SBY Akan Kembangkan Konektivitas Pasifik Selatan

Angelina Donna

Kamis, 19 Juni 2014 | 09:03 WIB
SBY Akan Kembangkan Konektivitas Pasifik Selatan
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (Foto: Rumgapers/Abror Rizki)

Suara.com - Indonesia tertarik mengembangkan konektivitas di kawasan Pasifik Selatan sebagai upaya meningkatkan keterhubungan antara masyarakat Indonesia dengan kawasan itu maupun intra Pasifik Selatan.

"Itulah kenapa Indonesia terlibat di Kepulauan Pasifik dalam diskusi konektivitas saat Indonesia menjadi Ketua APEC tahun lalu," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sat menyampaikan pidato kunci dalam pembukaan pertemuan II Forum Pembangunan Negara-Negara Kepulauan Pasifik yang berlangsung di Resort Denarau, Nadi, Fiji, Kamis (19/6/2014).

"Saya juga mendorong keterlibatan komunitas bisnis kami untuk memperkuat keterkaitan antara udara dan juga lautan," imbuhnya.

Indonesia, kata Presiden, telah membuka rute penerbangan antara Port Moresby, Papua Nugini dengan Denpasar Bali.

Selain tertarik untuk mendorong konektivitas di Pasifik Selatan, Indonesia juga tertarik untuk meningkatkan hubungan perdagangan dengan negara di kawasan tersebut.

"Hubungan perdagangan kita pada 2013 mencapai 318 juta dolar AS dan kita bisa meningkatkannya dengan lebih baik dengan potensi yang ada," kata Presiden.

Indonesia mengharapkan nilai perdagangan bisa meningkat hingga satu miliar dolar AS pada tahun mendatang.

"Oleh karena itu kita harus memberikan perhatian khusus pada pengusaha kecil dan menengah.Karena kita terkait secara geografis dan memiliki keunggulan komparatif. Kita harus membangun membangun keterhubungan kawasan. Ini bisa membantu kita mencapai perkembangan ekonomi yang lebih baik," kata Presiden.

Sebelumnya, Presiden Yudhoyono menyampaikan pidato kunci dalam pembukaan pertemuan II Forum Pembangunan Negara-Negara Kepulauan Pasifik yang berlangsung di Resort Denarau, Nadi, Fiji, Kamis pagi waktu Fiji atau Kamis dinihari waktu Jakarta.

Pertemuan 16 negara anggota PIDF tersebut berlangsung sejak 18 Juni hingga 20 Juni 2014 membicarakan mengenai pembangunan bersama di kawasan Kepulauan Pasifik.

Sebagai tuan rumah, Perdana Menteri Fiji Josaia Voreqe Bainimarama membuka pertemuan tersebut dan kemudian Presiden Yudhoyono menyampaikan pidato kunci dalam pertemuan yang dihadiri lebih dari 500 peserta dari berbagai kalangan itu baik pemerintah, lembaga swadaya masyarakat dan juga pihak-pihak pemangku kepentingan.

Dalam sambutannya PM Bainimarama mengatakan Presiden Yudhoyono merupakan salah satu pemimpin yang berpengaruh dan mewakili negara-negara di kawasan Asia dan Pasifik dalam forum G20, salah satu forum perekonomian penting saat ini.

Bainimarama juga mengatakan Indonesia memegang peranan penting di kawasan dan merupakan mitra terdekat Fiji terutama dalam pembangunan dan sektor lainnya.

"Kami melihat dalam 10 tahun terakhir ini pembangunan demokrasi di Indonesia terus berjalan, dan kami pada Juli mendatang akan melangsungkan pemilu. Akan banyak pengamat Internasional termasuk dari Indonesia yang akan hadir," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menakar Orasi SBY Soal Negarawan: Sindiran Politik untuk Elite atau Pesan Kebangsaan Menuju 2029?

Menakar Orasi SBY Soal Negarawan: Sindiran Politik untuk Elite atau Pesan Kebangsaan Menuju 2029?

