6 Negara ASEAN yang Juga Punya Pesawat Kepresidenan

Ruben Setiawan

Kamis, 10 April 2014 | 18:44 WIB
6 Negara ASEAN yang Juga Punya Pesawat Kepresidenan
Pesawat Kepresidenan Republik Indonesia di Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (10/4). [Antara/Widodo S. Jusuf]

Suara.com - Pesawat baru kepresidenan Indonesia tiba hari ini, Kamis (10/4/2014) di Base Ops Halim Perdanakusuma, Jakarta. Pesawat ini didatangkan langsung dari pabrik Boeing di Chicago, Amerika Serikat. Menurut Mensesneg Sudi Silalahi, pesawat ini dibeli dengan harga Rp802 miliar. Pesawat tersebut dirancang khusus untuk digunakan Presiden Republik Indonesia dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan dan kenegaraan.

Pesawat Kepresidenan jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ-2 737-800) itu berukuran panjang 39,5 meter, rentang sayap 35,8 meter, tinggi ekor 12,5 meter, dan diameter 3,73 meter. Sementara itu, interiornya memiliki panjang 29,97 meter, tinggi 2,16 meter, dan lebar 3,53 meter.

Pesawat ini memiliki kemampuan jarak tempuh maksimal 10.334 kilometer (km). Jika mengangkut 50 penumpang, jarak tempuhnya terjauhnya menurun jadi 8.630 km, kecepatan 871 kilometer per jam, dan kapasitas bahan bakar 39.539 liter.

Negara-negara ASEAN yang lain, meski tidak semuanya, juga memiliki pesawat kepresidenan. Bahkan, beberapa negara tidak hanya memiliki satu pesawat kepresidenan. Kendati demikian, masih ada pula sejumlah negara seperti Singapura dan Vietnam yang masih menyewa pesawat dari maskapai nasional mereka sebagai alat transportasi kepala negaranya.

Berikut ini adalah beberapa negara ASEAN yang memiliki pesawat khusus untuk transportasi kepala negaranya.

1. Filipina

Filipina memiliki divisi khusus dalam Angkatan Udara Filipina yang dinamakan "The 250th Airlift Wing". Divisi tersebut mengoperasikan armada yang terdiri atas sejumlah pesawat transportasi bagi Presiden Filipina dan Keluarganya. Pada kesempatan tertentu, divisi ini juga menyediakan transportasi bagi pejabat pemerintahan, pemimpin negara lain yang berkunjung, serta tamu-tamu kenegaraan lainnya.

Armada itu terdiri atas:
- 1 (satu) unit pesawat Fokker F28 yang digunakan presiden untuk perjalanan domestik. Saat presiden berada di dalamnya, maka pesawat disebut sebagai "Kalayaan (Perdamaian) One".
- 1 (satu) unit pesawat Fokker F27
- 4 (empat) unit helikopter Bell 412
- 3 (tiga) unit helikopter Sikorsky S-76
- 1 (satu) unit helikopter Sikorsky S-70 Black Hawk
- 1 (satu) unit Bombardier Learjet 60 yang digunakan presiden untuk perjalanan ke luar negeri.

Selain menggunakan Bombardier Learjet 60, Presiden Filipina juga terbiasa menggunakan pesawat sewaan dari maskapai penerbangan Philippine Airlines.

2. Thailand

Urusan transportasi keluarga kerajaan Thailand dipercayakan pada Royal Guard Squadron 602 dan Squadron 402 Angkatan Udara Kerajaan Thailand. Squadron 602 mengoperasikan sebuah pesawat Boeing 737-800. Sementara itu, Squadron 402 mengoperasikan sejumlah helikopter Bell 412 ST. Namun, untuk bepergian ke luar negeri, keluarga kerajaan kerap menggunakan pesawat dari maskapai komersil seperti Thai Airways International.

