Polda Metro Tindaklanjuti Info FBI Soal Paedofil James Vahey Pernah Mengajar di JIS

Siswanto

Rabu, 23 April 2014 | 15:06 WIB
Polda Metro Tindaklanjuti Info FBI Soal Paedofil James Vahey Pernah Mengajar di JIS
Jakarta International School (JIS), Jakarta Selatan [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - FBI menyebutkan bahwa William James Vahey pernah mengajar di Jakarta International School (JIS) selama 10 tahun, dari 1992 sampai 2002. James Vahey merupakan tersangka paedofil yang kasusnya sedang ditangani FBI.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto mengatakan baru mendapatkan informasi soal itu.

"Untuk informasi yang dirilis FBI, Polda baru mendapatkan informasinya," kata Rikwanto, Rabu (23/4/2014).

Terkait apakah Polda Metro Jaya memiliki catatan kasus James Vahey selama di Jakarta, Rikwanto mengatakan hal itu akan dicari tahu terlebih dahulu.

"Apakah dulu pernah terlibat kasus dan ditangani Polda Metro, masih kita cari, karena periodenya tahun 90-an hingga 2000-an. Kita perlu gali lagi informasi yang jelas," kata Rikwanto.

Selama empat dekade, menurut pemberitaan CNN, James Vahey mengajar di sejumlah sekolah swasta di berbagai negara, Indonesia di antaranya.

Biro Houston FBI menyatakan bahwa pihaknya yakin, banyak anak telah menjadi korban James Vahey.

James Vahey mulai mengajar di sekolah swasta pada 1972. Terakhir kali dia mengajar di American Nicaraguan School, Pista Suburbana, Managua, Nikaragua, sampai 11 Maret 2014.

Lelaki itu diketahui meninggal dengan cara bunuh diri pada 13 Maret 2014.

Ketika diperiksa FBI dulu, James Vahey mengaku pernah melecehkan anak-anak sepanjang hidupnya dan dia mengaku memberikan anak-anak pil tidur sebelum dilecehkan.

Berikut ini adalah daftar sekolah tempat James Vahey pernah mengajar:

1. American Nicaraguan School, Managua, Nikaragua (2013-2014)
2. Southbank International School di London, Inggris (2009-2013)
3. Escuela Campo Alegre, Caracas, Venezuela (2002-2009)
4. Jakarta International School, Indonesia (1992-2002)
5. Saudi Aramco Schools di Dharhran, Arab Saudi (1980-1992)
6. American Community School di Atena, Yunani (1978-1980)
7. Passargad School di Azwaz, Iran (1976-1978)
8. American School of Madrid, Spanyol (1975-1976)
9. American Community School of Beirut di Lebanon (1973-1975)
10. Tehran American School, Iran (1972-1973).

FBI meminta para korban atau yang mengenal James Vahey untuk melapor ke Kedutaan Besar AS terdekat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

JIS Akui Pernah Terima James Vahey Sebagai Pengajar

JIS Akui Pernah Terima James Vahey Sebagai Pengajar

News | Rabu, 23 April 2014 | 11:48 WIB

Tiru Adegan Porno di Internet, Bocah 10 Tahun Sodomi Teman Sekelas

Tiru Adegan Porno di Internet, Bocah 10 Tahun Sodomi Teman Sekelas

News | Rabu, 23 April 2014 | 08:36 WIB

Cegah Kasus JIS Terulang, Jokowi Akan Kumpulkan Kepala Sekolah

Cegah Kasus JIS Terulang, Jokowi Akan Kumpulkan Kepala Sekolah

News | Selasa, 22 April 2014 | 14:50 WIB

Terkini

El Nino Bikin Produksi Listrik PLTA Tertekan, Kementerian Bahlil Andalkan Hembusan Angin 24 Jam

El Nino Bikin Produksi Listrik PLTA Tertekan, Kementerian Bahlil Andalkan Hembusan Angin 24 Jam

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:13 WIB

Di Balik Angka Delapan LRT Manggarai: Diplomasi Santai Pramono dan Sinyal Politik Prabowo

Di Balik Angka Delapan LRT Manggarai: Diplomasi Santai Pramono dan Sinyal Politik Prabowo

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:13 WIB

Kemenkeu Akan Evaluasi Ketat Insentif Pajak ke Pengusaha

Kemenkeu Akan Evaluasi Ketat Insentif Pajak ke Pengusaha

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:12 WIB

74 WNI Terjebak di Tengah Perang Yaman saat Pertempuran Houthi Memanas

74 WNI Terjebak di Tengah Perang Yaman saat Pertempuran Houthi Memanas

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:12 WIB

PAN Keberatan PT Naik 5 Persen: Bukan Khawatir Tak Lolos ke Senayan

PAN Keberatan PT Naik 5 Persen: Bukan Khawatir Tak Lolos ke Senayan

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:11 WIB

How a Bear Became a Book, Mengintip Rahasia di Balik Winnie-the-Pooh

How a Bear Became a Book, Mengintip Rahasia di Balik Winnie-the-Pooh

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 16:10 WIB

Sopir Travel Dituduh Intel lalu Ditembak, DPR Mengecam: TPNPB-OPM Jangan Main Hakim Sendiri!

Sopir Travel Dituduh Intel lalu Ditembak, DPR Mengecam: TPNPB-OPM Jangan Main Hakim Sendiri!

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:04 WIB

BPKN Soroti Celah Perlindungan Konsumen di Program MBG

BPKN Soroti Celah Perlindungan Konsumen di Program MBG

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:04 WIB

Draf Regulasi Mandek 8 Bulan, Menteri HAM Pigai: Mensesneg Ini yang Saya Kritik!

Draf Regulasi Mandek 8 Bulan, Menteri HAM Pigai: Mensesneg Ini yang Saya Kritik!

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:02 WIB

Mitos Kelas Menengah: Ketika Kelas Ekonomi Gagal Ungkap Kerentanan Pekerja

Mitos Kelas Menengah: Ketika Kelas Ekonomi Gagal Ungkap Kerentanan Pekerja

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 16:00 WIB

×