bansos di Biak Numfor

Mendagri Dorong Pemanfaatan Data Dukcapil untuk Percepat Digitalisasi Bansos di Biak Numfor

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:07 WIB

Pemerintah Indonesia Sinergi Lintas Sektor Bangun Ekosistem Kekayaan Intelektual

Pemerintah Indonesia Sinergi Lintas Sektor Bangun Ekosistem Kekayaan Intelektual

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:07 WIB

Review HOKA Clifton Pro, Sepatu Lari Terbaru yang Empuk untuk Daily Trainer hingga Long Run

Review HOKA Clifton Pro, Sepatu Lari Terbaru yang Empuk untuk Daily Trainer hingga Long Run

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Tingkatkan Efisiensi hingga 40 Persen, Alasan Fastana Logistik Indonesia Kepincut Fuso eCanter

Tingkatkan Efisiensi hingga 40 Persen, Alasan Fastana Logistik Indonesia Kepincut Fuso eCanter

Otomotif | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:04 WIB

Skill Serba Bisa, Bayaran Seadanya: Pergeseran Makna UMR di Dunia Kerja

Skill Serba Bisa, Bayaran Seadanya: Pergeseran Makna UMR di Dunia Kerja

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Kadis PUPR Kota Bengkulu Dicecar KPK soal Proyek IPAL hingga Dugaan Penerimaan Uang

Kadis PUPR Kota Bengkulu Dicecar KPK soal Proyek IPAL hingga Dugaan Penerimaan Uang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:59 WIB

Sifat dan Karakter Shio Macan, Percaya Diri tapi Mudah Terbawa Emosi

Sifat dan Karakter Shio Macan, Percaya Diri tapi Mudah Terbawa Emosi

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:56 WIB

RI Kejar Perjanjian Dagang dengan AS, Budi Santoso: Jangan Sampai Pasar Ekspor Hilang

RI Kejar Perjanjian Dagang dengan AS, Budi Santoso: Jangan Sampai Pasar Ekspor Hilang

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:56 WIB

×