BNPT: WNI yang Berjihad di Irak dan Suriah Berpotensi Jadi Teroris

Doddy Rosadi

Minggu, 22 Juni 2014 | 10:27 WIB
BNPT: WNI yang Berjihad di Irak dan Suriah Berpotensi Jadi Teroris
Pemberontak anggota Negara Islam Irak dan Mediterania (ISIL) di Irak. (Antara/Reuters/ReutersTV)

Suara.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ansyad Mbai mengakui ada warga negara yang ikut melakukan jihad bersama kelompok militan di Irak dan Suriah.

Namun, BNPT belum mengetahui berapa banyak jumlah WNI yang menjadi anggota kelompok militan di negara Timur Tengah tersebut. Kata dia, sejumah orang yang ditangkap oleh Detasemen Khusus 88 terkait aksi teroris sudah mengakui ada anggotanya yang sedang disiapkan untuk dikirim melakukan jihad di negara yang tengah mengadapi konflik tersebut.

“Dari yang ditangkap Densus 88 itu ada yang sudah membuat paspor. Kami tidak tahu ada berapa banyak yang sudah kesana. Karena, ada yang berangkat langsung dari Indonesia dan ada juga yang berangkat dari negara ketiga. Bukan hanya Indonesia, tetapi warga negara Malaysia juga ada yang melakukan jihad ke Irak dan Suriah. Bahkan, sudah ada yang menjadi korban dengan melakukan aksi bom bunuh diri,” kata Ansyad melalui sambungan telepon, Minggu (22/6/2014) kepada suara.com.

Ansyad menambahkan, BNPT tidak bisa mencegah orang-orang yang ingin melakukan jihad ke Irak dan Suriah. Karena, tidak ada aturan yang melarang.

“Selain itu, mereka yang berangkat ke Suriah atau Irak kan juga tidak menyebutkan tujuan mereka pergi ke dua negara tersebut untuk melakukan jihad. Itu yang membuat sulit mencegah kepergian mereka ini,” ujar Ansyad.

Dia mengakui, warga negara Indonesia yang ikut berjihad dengan kelompok militan di Irak dan Suriah berpotensi untuk melakukan aksi teror ketika kembali ke Indonesia. Karena itu, dia menilai, satu-satunya cara untuk menghentikan keberangkan WNI untuk berjihad di negara konflik adalah dengan menangkap orang-orang yang terkait dengan kelompok teroris di Indonesia.

Suriah masih dilanda konflik antara kelompok pemberontak dengan tentara pemerintah. Konflik yang sudah berlangsung sejak tahun lalu ini membuat nyaris sebagian besar warga Suriah mengungsi.

Sedangkan Irak kembali dilanda konflik setelah kelompok militan Suni melakukan kontak senjata dan merebut sejumlah kota. Mereka menolak pemerintahan Irak di bawah pimpinan Perdana Menteri Nuri al-Maliki yang merupakan perwakilan dari kelompok Syiah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Serangan Bom Mobil di Suriah Tewaskan 34 Orang

Serangan Bom Mobil di Suriah Tewaskan 34 Orang

News | Jum'at, 20 Juni 2014 | 18:30 WIB

UNHCR: Satu Juta Warga Irak Mengungsi

UNHCR: Satu Juta Warga Irak Mengungsi

News | Jum'at, 20 Juni 2014 | 18:14 WIB

AS Kirim Jet Tempur F18 ke Irak untuk Pantau Gerakan ISIL

AS Kirim Jet Tempur F18 ke Irak untuk Pantau Gerakan ISIL

News | Kamis, 19 Juni 2014 | 23:27 WIB

PM Irak Tuding Arab Saudi Bantu Kelompok Militan

PM Irak Tuding Arab Saudi Bantu Kelompok Militan

News | Rabu, 18 Juni 2014 | 12:11 WIB

Terkini

Tak Hanya Sopir, Pelaku Usaha Juga Dapet Sanksi Jika Truk Langgar ODOL

Tak Hanya Sopir, Pelaku Usaha Juga Dapet Sanksi Jika Truk Langgar ODOL

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:44 WIB

Mayoritas Transaksi Pakai QRIS, Bisnis Payment Gateway Makin Menjanjikan

Mayoritas Transaksi Pakai QRIS, Bisnis Payment Gateway Makin Menjanjikan

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:39 WIB

Prabowo Bentuk Badan Gambut dan Mangrove Nasional, Fokus Cegah Karhutla

Prabowo Bentuk Badan Gambut dan Mangrove Nasional, Fokus Cegah Karhutla

News | Kamis, 24 September 2026 | 21:36 WIB

El Nino Bikin Was-was Pemerintah, Harga Pangan Bisa Naik

El Nino Bikin Was-was Pemerintah, Harga Pangan Bisa Naik

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:36 WIB

AI Bisa Permudah Trading, Tapi Keputusan Investasi Tetap di Investor

AI Bisa Permudah Trading, Tapi Keputusan Investasi Tetap di Investor

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:32 WIB

Komitmen BPJS Hadirkan Layanan JKN yang Komunikatif

Komitmen BPJS Hadirkan Layanan JKN yang Komunikatif

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:29 WIB

Karier Penghina JK Silfester di BUMN Hanya Seumur Jagung

Karier Penghina JK Silfester di BUMN Hanya Seumur Jagung

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:29 WIB

Ingin Lawan Tudingan Suap Pansus Haji, Kubu Yaqut Minta Saksi dari DPR Hadir di Sidang

Ingin Lawan Tudingan Suap Pansus Haji, Kubu Yaqut Minta Saksi dari DPR Hadir di Sidang

News | Kamis, 24 September 2026 | 21:24 WIB

Saat Kecantikan dan Fashion Bertemu dalam Gaya yang Lebih Personal

Saat Kecantikan dan Fashion Bertemu dalam Gaya yang Lebih Personal

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 21:11 WIB

Dugaan Napi Huni 'Rumah Apartemen' di Lapas Cibinong, Ditjenpas: Ini Rumah Dinas

Dugaan Napi Huni 'Rumah Apartemen' di Lapas Cibinong, Ditjenpas: Ini Rumah Dinas

Video | Kamis, 24 September 2026 | 21:10 WIB

×