Status "Siaga" Slamet Tak Ganggu Proyek Panas Bumi

Arif Sodhiq | Suara.com

Sabtu, 03 Mei 2014 | 19:22 WIB
Status "Siaga" Slamet Tak Ganggu Proyek Panas Bumi
Gunung Slamet terlihat dari Dukuh Cilik, Desa Dawuhan, Brebes, Jateng, Sabtu (3/5). [Antara/Oky Lukmansyah]

Suara.com - Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi atau geothermal Baturaden tidak terganggu peningkatan aktivitas Gunung Slamet yang berstatus "Siaga". Proyek geothermal sampai sekarang tetap berjalan karena berada di radius aman.

"Kalau dilihat di peta, WKP (Wilayah Kerja Pertambangan) panas bumi jauh dari puncak atau lebih dari 8 kilometer, sedangkan radius bahaya Gunung Slamet berjarak 4 kilometer dari puncak," ujar Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Banyumas Anton Adi Wahyono di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (3/5/2014).

WKP panas bumi berada di Baturaden, Kabupaten Banyumas, dan Kaligua, Kabupaten Brebes. Namun dia memprediksi proyek panas bumi itu akan terdampak jika status Gunung Slamet ditingkatkan menjadi "Awas".

Berdasarkan perencanaan sebelumnya, pengeboran sumur panas bumi direncanakan pada Mei 2014. Namun hingga kini belum diketahui secara pasti kapan pengeboran tersebut akan dilaksanakan.

"Kami belum tahu apakah mundur atau tetap sesuai perencanaan, karena sebelum pengeboran harus dilakukan pelebaran jalan dan jembatan untuk mobilisasi kendaraan berat menuju lokasi," katanya.

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi itu ditargetkan selesai tahun 2017 dan akan memroduksi listrik sebesar 110 megawatt pada tahap pertama. Selanjutnya pada tahap kedua 2019 sebesar 77 megawatt dan tahap ketiga 2022 sebesar 44 megawatt, sehingga total produksi mencapai 231 megawatt. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Embusan Hitam Gunung Slamet

Embusan Hitam Gunung Slamet

Foto | Sabtu, 03 Mei 2014 | 20:00 WIB

Gunung Slamet Beri Berkah Warga Sekitar

Gunung Slamet Beri Berkah Warga Sekitar

News | Sabtu, 03 Mei 2014 | 04:34 WIB

Warga Diminta Patuhi Jarak Aman Gunung Slamet

Warga Diminta Patuhi Jarak Aman Gunung Slamet

News | Jum'at, 02 Mei 2014 | 18:02 WIB

Pemkab Operasikan Posko Terkait Aktivitas Gunung Slamet

Pemkab Operasikan Posko Terkait Aktivitas Gunung Slamet

News | Jum'at, 02 Mei 2014 | 17:39 WIB

Aktivitas Gunung Api Slamet Masih Fluktuatif

Aktivitas Gunung Api Slamet Masih Fluktuatif

News | Jum'at, 02 Mei 2014 | 15:32 WIB

Pos Pengamatan Gunung Api Slamet jadi "Objek Wisata"

Pos Pengamatan Gunung Api Slamet jadi "Objek Wisata"

News | Jum'at, 02 Mei 2014 | 15:12 WIB

Gubernur Jateng Perintahkan Jajarannya Siaga

Gubernur Jateng Perintahkan Jajarannya Siaga

News | Kamis, 01 Mei 2014 | 17:03 WIB

SAR Cilacap Tugaskan Personel di Sekitar Slamet

SAR Cilacap Tugaskan Personel di Sekitar Slamet

News | Kamis, 01 Mei 2014 | 15:47 WIB

Terkini

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:04 WIB

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:46 WIB

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen  Green SM Buntut Kecelakaan KRL

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:39 WIB

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:25 WIB

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:21 WIB

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:11 WIB

Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur

Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:10 WIB

Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi

Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 20:57 WIB

Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran

Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran

News | Selasa, 28 April 2026 | 20:56 WIB

Tangis Keluarga Pecah Saat 10 Jenazah Korban Kecelakaan KRL Dipulangkan dari RS Polri

Tangis Keluarga Pecah Saat 10 Jenazah Korban Kecelakaan KRL Dipulangkan dari RS Polri

News | Selasa, 28 April 2026 | 19:37 WIB