Ditinggal dalam Mobil di Siang Bolong, Bayi Tewas Kepanasan

Ruben Setiawan | Suara.com

Rabu, 18 Juni 2014 | 17:15 WIB
Ditinggal dalam Mobil di Siang Bolong, Bayi Tewas Kepanasan
Ilustrasi ayah menggendong bayi. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang bayi perempuan tewas kepanasan di dalam sebuah mobil. Ayah sang bayi tak sengaja meninggalkannya di dalam mobil selama empat jam.

Menurut keterangan polisi Rocklege, Florida, Amerika Serikat, sang ayah yang bernama Steven Lilie membawa anaknya ke tempat kerja. Awalnya, Steven berencana menitipkan anaknya yang masih berusia 9 bulan itu di tempat penitipan anak. Namun, tampaknya Steven lupa.

Sampai di tempat kerja, Steven keluar dari mobil dan langsung masuk ke kantor. Dia tidak sadar anaknya masih ada di dalam mobil.

Parahnya, Steven sama sekali tidak ingat sampai empat jam kemudian, ada keluarga yang menelepon dan menanyainya soal si bayi. Saat itulah Steven kaget setengah mati dan langsung berlari ke mobilnya.

Mendapati anak gadisnya sudah tidak sadarkan diri, Steven berteriak kencang lalu pingsan. Seorang rekan kerja langsung memanggil nomor darurat untuk meminta bantuan.

Ambulans datang dan melarikan bayi itu ke rumah sakit. Malang, nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Diduga, bayi itu tewas akibat hawa yang teramat panas di dalam mobil. Meski dilapisi kaca film, jendela tertutup rapat sehingga suhu udara pun meningkat drastis. Apalagi, bayi itu ditinggalkan sejak pukul 1 siang, ketika matahari sedang terik-teriknya. (ClickOrlando)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bayi Tanpa Kepala Diduga Hasil Hubungan Gelap

Bayi Tanpa Kepala Diduga Hasil Hubungan Gelap

News | Senin, 21 April 2014 | 19:30 WIB

Mayat Bayi Tanpa Kepala Ditemukan Warga

Mayat Bayi Tanpa Kepala Ditemukan Warga

News | Senin, 21 April 2014 | 18:44 WIB

 10 Jam Ditinggal di dalam Mobil, Bayi di Amerika Meninggal Kepanasan

10 Jam Ditinggal di dalam Mobil, Bayi di Amerika Meninggal Kepanasan

News | Sabtu, 19 April 2014 | 05:12 WIB

Terkini

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:25 WIB

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:51 WIB

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:50 WIB

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:47 WIB

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:43 WIB

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:18 WIB

Pemerintah Siapkan Skema WFH 1 Hari Seminggu untuk Tekan Konsumsi BBM, Berlaku Pasca Lebaran?

Pemerintah Siapkan Skema WFH 1 Hari Seminggu untuk Tekan Konsumsi BBM, Berlaku Pasca Lebaran?

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:15 WIB

Bisakah Bahan Bakar Ramah Lingkungan untuk Pesawat Jadi Solusi, Ternyata Pakar Bilang Ini

Bisakah Bahan Bakar Ramah Lingkungan untuk Pesawat Jadi Solusi, Ternyata Pakar Bilang Ini

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:05 WIB

Resmi! Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026, Ini Hasil Sidang Isbat Kemenag

Resmi! Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026, Ini Hasil Sidang Isbat Kemenag

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:04 WIB