Pengamat: "Koalisi Partai Islam Sulit Terwujud"

Esti Utami | Suara.com

Sabtu, 19 April 2014 | 00:46 WIB
Pengamat: "Koalisi Partai Islam Sulit Terwujud"
Capres Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PPP Suryadharma Ali (Foto: suara.com/Adrian Mahakam)

Suara.com - Direktur Eksekutif Lembaga Survei Nasional Umar S. Bakry menilai, koalisi yang digagas sejumlah partai berbasis Islam sulit terwujud. Pertemuan Cikini yang digelar Kamis (17/4/2014), dinilai hanyalah upaya untuk menaikkan posisi tawar partai-partai Islam.

"Pertemuan di Cikini (Kamis 17/4) sekedar untuk menaikkan posisi tawar partai Islam terhadap tiga partai besar yang mengajak mereka berkoalisi," ujar Umar S. Bakry, Jumat (18/4/2014).

Umar melihat ada tiga kendala yang membuat koalisi ini sulit terwujud. Pertama, tidak ada satupun dari lima partai Islam itu yang memiliki tokoh kuat dan kharismatis yang bisa diterima semua pihak untuk dinominasikan sebagai (bakal) calon presiden.

Kendala kedua adalah masih kuatnya politik aliran dan egoisme keyakinan yang merintangi terwujudnya persatuan di antara kelima partai tersebut. Selain itu kecenderungan pragmatisme dan orientasi kekuasaan lebih menonjol dari pada idealisme di kalangan partai-partai Islam.

Umar memperkirakan koalisi "Indonesia Raya" adalah koalisi partai Islam plus Partai Gerindra untuk mengusung Prabowo sebagai capres dan cawapres berasal dari partai Islam. "Partai berbasis Islam memperoleh suara di Pemilu Legislatif 2014 sekitar 31 persen, minimal mereka mengharapkan posisi cawapres dan sepertiga kursi kabinet," ujarnya.

Seperti diketahui, Kamis sebelumnya sejumlah tokoh ormas dan parpol Islam bertemu di sebuah rumah di Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat. Wakil PPP, PKB, PAN, PKS dan PBB hadir dalam pertemuan ini. Dalam kesempatan itu mantan Ketua MPR yang juga Ketua MPP PAN Amien Rais mengusulkan pembentukan Koalisi Indonesia Raya yang merupakan gabungan antara partai Islam dan nasionalis untuk menyelesaikan masalah bangsa.

"Koalisi poros tengah terlalu sempit karena itu saya mengusulkan istilah Koalisi Indonesia Raya. Hal itu karena gabungan partai Islam tidak akan mampu memikul masalah bangsa ini seorang diri, sehingga butuh partisipasi partai nasionalis," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indonesia Indicator: Jokowi-JK Paling Banyak Diberitakan Media

Indonesia Indicator: Jokowi-JK Paling Banyak Diberitakan Media

News | Jum'at, 18 April 2014 | 23:27 WIB

PPP Merapat, Suara Prabowo Belum Cukup Maju ke Pilpres

PPP Merapat, Suara Prabowo Belum Cukup Maju ke Pilpres

News | Jum'at, 18 April 2014 | 18:19 WIB

Partai Islam Jajaki Kemungkinan Ajukan Capres  Sendiri

Partai Islam Jajaki Kemungkinan Ajukan Capres Sendiri

News | Jum'at, 18 April 2014 | 01:10 WIB

Belum Ada Hasil Konkret dari Pertemuan Parpol Islam

Belum Ada Hasil Konkret dari Pertemuan Parpol Islam

News | Jum'at, 18 April 2014 | 00:26 WIB

Terkini

Perisai Davids Sling Israel Gagal Tangkis Rudal Kiamat Iran, 2 Kota Zionis Hancur Lebur

Perisai Davids Sling Israel Gagal Tangkis Rudal Kiamat Iran, 2 Kota Zionis Hancur Lebur

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:47 WIB

Israel Makin Hancur dan Mossad Gagal Total, Benjamin Netanyahu Stress

Israel Makin Hancur dan Mossad Gagal Total, Benjamin Netanyahu Stress

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:26 WIB

Roket Bombardir Israel, Unit Khusus ZAKA 360 Konfirmasi Ada Zionis Tewas

Roket Bombardir Israel, Unit Khusus ZAKA 360 Konfirmasi Ada Zionis Tewas

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:17 WIB

Video Baru Benjamin Netanyahu Muncul Lagi, Dicurigai Gambar Lama karena Sudah Meninggal Dunia

Video Baru Benjamin Netanyahu Muncul Lagi, Dicurigai Gambar Lama karena Sudah Meninggal Dunia

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:07 WIB

Baru Diresmikan, Taman Bendera Pusaka di Jaksel Sudah Dipenuhi Sampah Berserakan

Baru Diresmikan, Taman Bendera Pusaka di Jaksel Sudah Dipenuhi Sampah Berserakan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:45 WIB

Asal Usul Viral Ejekan You're Fired, Cara Jenderal Iran Merendahkan Donald Trump Selama Perang

Asal Usul Viral Ejekan You're Fired, Cara Jenderal Iran Merendahkan Donald Trump Selama Perang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:33 WIB

Serangan Rudal Kiamat Iran Bikin Yerusalem Rusak Parah, Warga Israel Terluka

Serangan Rudal Kiamat Iran Bikin Yerusalem Rusak Parah, Warga Israel Terluka

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:25 WIB

Turki Usulkan Gencatan Senjata Sementara di Timur Tengah, Dorong Negosiasi Damai

Turki Usulkan Gencatan Senjata Sementara di Timur Tengah, Dorong Negosiasi Damai

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:00 WIB

Pramono Anung Resmi Terapkan WFA ASN Usai Lebaran, Presensi Daring Wajib Tanpa Bolos

Pramono Anung Resmi Terapkan WFA ASN Usai Lebaran, Presensi Daring Wajib Tanpa Bolos

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 07:51 WIB

Rudal Kiamat Iran Hantam Israel Pagi Ini, Ledakan Dahsyat Guncang Yerusalem

Rudal Kiamat Iran Hantam Israel Pagi Ini, Ledakan Dahsyat Guncang Yerusalem

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 07:31 WIB