Militer Thailand Akan Tahan Mantan PM Lebih dari Seminggu

Laban Laisila

Sabtu, 24 Mei 2014 | 16:31 WIB
Militer Thailand Akan Tahan Mantan PM Lebih dari Seminggu
Tentara Thailand berjaga saat Jenderal Prayuth Chan-O-Cha mengumumkan kudeta. (Reuters/Athit Perawongmetha)

Suara.com - Penguasa Militer Thailand menyatakan kemungkinan menahan mantan Perdana Menteri Yingluck Sinawatra dan para politisi lainnya yang bertikai lebih dari sepekan.

“Mereka bisa ditahan lebih dari seminggu, tergantung keterlibatan mereka dalam krisis politik Thailand,” kata Juru Bicara militer Kolonel Winthai Suvaree di konferensi pers hari ini, Sabtu (24/5/2014), yang merupakan penjelasan pertama sejak kudeta dilakukan dua hari lalu.

Yingluck bersama keluarga dan dua kubu politisi yang berkonflik ditahan di sebuah markas militer di sebelah utara kota Bangkok. Militer mengklaim mereka diperlakukan dengan baik.

Winthai juga menjelaskan kalau sedang mengincar 35 orang politisi dan aktivis dari 155 orang, yang masuk daftar sebagai pengacau dan mengarahkan konflik politik sipil di Thailand. Dalam daftar itu termasuk diantaranya akademisi, dosen dari Universitas Thammasat.

Militer sudah menjamin keselamata Yingluck sekeluarga. Winthai menyebut penguasa militer Jenderal Prayuth Chan-ocha adalah seorang prajurit terhormat yang telah memerintahkan agar mereka diperlakukan baik selama dalam penahanan.

“Penahanan itu mempunyai arti yang negatif. Saya tidak menyangkalnya. Tapi kami memperlakukannya dengan baik dan memfasilitasi mereka dengan fasilitas yang baik juga,” terang Winthai.

Militer mengambil alih kekuasaan sipil di Thailand setelah dua kubu politisi gagal mencapai kesepatakan untuk mengakhiri krisis politik di negara gajah putih itu.

Penguasa militer langsung memboikot media, memberlakukan jam malam dan melarang politisi ke luar negeri.

Krisis semakin parah setelah Mahkamah Konstitusi melengserkan Yingluck yang juga adik dari bekas PM Thailand Thaksin Sinawatra. (Straitimes)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mantan PM Thailand Ditahan di Markas Militer

Mantan PM Thailand Ditahan di Markas Militer

News | Sabtu, 24 Mei 2014 | 09:25 WIB

Junta Militer Tahan Mantan PM Thailand Yingluck Shinawatra

Junta Militer Tahan Mantan PM Thailand Yingluck Shinawatra

News | Jum'at, 23 Mei 2014 | 21:18 WIB

Junta Militer Desak Reformasi Sebelum Pemilu Digelar

Junta Militer Desak Reformasi Sebelum Pemilu Digelar

News | Jum'at, 23 Mei 2014 | 19:25 WIB

Warga Thailand ke Militer: Musik Anda Perlu Direformasi

Warga Thailand ke Militer: Musik Anda Perlu Direformasi

News | Jum'at, 23 Mei 2014 | 18:17 WIB

Terkini

Reaksi Roy Suryo Saat Bidkum Polda Metro Jaya Bacakan Jawaban Permohonan

Reaksi Roy Suryo Saat Bidkum Polda Metro Jaya Bacakan Jawaban Permohonan

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:39 WIB

Puan Maharani Pimpin Rapat Paripurna DPR RI ke-22 Hari Ini: 293 Anggota Hadir, Ini Agendanya

Puan Maharani Pimpin Rapat Paripurna DPR RI ke-22 Hari Ini: 293 Anggota Hadir, Ini Agendanya

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:19 WIB

Terseret Kasus Haji Kemenag, Eks Menpora Dito Ariotedjo Penuhi Panggilan Penyidik KPK

Terseret Kasus Haji Kemenag, Eks Menpora Dito Ariotedjo Penuhi Panggilan Penyidik KPK

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:11 WIB

Hakim Ungkap Putusan Kasus Nadiem Makarim Mencapai 1.146 Halaman

Hakim Ungkap Putusan Kasus Nadiem Makarim Mencapai 1.146 Halaman

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:07 WIB

IPAL Dibangun, Bau Kali Krukut di Taman Bendera Pusaka Mulai Ditangani

IPAL Dibangun, Bau Kali Krukut di Taman Bendera Pusaka Mulai Ditangani

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:02 WIB

Bulog Buka Gudang Bagi Mahasiswa UGM, Mahasiswa Lihat Langsung Pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah

Bulog Buka Gudang Bagi Mahasiswa UGM, Mahasiswa Lihat Langsung Pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:00 WIB

Lawan Penangkapan 'Sewenang-wenang', Roy Suryo Hadapi Jawaban Polda Metro di Sidang Praperadilan

Lawan Penangkapan 'Sewenang-wenang', Roy Suryo Hadapi Jawaban Polda Metro di Sidang Praperadilan

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 10:50 WIB

Gempa Bumi Venezuela, PBB Siapkan 10 Ribu Kantong Jenazah

Gempa Bumi Venezuela, PBB Siapkan 10 Ribu Kantong Jenazah

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 10:49 WIB

Jelang Vonis, Nadiem Makarim: Allah Tidak Akan Pernah Meninggalkan Saya

Jelang Vonis, Nadiem Makarim: Allah Tidak Akan Pernah Meninggalkan Saya

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 10:45 WIB

Gerindra Minta Evaluasi Total Latsarmil, Tapi KDMP dan KNMP Harus Tetap Jalan

Gerindra Minta Evaluasi Total Latsarmil, Tapi KDMP dan KNMP Harus Tetap Jalan

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 10:33 WIB

×