Paus Fransiskus dan Perdana Menteri Israel Berdebat Soal Yesus

Liberty Jemadu

Selasa, 27 Mei 2014 | 01:17 WIB
Paus Fransiskus dan Perdana Menteri Israel Berdebat Soal Yesus
Paus Fransiskus bersama Perdana Menteri Benyamin Netanyahu dalam kunjungan ke Israel, Senin (26/5) [Reuters/Alex Kolomoisky].

Suara.com - Paus Fransiskus dan Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu berdebat singkat pada Senin (26/5/2014), tentang bahasa apa yang digunakan Yesus sekitar dua milenium silam.

"Yesus pernah hidup di tanah ini. Dia berbicara dengan bahasa Ibrani," kata Netanyahu dalam pertemuan dengan Fransiskus di Yerusalem, berupaya untuk menegaskan hubungan erat antara Yahudi dengan Kekristenan.

"Aram," sela Fransiskus, mengoreksi.

"Dia memang menggunakan bahasa Aram, tetapi dia juga paham bahasa Ibrani," balas Netanyahu tidak mau kalah.

Layaknya banyak hal di Timur Tengah, diskursus tentang Yesus tidak bisa lepas dari perdebatan baik itu dalam hal agama maupun politik.

Yesus lahir sebagai orang Yahudi di Betlehem, yang saat itu berada di bawah pendudukan Romawi, dan kini masuk dalam wilayah Tepi Barat, Palestina. Dia tumbuh besar di Nazaret dan berkarya di Galilea, dua wilayah itu kini merupakan wilayah utara Israel. Yesus wafat di Yerusalem, kota yang dianggap suci oleh umat Yahudi, Kristen, Islam dan kini menjadi perebutan antara Israel dan Palestina.

Palestina sering menyebut Yesus sebagai warga Palestina, klaim yang dibantah oleh Israel.

Pakar bahasa Israel, Profesor Ghil'ad Zuckermann, kepada Reuters mengatakan baik Netanyahu maupun Fransiskus sama-sama benar.

"Yesus, bahasa aslinya adalah bahasa Aram," kata Zuckermann, mengacu pada sebuah bahasa Timur Tengah yang kini sudah sangat jarang digunakan tetapi masih punya hubungan dengan bahasa Ibrani.

"Tetapi dia juga memahami bahasa Ibrani, karena banyak buku keagamaan pada masa itu ditulis dalam bahasa Ibrani," sambung dia.

Zuckermann mengatakan di masa Yesus, bahasa Ibrani banyak digunakan oleh masyarakat dari kelas bawah, "Kelompok masyarakat yang dia layani."

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Paus Fransiskus melakukan kunjungan kenegaraan di tiga negara Timur Tengah sejak Sabtu (24/5/2014). Ia mengawali kunjunganya ke Yordania, sebelum bertolak ke Palestina pada Minggu (25/5/2014). Dia mengakhiri kunjungan tiga harinya itu di Israel pada Senin (26/5/2014). (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kunjungi Israel, Paus Fransiskus Kedepankan Simbol-simbol Perdamaian

Kunjungi Israel, Paus Fransiskus Kedepankan Simbol-simbol Perdamaian

News | Selasa, 27 Mei 2014 | 00:00 WIB

Paus Fransiskus Kunjungi Tepi Barat, Palestina

Paus Fransiskus Kunjungi Tepi Barat, Palestina

Foto | Minggu, 25 Mei 2014 | 20:29 WIB

Paus Undang Presiden Palestina dan Israel ke Vatikan

Paus Undang Presiden Palestina dan Israel ke Vatikan

News | Minggu, 25 Mei 2014 | 19:04 WIB

Di Betlehem, Paus Fransiskus Mohon Perdamaian Israel - Palestina

Di Betlehem, Paus Fransiskus Mohon Perdamaian Israel - Palestina

News | Minggu, 25 Mei 2014 | 16:33 WIB

Kunjungi Palestina, Paus Fransiskus Langkahi Israel

Kunjungi Palestina, Paus Fransiskus Langkahi Israel

News | Minggu, 25 Mei 2014 | 14:34 WIB

Paus Tolak Gunakan Mobil Antipeluru dalam Kunjungan ke Timur Tengah

Paus Tolak Gunakan Mobil Antipeluru dalam Kunjungan ke Timur Tengah

News | Kamis, 15 Mei 2014 | 20:52 WIB

Terkini

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:00 WIB

Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen

Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen

News | Senin, 29 Juni 2026 | 18:47 WIB

×