Hendardi: Surat Pemecatan Prabowo Jadi Petunjuk Penyelesaian Kasus HAM

Laban Laisila

Jum'at, 13 Juni 2014 | 17:21 WIB
Hendardi: Surat Pemecatan Prabowo Jadi Petunjuk Penyelesaian Kasus HAM
Aktivis dan keluarga korban pelanggaran HAM menemui Pimpinan DPR, meminta DPR Panglima TNI jelaskan surat pemecatan Danjen Kopasus Prabowo, Jakarta, Jumat (13/6/2014). [Suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Direktur Setara Institute Hendardi menyatakan surat pemecatan bekas Danjen Kopasus Prabowo Subianto dari Dewan Kehormatan Perwira (DKP) bisa membantu menjadi petunjuk bagi penyelesaian kasus pelanggaran berat HAM yang terjadi pada kurun 1998.

Hal itu disampaikan Hendardi saat mendatangi pimpinan DPR yang diterima oleh Wakil Ketua DPR Pramono Anung, di Jakarta hari ini, Jumat (13/6/2014).

“Siapapun yang terlibat didalamnya harus dapat dimintai pertanggungjawaban secara hukum melalui mekanisme judisial, sebagaimana diatur UU No.26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM," jelas Hendardi.

Hendardi berserta para aktivis dari sejumlah ormas dan keluarga korban pelanggaran HAM meminta agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga ikut menjelaskan soal surat pemecatan itu.

SBY diketahui menjadi salah seorang Anggota DKP yang ikut menandatangani surat pemecatan bersama enam jenderal lainnya yang dipimpin (purn)  Jenderal Subagyo Hadi Siswoyo.

"Saya berharap dengan beredarnya dokumen sidang DKP ini, DPR mendesak presiden untuk membukanya, karena hanya dia yang berwenang. Dia selaku presiden dan panglima tertinggi TNI,” ujar Hendardi.

Dia melanjutkan kasus pelanggaran HAM pada awal masa reformasi sudah terlalu lama tidak direspon baik, surat DKP bisa menjadi jalan untuk membuka kembali kasus penghilangan paksa aktivis yang bisa dimanfaatkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Dokumen ini bisa jadi rujukan bagi KPU terkait rekam jejak Capres tertentu dan juga penting untuk Komnas HAM dan Jaksa Agung selaku penyelidik dan penyidik pelanggaran HAM berat dalam kasus penculikan,” lanjut Hendardi lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Korban Pelanggaran HAM Desak DPR Panggil Panglima TNI

Korban Pelanggaran HAM Desak DPR Panggil Panglima TNI

News | Jum'at, 13 Juni 2014 | 16:45 WIB

Kapolri: Potensi Konflik Saat Pilpres Terjadi di Kota Besar

Kapolri: Potensi Konflik Saat Pilpres Terjadi di Kota Besar

News | Jum'at, 13 Juni 2014 | 16:32 WIB

Menkominfo Tak Bisa Langsung Cabut Izin MetroTV dan tvOne

Menkominfo Tak Bisa Langsung Cabut Izin MetroTV dan tvOne

News | Jum'at, 13 Juni 2014 | 16:06 WIB

JK Bantah Pernah Minta Rumah ke Sekretariat Negara

JK Bantah Pernah Minta Rumah ke Sekretariat Negara

News | Jum'at, 13 Juni 2014 | 15:15 WIB

Terkini

Indeks CFX10 Melonjak 23,95%, Bursa Kripto CFX Tunjukkan Tren Positif

Indeks CFX10 Melonjak 23,95%, Bursa Kripto CFX Tunjukkan Tren Positif

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 10:21 WIB

8 Perbedaan Energi Potensial Gravitasi dan Energi Potensial Pegas

8 Perbedaan Energi Potensial Gravitasi dan Energi Potensial Pegas

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 10:21 WIB

Anak Jakarta Bisa Kuliah S2-S3 di Kampus Dunia, Pemprov Siapkan Rp 100 Miliar

Anak Jakarta Bisa Kuliah S2-S3 di Kampus Dunia, Pemprov Siapkan Rp 100 Miliar

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:17 WIB

OJK Siapkan Aplikasi Anti-Scam, Rekening dan Nomor Bisa Dicek Sebelum Transfer

OJK Siapkan Aplikasi Anti-Scam, Rekening dan Nomor Bisa Dicek Sebelum Transfer

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 10:16 WIB

Pasar Kripto Indonesia Menguat, Bursa CFX Catat Kinerja Positif Agustus 2026

Pasar Kripto Indonesia Menguat, Bursa CFX Catat Kinerja Positif Agustus 2026

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 10:15 WIB

Indeks CFX10 Melesat 0,64%, Bitcoin Lagi Terbang

Indeks CFX10 Melesat 0,64%, Bitcoin Lagi Terbang

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 10:14 WIB

Sorenya Dicopot, Eks Menkeu Purbaya Malamnya Bikin Gempar: Sudah Siap Belum?

Sorenya Dicopot, Eks Menkeu Purbaya Malamnya Bikin Gempar: Sudah Siap Belum?

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:08 WIB

Pengen Potongan Belanja Rp50 Ribu Tanpa Ribet? Pakai Kartu BRI Aja

Pengen Potongan Belanja Rp50 Ribu Tanpa Ribet? Pakai Kartu BRI Aja

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 10:04 WIB

Sinergi Industri dan Regulator Makin Kuat Bersama Bursa Kripto CFX

Sinergi Industri dan Regulator Makin Kuat Bersama Bursa Kripto CFX

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 10:04 WIB

Generasi Muda Harus Melek Tradisi: Bagaimana Topeng Blantek Tetap Eksis?

Generasi Muda Harus Melek Tradisi: Bagaimana Topeng Blantek Tetap Eksis?

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 10:01 WIB

×