Sikapi Tragedi MH370, IATA Serukan Konsensus Sistem Pelacakan Pesawat

Laban Laisila | Suara.com

Selasa, 01 April 2014 | 13:39 WIB
 Sikapi Tragedi MH370, IATA Serukan Konsensus Sistem Pelacakan Pesawat
Bayangan seorang perempuan dalam acara "Love U MH370" di Kuala Lumpur, (30/3). (Reuters/Athit Perawongmetha)

Suara.com - Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) menyerukan kepada seluruh pemerintah di dunia dan industri penerbangan terkait perlunya konsesus pelacakan pesawat dan data penumpang menyusul tragedi MH370 sejak 8 Maret 2014 lalu dinyatakan hilang.

Direktur Jenderal IATA Tony Tyler di tengah Konferensi IATA di Kuala Lumpur, Selasa (1/4/2014), mengatakan perlunya memperbaiki proses yang terjadi pada MH370, karena hingga kini peristiwa yang sebenarnya tidak diketahui sampai kotak hitam ditemukan.

Tyler mengatakan sebuah panel ahli akan mendiskusikan jalan keluar terkait peningkatan sistem pelacakan pesawat di dunia.

Hasil panel tim ahli baru akan menyampaikan hasil pembicaraan dantemuan mereka pada Desember 2014 mendatang.

“Kita tidak bisa membiarkan pesawat lain hanya menghilang," katanya.

Tyler juga menyarankan untuk mengadopsi prosedur standar keamanan yang ditetapkan oleh Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (IAO), menyusul dua penumpang MH370 yang ketahuan menggunakan paspor palsu.

"Biayanya mencapai jutaan dolar setiap tahun buat maskapai untuk menyediakan API (percepatan informasi penumpang) ke sekitar 60 negara. Saya sering bertanya-tanya apakah mereka menggunakannya,” ungkap Tony Tyler.

Seperti diketahui dua penumpang dengan identitas palsu berhasil lolos ikut dalam penerbangan MH370 rute Kuala Lumpur-Beijing yang hilang sejak 8 Maret 2014 lalu.

Identitas kedua penumpang baru diketahui tiga hari kemudian dan menggunakan paspor curian milik warga Austria dan milik warga Italia. Paspor itu tercatat hilang di Thailand pada tahun 2012 dan 2013.(Straitstimes/Malaysiakini)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Malaysia Janji Beri Penjelasan Langsung Buat Keluarga Penumpang MH370 di Beijing

Malaysia Janji Beri Penjelasan Langsung Buat Keluarga Penumpang MH370 di Beijing

News | Senin, 31 Maret 2014 | 20:53 WIB

Malaysia Bantah Bocorkan Pemeriksaan Keluarga Pilot MH370

Malaysia Bantah Bocorkan Pemeriksaan Keluarga Pilot MH370

News | Senin, 31 Maret 2014 | 19:30 WIB

PM Malaysia Akan ke Perth Tinjau Pencarian MH370

PM Malaysia Akan ke Perth Tinjau Pencarian MH370

News | Senin, 31 Maret 2014 | 18:22 WIB

Kalau Kotak Hitam MH370 Tidak Ditemukan, Tinggal Satu Cara Mendeteksinya

Kalau Kotak Hitam MH370 Tidak Ditemukan, Tinggal Satu Cara Mendeteksinya

News | Senin, 31 Maret 2014 | 17:54 WIB

Terkini

Curhat Driver Ojol di May Day 2026: Potongan Ganda Bikin Penghasilan Tergerus hingga 40 Persen

Curhat Driver Ojol di May Day 2026: Potongan Ganda Bikin Penghasilan Tergerus hingga 40 Persen

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 12:24 WIB

May Day 2026: Ratusan Buruh Mulai Kepung Gedung DPR, Aksi Besar Digelar Usai Salat Jumat

May Day 2026: Ratusan Buruh Mulai Kepung Gedung DPR, Aksi Besar Digelar Usai Salat Jumat

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 12:20 WIB

Ambisi Baru Prabowo: Bangun Kota Buruh Terintegrasi, Hunian hingga Transportasi Disubsidi

Ambisi Baru Prabowo: Bangun Kota Buruh Terintegrasi, Hunian hingga Transportasi Disubsidi

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 12:08 WIB

Di Depan Peserta Aksi May Day, Prabowo Umumkan UU PPRT Disahkan: Akhiri Penantian 22 Tahun

Di Depan Peserta Aksi May Day, Prabowo Umumkan UU PPRT Disahkan: Akhiri Penantian 22 Tahun

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:58 WIB

Getaran Sound Horeg dan Lautan Buruh Membelah Jantung Jakarta di May Day 2026

Getaran Sound Horeg dan Lautan Buruh Membelah Jantung Jakarta di May Day 2026

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:51 WIB

Terkena PHK Sepihak? Jangan Panik! Ini Cara Klaim JKP BPJS Ketenagakerjaan agar Cair

Terkena PHK Sepihak? Jangan Panik! Ini Cara Klaim JKP BPJS Ketenagakerjaan agar Cair

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:41 WIB

Australia Panas, Ratusan Warga Ngamuk Buntut Kematian Kumanjayi Little Baby, Siapa Dia?

Australia Panas, Ratusan Warga Ngamuk Buntut Kematian Kumanjayi Little Baby, Siapa Dia?

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:38 WIB

Kado May Day 2026: Prabowo Ratifikasi Konvensi ILO 188 dan Targetkan 6 Juta Nelayan Sejahtera

Kado May Day 2026: Prabowo Ratifikasi Konvensi ILO 188 dan Targetkan 6 Juta Nelayan Sejahtera

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:35 WIB

Prabowo Instruksikan RUU Ketenagakerjaan Rampung Tahun Ini: Harus Berpihak kepada Buruh!

Prabowo Instruksikan RUU Ketenagakerjaan Rampung Tahun Ini: Harus Berpihak kepada Buruh!

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:30 WIB

Prabowo Ultimatum Aplikator Ojol: Potongan Harus di Bawah 10 Persen atau Angkat Kaki dari Indonesia

Prabowo Ultimatum Aplikator Ojol: Potongan Harus di Bawah 10 Persen atau Angkat Kaki dari Indonesia

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:25 WIB