Jika Tanpa Solusi, Jokowi Tolak Campuri Sengketa Laut Cina Selatan

Ruben Setiawan | Suara.com

Minggu, 22 Juni 2014 | 21:55 WIB
Jika Tanpa Solusi, Jokowi Tolak Campuri Sengketa Laut Cina Selatan
Capres Joko Widodo dalam acara debat bagian kedua. (suara.com/Bagus Santosa)

Suara.com - Calon presiden (capres) Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa Indonesia sebaiknya tidak ikut campur dalam masalah sengketa wilayah di kawasan Laut Cina Selatan yang melibatkan empat negara anggota ASEAN. Menurut Jokowi, jika tidak bisa memberikan solusi, tidak ada manfaatnya ikut terjun.

"Ini adalah urusan negara lain dengan negara yang lain, tetapi kalau kita bisa masuk dan berperan tentu akan baik. Tapi harus diamati, apakah jika kita masuk konflik, justru membuat kita berhubungan tidak baik dengan Tiongkok (Cina) atau kita memberikan jalan keluar bagi konflik tersebut," tegas Jokowi.

Pernyataan itu disampaikan Jokowi ketika ditanya apakah memiliki rencana untuk terlibat dalam perebutan wilayah di Laut Cina Selatan dalam debat capres hari Minggu (22/6/2014) malam.

Menanggapi jawaban tersebut, Prabowo seakan belum puas. Capres nomor urut 1 itu mendesak Jokowi untuk mengungkapkan pandangannya lagi soal masalah tersebut. Pasalnya, menurut Prabowo, ada empat sesama anggota negara ASEAN yang terlibat sengketa dengan Cina.

"Masalahnya Pak Joko Widodo, bagaimana kita sebagai, katakanlah negara terbesar di ASEAN, apakah kita abstain sama sekali? atau kita membela empat kawan-kawan kita yang terlibat dalam masalah Laut Cina Selatan," desak Prabowo.

Menanggapi desakan tersebut, Jokowi kembali menekankan pandangannya. Menurut Jokowi, jika ingin terlibat dalam masalah tersebut, Indonesia harus memiliki jalan keluar yang tepat, dan mencegah konflik meluas.

"Tadi sudah saya sampaikan, kita masuk kalo kita berperan dan menguntungkan bagi kawan kita di ASEAN. Tapi jika tidak punya jalan keluar yang benar, jika proses diplomasi tidak membawa manfaat, untuk apa? Memang, kita tidak punya kepentingan di area yang ada, tapi jika kita masuk, harus bisa memberikan solusi, dan mencegah konflik meluas," pungkas Jokowi.

Debat calon presiden (capres) ini digelar di Hotel Holiday Inn, Kemayoran, Jakarta Pusat, hari Minggu (22/6/2014). Debat bertema Politik Internasional dan Ketahanan Nasional itu dipandu oleh akademisi dari Universitas Indonesia, Profesor Hikmahanto Juwana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prabowo Tidak Keberatan  Sepakat dengan Jawaban Jokowi

Prabowo Tidak Keberatan Sepakat dengan Jawaban Jokowi

News | Senin, 23 Juni 2014 | 00:15 WIB

Jokowi Keluhkan Waktu Debat Capres Cuma Sebentar

Jokowi Keluhkan Waktu Debat Capres Cuma Sebentar

News | Minggu, 22 Juni 2014 | 23:41 WIB

Prabowo: Ketahanan Paling Kuat Adalah Kemakmuran Rakyat

Prabowo: Ketahanan Paling Kuat Adalah Kemakmuran Rakyat

News | Minggu, 22 Juni 2014 | 23:18 WIB

Jokowi Mau Latih Sipil Jadi Tentara Cadangan

Jokowi Mau Latih Sipil Jadi Tentara Cadangan

News | Minggu, 22 Juni 2014 | 22:50 WIB

Prabowo Minta Jokowi Realistis soal Komunitas ASEAN 2015

Prabowo Minta Jokowi Realistis soal Komunitas ASEAN 2015

News | Minggu, 22 Juni 2014 | 22:11 WIB

Terkini

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB