Iseng Rakit Bom Palsu, Warga Bogor Diancam Pasal Terorisme

Liberty Jemadu

Senin, 16 Juni 2014 | 21:52 WIB
Iseng Rakit Bom Palsu, Warga Bogor Diancam Pasal Terorisme
Ilustrasi bom rakitan (Shutterstock).

Suara.com - Pelaku pembuat bom palsu di Plaza Jambu II, Bogor, Jawa Barat berhasil ditangkap aparat Kepolisian Resor Bogor Kota dan tersangka terancam sanksi berat atas aksinya.

"Tersangka berhasil ditangkap Minggu (15/6) kemarin, setelah dijebak oleh aparat reserse kriminal Polres Bogor Kota di Plaza Jambu II," ujar Kasubag Humas Polres Bogor Kota Iptu Eka Mayasari, di Bogor, Senin (16/6/2014).

Iptu Eka mengatakan tersangka bernama Agus Susanto usia 24 tahun beralamat Kampung Pangkalan Raya, RT 01/02, Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor. Dia sehari-hari berprofesi sebagai pekerja serabutan di wilayah Jambu II.

Dalam keterangannya, motivasi tersangka melakukan perbuatan iseng tersebut karena ingin menakut-nakuti temannya yang bekerja di Plaza Jambu II.

"Iseng katanya hanya buat nakutin temannya. Dia merakit benda menyerupai bom dan menaruhnya di parkiran Plaza Jambu II," ujar Iptu Eka.

Benda mencurigakan berupa kardus tersebut menyimpan material menyerupai bom seperti remote control mobil, remote control, dan jam berupa timer pemicu ledakan. Benda menyerupai bom tersebut dirakit sendiri oleh pelaku di rumahnya.

Ia meniru model dan contohnya dari tayangan film di televisi yang ditontonnya.

Iptu Eka menyebutkan perbuatan tersangka telah menimbulkan ketakutan di masyarakat terlebih aksi tersebut sensitif di saat musim pemilihan presiden.

"Sikap polisi jelas perbuatan ini meski iseng dan bom yang dibuat adalah palsu, tetapi tetap menimbulkan keresahan warga. Pelaku dijerat dengan Pasal 2 Undang-Undang nomor 15 tahuhn 2003 tentang pemberantasan Tindak Pidana Terorisme dengan ancaman maksimal 20 tahun. Bila unsur terorisme tidak terpenuhi maka tersangka diancam pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan dengan ancaman 5 tahun penjara," kata Iptu Eka.

Peristiwa menggegerakan warga Kota Bogor tersebut terjadi Jumat (13/6) kemarin, sekitar pukul 13.00 WIB seorang pekerja Plaza Jambu II menemukan benda mencurigakan terletak di parkiran.

Tim kepolisian dan Gegana Polri langsung mendatangi lokasi dan melakukan langkah-langkah penindakan dengan meledakkan benda menyerupai bom tersebut setelah dievakuasi terlebih dahulu.

Peristiwa tersebut membuat pengunjung plaza ketakutan dan sejumlah toko di Plaza Jambu II ditutup. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ada Ancaman Bom, Pesawat Delta Airlines dan Penumpangnya Dikarantina

Ada Ancaman Bom, Pesawat Delta Airlines dan Penumpangnya Dikarantina

News | Sabtu, 19 April 2014 | 11:00 WIB

Terkini

5 Gel Eyeliner Lokal Tahan Lama untuk Riasan Mata Presisi Bebas Smudge

5 Gel Eyeliner Lokal Tahan Lama untuk Riasan Mata Presisi Bebas Smudge

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Jejak Mertua Calon Kapolri Suyudi Ario Seto: Dari Kasus Andi Arief hingga Lengsernya Gus Dur

Jejak Mertua Calon Kapolri Suyudi Ario Seto: Dari Kasus Andi Arief hingga Lengsernya Gus Dur

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:53 WIB

Muncul Dugaan Keterlibatan Polisi di Kerusuhan Agustus, KPF Beri 6 Desakan ke Kompolnas

Muncul Dugaan Keterlibatan Polisi di Kerusuhan Agustus, KPF Beri 6 Desakan ke Kompolnas

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:51 WIB

Ponpes di Kediri Terbakar Usai Ibadah Magrib, Diduga akibat Korsleting Listrik

Ponpes di Kediri Terbakar Usai Ibadah Magrib, Diduga akibat Korsleting Listrik

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:48 WIB

Ekonomi Lesu Darah! Warga RI Makin Sering Gadai Barang, Transaksinya Rp160 T

Ekonomi Lesu Darah! Warga RI Makin Sering Gadai Barang, Transaksinya Rp160 T

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:47 WIB

Kekayaan Tembus Rp5,8 M, Komjen Suyudi Ario Seto Punya Mini Cooper dari Hibah Tanpa Akta

Kekayaan Tembus Rp5,8 M, Komjen Suyudi Ario Seto Punya Mini Cooper dari Hibah Tanpa Akta

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:46 WIB

Bupati Afni Meradang, DBH Migas Siak Dipotong 70 Persen Tahun Depan

Bupati Afni Meradang, DBH Migas Siak Dipotong 70 Persen Tahun Depan

Riau | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:44 WIB

Rilis Akhir Oktober, Apa yang Ditawarkan Monster Hunter Outlanders?

Rilis Akhir Oktober, Apa yang Ditawarkan Monster Hunter Outlanders?

Tekno | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:43 WIB

Harta Kekayaan Calon Kapolri Suyudi Ario Seto, Capai Rp5,8 Miliar

Harta Kekayaan Calon Kapolri Suyudi Ario Seto, Capai Rp5,8 Miliar

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:43 WIB

WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir

WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:41 WIB

×