3. Malaysia

Perdana Menteri Malaysia dan raja Yang di-Pertuan Agong bepergian dengan menggunakan sebuah pesawat Boeing Business Jet. Pesawat bernomor seri M53-01 itu dioperasikan oleh Angkatan Udara Kerajaan Malaysia. Jika Perdana Menteri menaiki pesawat tersebut maka pesawat itu dipanggil "Perdana One". Sementara itu, jika Raja yang menggunakannya, maka disebut "DiRaja One". Boeing Business Jet dibeli pada tahun 2003 dari maskapai penerbangan Malaysia Airlines. Baru-baru ini, pemerintah Malaysia menggunakan sebuah pesawat Airbus A319 yang dijuluki dengan sebutan "M1".

4. Singapura

Presiden, Perdana Menteri, dan pejabat pemerintahan biasanya bepergian dengan pesawat komersial yang dioperasikan oleh maskapai Singapore Airlines. Meski demikian, untuk perjalanan tertentu atau perjalanan singkat, pejabat pemerintah terbiasa menggunakan pesawat berpenumpang sedikit seperti Fokker-50 yang dioperasikan oleh Angkatan Udara Republik Singapura.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pesawat Kepresidenan Hemat Anggaran Rp114 Miliar per Tahun

Pesawat Kepresidenan Hemat Anggaran Rp114 Miliar per Tahun

News | Kamis, 10 April 2014 | 11:55 WIB

Hari Ini Pesawat Kepresidenan yang Baru Tiba di Halim

Hari Ini Pesawat Kepresidenan yang Baru Tiba di Halim

News | Kamis, 10 April 2014 | 10:04 WIB

Terkini

Cara Mudah Mencari Panjang Alas Jajar Genjang jika Luas dan Tinggi Sudah Diketahui

Cara Mudah Mencari Panjang Alas Jajar Genjang jika Luas dan Tinggi Sudah Diketahui

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 11:54 WIB

Erick Thohir Wanti-wanti John Herdman, Kondisi 3 Pemain Timnas Indonesia Bikin Was-was

Erick Thohir Wanti-wanti John Herdman, Kondisi 3 Pemain Timnas Indonesia Bikin Was-was

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 11:50 WIB

25 Merk Beras Fortifikasi Diduga Lakukan Penipuan: Rojo Lele Hingga Nutri Rice Food Station

25 Merk Beras Fortifikasi Diduga Lakukan Penipuan: Rojo Lele Hingga Nutri Rice Food Station

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:50 WIB

Saham SMRA Anjlok Usai Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Terjaring OTT KPK

Saham SMRA Anjlok Usai Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Terjaring OTT KPK

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:50 WIB

Mengenal Proyeksi Gall-Peters: Mengungkap Distorsi Geografis di Peta Mercator

Mengenal Proyeksi Gall-Peters: Mengungkap Distorsi Geografis di Peta Mercator

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 11:46 WIB

Cemburu Buta, Suami di Bone Tega Siksa dan Bakar Istri Hidup-hidup

Cemburu Buta, Suami di Bone Tega Siksa dan Bakar Istri Hidup-hidup

Sulsel | Selasa, 15 September 2026 | 11:44 WIB

5 Pilihan Celana Padding Sepeda Terbaik untuk Pemula, Nyaman Buat Gowes Lama

5 Pilihan Celana Padding Sepeda Terbaik untuk Pemula, Nyaman Buat Gowes Lama

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 11:38 WIB

Tak Sekadar Poin, Pelanggan Kini Bisa Dapat Benefit Fashion hingga Kuliner

Tak Sekadar Poin, Pelanggan Kini Bisa Dapat Benefit Fashion hingga Kuliner

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 11:37 WIB

Bosnya Keciduk, Saham Summarecon Agung Anjlok 6,02 Persen

Bosnya Keciduk, Saham Summarecon Agung Anjlok 6,02 Persen

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:31 WIB

Status Menantu A Rafiq Sebelum Fahd A Rafiq Kena OTT KPK Kasus BPN Bogor

Status Menantu A Rafiq Sebelum Fahd A Rafiq Kena OTT KPK Kasus BPN Bogor

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 11:30 WIB

×