PKS Wanti-wanti Prabowo Tak Asal-asalan Pilih Cawapres

Siswanto

Kamis, 15 Mei 2014 | 08:51 WIB
PKS Wanti-wanti Prabowo Tak Asal-asalan Pilih Cawapres
Salah satu pasangan capres-cawapres yaitu Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) dan Ketua Umum DPP PAN Hatta Rajasa (kiri) [Antara/Widodo S. Jusuf]

Suara.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berharap calon presiden (capres) Prabowo Subianto tidak terburu-buru dalam memutuskan calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampinginya di bursa Pemilu Presiden 9 Juli 2014. Prabowo disarankan untuk rembugan dulu dengan semua partai anggota koalisi sebelum membuat keputusan agar tak salah langkah.

“Itu perlu kita bahas semua usulan secara bersama-sama. Jadi, kalau misalnya ada perkembangan wacana Prabowo-Hatta Rajasa atau Prabowo-Aher (Ahmad Heryawan), itu memang mungkin berpeluang. Tapi, yang kami ingatkan, perlunya bersama-sama untuk membahas koalisi,” kata Ketua DPP PKS Bidang Kehumasan Mardani Ali Sera kepada suara.com, Kamis (15/5/2014).

Mardani mengungkapkan hal itu ketika ditanya bagaimana sikap PKS bila nanti Prabowo ternyata memilih Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa menjadi cawapres, dengan kata lain tidak menerima calon yang disodorkan PKS: Hidayat Nurwahid, Anis Matta, dan Ahmad Heryawan.

Mardani menekankan bahwa dalam hal berkoalisi dengan Partai Gerindra untuk mengusung Prabowo, sejak awal PKS menekankan untuk tetap fokus pada koalisi fundamental, bukan transaksional.

“Yang penting bagaimana menyelesaikan agenda kerja lima tahun, sesuai visi misi yang disepakati,” katanya.

Ketika ditanya lagi apakah bila Prabowo memilih Hatta akan berpengaruh pada tingkat dukungan PKS? Mardani secara diplomatis mengatakan bahwa PKS tidak memaksakan kehendak. Tapi, PKS berharap cawapres pendamping Prabowo nanti adalah tokoh yang memiliki elektabilitas tinggi dan mempunyai kemampuan mengeksekusi agenda.

“Bukan cuma deklarasi,” kata Mardani.

Mardani kembali menekankan yang terpenting dalam memilih cawapres adalah melalui pembahasan bersama.

“Asal tadi itu, ada musyawarah bersama. Tidak terburu-buru. Tidak membuat salah satu pihak merasa ditinggalkan. Tidak memilik sense of belonging,” katanya. “Ibaratnya, kalau strategi kita menyerang, cari pemain yang penyerang.”

Hatta Rajasa disebut-sebut akan menjadi cawapres untuk mendampingi Prabowo. Tanda-tanda itu semakin nyata, apalagi setelah Hatta pada Selasa (13/5/2014) sore datang bersama Prabowo menghadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di kantor kepresidenan.

Mereka minta izin kepada Kepala Negara untuk berkoalisi sekaligus Hatta minta izin mengundurkan diri dari jabatan Menteri Koordinator Perekonomian agar bisa lebih fokus mengikuti Pilpres 9 Juli 2014. Kedua tokoh partai perlu minta izin untuk koalisi karena selama ini PAN adalah partai yang selalu setia berkoalisi dengan Demokrat, partai yang dipimpin SBY.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prabowo Pernah Berguru Politik Secara Rahasia kepada Amien Rais

Prabowo Pernah Berguru Politik Secara Rahasia kepada Amien Rais

News | Rabu, 14 Mei 2014 | 15:38 WIB

Amien Rais Ingin Prabowo dan Hatta Jadi Duet yang Hidup

Amien Rais Ingin Prabowo dan Hatta Jadi Duet yang Hidup

News | Rabu, 14 Mei 2014 | 13:48 WIB

Duet Prabowo-Hatta Rajasa Diumumkan 20 Mei, Tempat Masih Dirahasiakan

Duet Prabowo-Hatta Rajasa Diumumkan 20 Mei, Tempat Masih Dirahasiakan

News | Rabu, 14 Mei 2014 | 12:28 WIB

Hatta Rajasa Ungkapkan Lagi Alasan Mundur dari Kabinet

Hatta Rajasa Ungkapkan Lagi Alasan Mundur dari Kabinet

News | Rabu, 14 Mei 2014 | 12:09 WIB

Terkini

Bawaslu Kabupaten Bogor Buka Suara Soal Tagar 'Percuma Lapor Bawaslu', Jadikan Introspeksi Diri

Bawaslu Kabupaten Bogor Buka Suara Soal Tagar 'Percuma Lapor Bawaslu', Jadikan Introspeksi Diri

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 22:30 WIB

Klasemen Indonesia di Asian Games 2026 Malam Ini: Tim Merah Putih di Atas Malaysia

Klasemen Indonesia di Asian Games 2026 Malam Ini: Tim Merah Putih di Atas Malaysia

Sport | Senin, 21 September 2026 | 22:26 WIB

Kapolri Buka Jalan Polwan Jadi Pemimpin Tertinggi, Boni Hargens: Terobosan Paradigmatik

Kapolri Buka Jalan Polwan Jadi Pemimpin Tertinggi, Boni Hargens: Terobosan Paradigmatik

News | Senin, 21 September 2026 | 22:25 WIB

Selain Gratiskan Biaya Sekolah Sampai Kuliah, Prabowo Mau Naikan Gaji Guru

Selain Gratiskan Biaya Sekolah Sampai Kuliah, Prabowo Mau Naikan Gaji Guru

News | Senin, 21 September 2026 | 22:23 WIB

KPK Sita Dokumen dan Barang Bukti Elektronik dari Kantor Summarecon di Bogor

KPK Sita Dokumen dan Barang Bukti Elektronik dari Kantor Summarecon di Bogor

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 22:22 WIB

Pakar Ingatkan BGN: Sertifikat Higiene Tak Cukup Cegah Keracunan MBG

Pakar Ingatkan BGN: Sertifikat Higiene Tak Cukup Cegah Keracunan MBG

News | Senin, 21 September 2026 | 22:20 WIB

KPK Sita Dokumen dan Bukti Elektronik dari Kantor Summarecon Agung di Kabupaten Bogor

KPK Sita Dokumen dan Bukti Elektronik dari Kantor Summarecon Agung di Kabupaten Bogor

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:19 WIB

Dua Jenderal TNI Dilaporkan ke Puspom Terkait Dugaan Penyerobotan Lahan di Menteng

Dua Jenderal TNI Dilaporkan ke Puspom Terkait Dugaan Penyerobotan Lahan di Menteng

News | Senin, 21 September 2026 | 22:17 WIB

Konflik Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg Berakhir Damai, Warga Minta Maaf Secara Terbuka

Konflik Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg Berakhir Damai, Warga Minta Maaf Secara Terbuka

Banten | Senin, 21 September 2026 | 22:14 WIB

Heboh Penemuan Jasad Wanita Belanda Tewas di Hotel Bandung, Polisi Gelar Penyelidikan

Heboh Penemuan Jasad Wanita Belanda Tewas di Hotel Bandung, Polisi Gelar Penyelidikan

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 22:11 WIB

×