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:53 WIB

Candaan SBY soal Batuk Prabowo: Hati-hati, Saham dan Rupiah Bisa Jatuh

Candaan SBY soal Batuk Prabowo: Hati-hati, Saham dan Rupiah Bisa Jatuh

Video | Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:25 WIB

Kelakar 'Batuk Prabowo', Siasat SBY Jaga Relevansi Tanpa Terlihat Mengkritik

Kelakar 'Batuk Prabowo', Siasat SBY Jaga Relevansi Tanpa Terlihat Mengkritik

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29 WIB

SBY Singgung Faktor Kegagalan Bangsa: Kelola Negara Butuh Kerja Sama!

SBY Singgung Faktor Kegagalan Bangsa: Kelola Negara Butuh Kerja Sama!

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Negarawan Tidak Harus Mantan Presiden, SBY Ingatkan Politisi Utamakan Negara Baru Partai

Negarawan Tidak Harus Mantan Presiden, SBY Ingatkan Politisi Utamakan Negara Baru Partai

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Bukan Lagi Politisi Aktif, SBY: Sekarang Hanya Mentor dan Mendoakan

Bukan Lagi Politisi Aktif, SBY: Sekarang Hanya Mentor dan Mendoakan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:18 WIB

SBY Bilang Tak Semua Mantan Presiden Jadi Negarawan: Biasanya Cuma Mikir Pemilu Saja

SBY Bilang Tak Semua Mantan Presiden Jadi Negarawan: Biasanya Cuma Mikir Pemilu Saja

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:15 WIB

Kalau Prabowo Batuk, Harga Saham dan Nilai Rupiah Anjlok

Kalau Prabowo Batuk, Harga Saham dan Nilai Rupiah Anjlok

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:17 WIB

Kelakar SBY: Kalau Pak Prabowo Batuk Keras, Nilai Tukar Rupiah dan Saham Bisa Jatuh

Kelakar SBY: Kalau Pak Prabowo Batuk Keras, Nilai Tukar Rupiah dan Saham Bisa Jatuh

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:14 WIB

Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...

Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 11:04 WIB

Terkini

Kesal Tak Dijemput, Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Hingga Luka 80 Persen

Kesal Tak Dijemput, Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Hingga Luka 80 Persen

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:33 WIB

Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games Naik, Menpora: Biar Sejahtera

Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games Naik, Menpora: Biar Sejahtera

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:31 WIB

Viral Gerombolan Turis Israel Mencuri di Lombok, Bayar Uang Damai Rp48 Juta Lalu ke Bali

Viral Gerombolan Turis Israel Mencuri di Lombok, Bayar Uang Damai Rp48 Juta Lalu ke Bali

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:29 WIB

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Didakwa Terima Suap Rp33,8 Miliar

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Didakwa Terima Suap Rp33,8 Miliar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:27 WIB

Hashim Ungkap Efek MSCI, Rupiah Terancam Anjlok ke Rp 22.000

Hashim Ungkap Efek MSCI, Rupiah Terancam Anjlok ke Rp 22.000

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:21 WIB

Terima Denny Indrayana Cs, PKS Bakal Seriusi Polemik Keabsahan Ijazah Gibran Pasca Putusan MK

Terima Denny Indrayana Cs, PKS Bakal Seriusi Polemik Keabsahan Ijazah Gibran Pasca Putusan MK

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:20 WIB

Dikenal sebagai Perpustakaan Berjalan, 5 Rekomendasi Buku dari Gawon MEOVV!

Dikenal sebagai Perpustakaan Berjalan, 5 Rekomendasi Buku dari Gawon MEOVV!

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:20 WIB

Babak Baru Kasus Gibran Tipu Malaysia: KPK Negeri Jiran Bergerak Telusuri Uang Rp600 M

Babak Baru Kasus Gibran Tipu Malaysia: KPK Negeri Jiran Bergerak Telusuri Uang Rp600 M

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Mobil Mercedes-Benz Tabrak Warung Mi Balap di Deli Serdang, Satu Orang Tewas

Mobil Mercedes-Benz Tabrak Warung Mi Balap di Deli Serdang, Satu Orang Tewas

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Nasehat Mbah Kakung yang Reformis: Kritik Tajam di Tengah Kemerosotan Moral

Nasehat Mbah Kakung yang Reformis: Kritik Tajam di Tengah Kemerosotan Moral

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:15 WIB

×