Ratusan Purnawirawan Jenderal "Back Up" Jokowi dan JK

Siswanto | Suara.com

Selasa, 27 Mei 2014 | 21:21 WIB
Ratusan Purnawirawan Jenderal "Back Up" Jokowi dan JK
Ketua Umum Partai Hanura Wiranto [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Lebih dari tiga ratus purnawirawan TNI dan Polri deklarasi mendukung calon presiden (capres) Joko Widodo (Jokowi) dan calon wakil presiden (cawapres) Jusuf Kalla (JK) di Pemilu Presiden 2014.

Purnawirawan yang tergabung dalam Pondok Bangsa itu datang dari berbagai wilayah Indonesia, di antaranya Yogyakarta, Bandung, Lampung, Samarinda, Sumba Timur, Jambi, Medan, Pontianak, Manado, Makassar, dan Jayapura.

Salah satu purnawirawan jenderal yang turut dalam deklarasi adalah Wiranto. Wiranto yang juga Ketua Umum Partai Hanura mengatakan kesederhanaan sikap Jokowi dalam kehidupan sehari-hari menjadi salah satu alasan bagi para mantan prajurit untuk mendukung Jokowi.

"Apa yang disampaikan Pak Jokowi jelas dan terbaca oleh rakyat. Mudah dicerna dan diikuti oleh rakyat. Singkat sederhana. Itu pilihan kami," kata Wiranto di acara deklarasi di posko Pondok Bangsa, Jalan Iskandarsyah I/2, Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (27/5/2014) malam.

Wiranto menambahkan kesederhanaan Jokowi tercermin dari penampilannya. Sebagai mantan Wali Kota Solo dan sekarang menjabat Gubernur DKI Jakarta, sehari-hari, Jokowi hanya mengenakan kemeja serharga Rp100 ribu dan celana panjang senilai Rp120 ribu.

"Kalau kita semua pakai seperti Pak Jokowi, mal enggak laku dong," kata Wiranto yang disambut tawa hadirin.

Dalam acara deklarasi mendukung pasangan Jokowi - JK di Pemilu Presiden 2014, mantan jenderal yang hadir di posko Pondok Bangsa, antara lain mantan Kapolri (purn) Jenderal Polisi Da'i Bachtiar, mantan Wakapolri Komisaris (purn) Jenderal Polisi Makbul Padmanegara, dan Wakil Asisten Operasional Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Muda Purnawirawan TNI Dauhan Syamsuri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

JK: Tak Mungkin Berdua Saja Menangi Pemilu dalam Sebulan

JK: Tak Mungkin Berdua Saja Menangi Pemilu dalam Sebulan

News | Selasa, 27 Mei 2014 | 21:19 WIB

Slank Ikut Kampanye Jokowi-JK Jika Terindikasi Kalah

Slank Ikut Kampanye Jokowi-JK Jika Terindikasi Kalah

Entertainment | Selasa, 27 Mei 2014 | 19:05 WIB

Takut "Digergaji", Jokowi-JK Satukan Komando Tim Pemenangan

Takut "Digergaji", Jokowi-JK Satukan Komando Tim Pemenangan

News | Selasa, 27 Mei 2014 | 18:53 WIB

Jokowi: Koalisi Kerja Sama, Ini Beda Kita dengan yang "Di Sana"

Jokowi: Koalisi Kerja Sama, Ini Beda Kita dengan yang "Di Sana"

News | Selasa, 27 Mei 2014 | 18:50 WIB

Terkini

Indonesia Tak Masuk Daftar, Begini Cara Militer Iran Seleksi Kapal yang Boleh Lewati Selat Hormuz

Indonesia Tak Masuk Daftar, Begini Cara Militer Iran Seleksi Kapal yang Boleh Lewati Selat Hormuz

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:46 WIB

AS Ditinggal Sekutu, Jerman Sebut Agresi Militer Amerika Serikat ke Iran Ilegal

AS Ditinggal Sekutu, Jerman Sebut Agresi Militer Amerika Serikat ke Iran Ilegal

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:27 WIB

Kala Prabowo Temui Rakyat di Permukiman Kumuh Bantaran Rel Senen

Kala Prabowo Temui Rakyat di Permukiman Kumuh Bantaran Rel Senen

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:21 WIB

Donald Trump Geram, Larang Iran Pungut Biaya dari Kapal Dagang Selat Hormuz

Donald Trump Geram, Larang Iran Pungut Biaya dari Kapal Dagang Selat Hormuz

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:15 WIB

Termakan Kesombongan Sendiri, Militer Israel Diambang Kolaps, Terpecah dari Dalam

Termakan Kesombongan Sendiri, Militer Israel Diambang Kolaps, Terpecah dari Dalam

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:08 WIB

BMKG Prakirakan Hujan Guyur Mayoritas Wilayah Indonesia pada Jumat

BMKG Prakirakan Hujan Guyur Mayoritas Wilayah Indonesia pada Jumat

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 07:35 WIB

H+5 Lebaran: Arus Balik Cianjur Masih Padat Merayap, Motor Mendominasi Jalur Puncak!

H+5 Lebaran: Arus Balik Cianjur Masih Padat Merayap, Motor Mendominasi Jalur Puncak!

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 07:05 WIB

Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?

Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 23:03 WIB

Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar

Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 22:31 WIB

Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak

Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 22:27 WIB