JK Klaim Pasangan Jokowi-JK Tak Punya Dosa Sosial

Laban Laisila

Jum'at, 06 Juni 2014 | 14:40 WIB
JK Klaim Pasangan Jokowi-JK Tak Punya Dosa Sosial
Capres-Cawapres Jokowi-JK. [suara.com/Bagus Satosa]

Suara.com - Calon Wakil Presiden M Jusuf Kalla mengklaim, dirinya dan capres Joko Widodo (Jokowi) tidak memiliki dosa sosial. Dia juga menyatakan sulit mencari kelemahan mereka sehingga berujung kampanye fitnah.

"Orang mau menjadi presiden harus lebih banyak amal sosialnya daripada dosa sosialnya. Jokowi-JK insyaalloh banyak amal sosialnya. Dan alhamdulillah tak punya dosa sosial, tak korupsi," kata Cawapres M Jusuf Kalla saat berdialog dengan relawan Jokowi-JK di markas besar "Tuah Sakato" di Padang, Sumbar, Jumat (6/6/2014).

JK bersama Ny Mufidah Kalla dan rombongan melanjutkan kampanye ke Padang, Sumbar setelah sehari sebelumnya melakukan kampanye di Aceh dan besuk akan berlanjut ke Pekan Baru, Riau.

Sejumlah politisi dari partai pendukung juga ikut serta seperti Eva Kusuma Sundari dari PDI Perjuangan, Abdul Kadir Karding dari PKB, Sugeng Suparwoto dari Nasdem.

Jusuf Kalla menyinggung adanya kampanye fitnah yang meragukan ke-Islaman Jokowi.

Jusuf Kalla juga mengatakan tidak gentar dengan banyaknya dukungan parpol terhadap pasangan lawan. Menurut Jusuf Kalla, orang sering salah sangka dalam pilpres bukan memilih parpol namun memilih figur. Karena itu Jusuf Kalla optimistis rakyat akan lebih memilih Jokowi-JK.

"Dalam Pilpres yang dipilih figur, tidak berapa banyak jumlah parpol," kata Jusuf Kalla.

Dalam kesempatan itu Jusuf Kalla juga menjelaskan perbedaan antara seorang pemberani dan pemarah. Menurut Jusuf Kalla seorang yang tegas adalah yang berani ambil keputusan, dan mau bertanggungjawab.

"Tegas itu berani ambil keputusan, dan bukan marah-marah," kata Jusuf Kalla.

Jusuf Kalla menjelaskan untuk bertindak tegas tidak harus dengan berteriak-teriak atau marah-marah. Jusuf Kalla menjelaskan Jokowi saat membenahi pasar Tanah Abang telah bertindak dengan tegas, meskipun dilakukan dengan santun tanpa marah-marah.

Dalam pidato lainnya Jusuf Kalla meminta para relawan untuk berani melawan jika ada oknum birokrasi yang melakukan intimidasi kepada masyarakat.

"Kalau ada birokrasi yang mengintimidasi masyarakat maka relawan harus lawan," kata Jusuf Kalla.

Pemilu Presiden 9 Juli 2014 diikuti oleh dua pasang kandidat Presiden dan Wakil Presiden, yaitu Jokowi-Jusuf Kalla yang didukung oleh lima partai yakni PDI Perjuangan, Partai Nasdem, PKB, Hanura dan PKPI sedangkan Prabowo-Hatta didukung oleh enam partai yaitu Gerindra, PAN, PPP, Golkar, PKS dan PBB. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bawaslu: Penyuruh 'Babinsa' dan Pelakunya Bisa Dipidana

Bawaslu: Penyuruh 'Babinsa' dan Pelakunya Bisa Dipidana

News | Jum'at, 06 Juni 2014 | 14:25 WIB

KPK Ingatkan Capres Soal Strategi Dongkrak Penerimaan Duit Negara

KPK Ingatkan Capres Soal Strategi Dongkrak Penerimaan Duit Negara

News | Jum'at, 06 Juni 2014 | 14:21 WIB

Dipanggil Bawaslu, Jokowi Mangkir Lagi

Dipanggil Bawaslu, Jokowi Mangkir Lagi

News | Jum'at, 06 Juni 2014 | 14:09 WIB

Tim Hukum Jokowi Minta Bawaslu Cepat Respon Kasus Babinsa

Tim Hukum Jokowi Minta Bawaslu Cepat Respon Kasus Babinsa

News | Jum'at, 06 Juni 2014 | 13:55 WIB

Terkini

Selandia Baru Pangkas Perokok Lebih Cepat, Vape Jadi Sorotan

Selandia Baru Pangkas Perokok Lebih Cepat, Vape Jadi Sorotan

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:33 WIB

Kelas Menengah RI Tercekik, Ekonom Peringatkan Pemerintah

Kelas Menengah RI Tercekik, Ekonom Peringatkan Pemerintah

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:28 WIB

Demi Efisiensi, Prabowo Perintahkan Pertamina dan PLN Pangkas Anak-Cucu Perusahaan

Demi Efisiensi, Prabowo Perintahkan Pertamina dan PLN Pangkas Anak-Cucu Perusahaan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:26 WIB

Kata-kata Aneh PM Jepang Tak Sebut Pihak yang Paling 'Berdosa' di Bom Hiroshima - Nagasaki

Kata-kata Aneh PM Jepang Tak Sebut Pihak yang Paling 'Berdosa' di Bom Hiroshima - Nagasaki

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:23 WIB

IHSG Diprediksi Menguat Terbatas, Ini Saham yang Potensi Cuan

IHSG Diprediksi Menguat Terbatas, Ini Saham yang Potensi Cuan

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:16 WIB

Beraninya! Israel Tolak Mentah-mentah Rencana Damai Donald Trump untuk Gaza

Beraninya! Israel Tolak Mentah-mentah Rencana Damai Donald Trump untuk Gaza

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:12 WIB

Perintah Prabowo ke PLN-Pertamina : Segera Pangkas Anak-Cucu Perusahaan

Perintah Prabowo ke PLN-Pertamina : Segera Pangkas Anak-Cucu Perusahaan

Bekaci | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Anime Firefly Wedding Bagikan Trailer Baru dan Ungkap Jadwal Tayang Oktober

Anime Firefly Wedding Bagikan Trailer Baru dan Ungkap Jadwal Tayang Oktober

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:05 WIB

3 Shio Paling Beruntung Pekan Ini, Ketiban Rezeki dan Kesuksesan Mulai 10 Agustus 2026

3 Shio Paling Beruntung Pekan Ini, Ketiban Rezeki dan Kesuksesan Mulai 10 Agustus 2026

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 06:35 WIB

Teks Dasa Darma dan Tri Satya Pramuka, Lengkap dengan Tips Mudah Menghafalnya

Teks Dasa Darma dan Tri Satya Pramuka, Lengkap dengan Tips Mudah Menghafalnya

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 06:30 WIB

×