Tunjukkan Noda Tinta di Jari, Beli Bensin di Pom Dapat Diskon

Ruben Setiawan

Kamis, 10 April 2014 | 17:23 WIB
Tunjukkan Noda Tinta di Jari, Beli Bensin di Pom Dapat Diskon
Seorang petugas mengoleskan tinta pada pemilih yang telah memberikan suaranya pada pemilu India. (Reuters/Mukesh Gupta)

Suara.com - India menggelar pemilu legislatif mulai Senin (7/4/2014) hingga 12 Mei mendatang. Sama seperti di Indonesia, pemilih India juga diwajibkan mencelupkan jari mereka usai memberikan suara dalam pemilihan umum negara tersebut. Bedanya, para pemilih tersebut mendapatkan sejumlah potongan harga untuk pembelian bahan bakar, makanan, bahkan biaya rumah sakit.

Di India, para pemilih yang telah menggunakan hak suaranya, harus mencelupkan jari telunjuk ke tinta perak sebelum meninggalkan Tempat Pemungutan Suara (TPS). Tujuannya sama seperti di Indonesia, yakni untuk mencegah adanya pemilih yang memberikan suaranya lebih dari sekali.

Lain di Indonesia, lain pula di India. Mereka yang memiliki tanda tinta di jarinya mendapat potongan harga bahan bakar sebesar 0,7 persen di 67 stasiun pengisian di kota New Delhi sepanjang hari Kamis.

"Sudah menjadi kewajiban moral dan sosial kami untuk memotivasi warga untuk memilih," kata Ajay Bansal, sekretaris jenderal Federasi Pengusaha Perminyakan India.

Banshal juga ingin mendorong para pemilih pemula karena warga India diperkenankan memilih di usia di mana mereka diizinkan untuk mengemudikan mobil.

Bukan hanya pom bensin yang memberikan diskon. Di Bangalore, Rumah Sakit Sakra World juga memberikan diskon 10 persen bagi pemilih yang ingin melakukan konsultasi dan cek kesehatan sejak 18 April hingga 1 Mei mendatang.

Maskapai penerbangan Virgin Atlantic Airways tak mau ketinggalan. Maskapai itu juga memberikan kesempatan kepada para pemilih untuk memenangkan beragam promosi seperti upgrade kabin, akses lounge dan lain-lain.

Potongan-potongan itu merupakan bagian dari kampanye "Tunjukkan tintamu, Dapatkan potongan harga" yang diprakarsai oleh Young Indians, kelompok bagian dari asosiasi dagang Konfederasi Industri India. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tiga Tokoh yang Menyebabkan Suara PKB Melonjak

Tiga Tokoh yang Menyebabkan Suara PKB Melonjak

News | Kamis, 10 April 2014 | 08:50 WIB

Dominasi PKS di Mesir Masih Berlanjut

Dominasi PKS di Mesir Masih Berlanjut

News | Kamis, 10 April 2014 | 06:53 WIB

Prabowo: Mesin Partai Kuat, Gerindra Akan Raih 20 Persen Suara

Prabowo: Mesin Partai Kuat, Gerindra Akan Raih 20 Persen Suara

News | Rabu, 09 April 2014 | 16:24 WIB

Usai 'Nyoblos', Warga Cirebon Gunakan Tinta Kunyit

Usai 'Nyoblos', Warga Cirebon Gunakan Tinta Kunyit

News | Rabu, 09 April 2014 | 13:06 WIB

Terkini

Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK

Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:33 WIB

Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?

Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:15 WIB

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:00 WIB

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:23 WIB

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:22 WIB

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:18 WIB

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:21 WIB

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:12 WIB

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:56 WIB

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:54 WIB