Tamsil Linrung Ingin Tambah Dua Juta Suara untuk Prabowo-Hatta

Siswanto | Suara.com

Sabtu, 28 Juni 2014 | 13:49 WIB
Tamsil Linrung Ingin Tambah Dua Juta Suara untuk Prabowo-Hatta
Sejumlah relawan menulis surat untuk pasangan Capres-Cawapres Prabowo-Hatta. [Antara/Ahmad Subaidi]

Suara.com - Perhimpunan Petani Dan Nelayan Sejahtera Indonesia memberikan dukungan kepada pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa di Pemilu Presiden 2014.

Ketua PPNSI Tamsil Linrung dalam pernyataan pers yang diterima suara.com, menyampaikan seluruh jajarannya, 30 DPW dan 200 DPD serta puluhan ribu kelompok tani dan nelayan binaan, akan coblos pasangan nomor urut satu.

Tamsil juga mengatakan akan terus mobilisasi suara petani dan nelayan binaan PPNSI di seluruh Indonesia agar bisa menambah suara pendukung Prabowo sebanyak dua juta suara.

PPNSI berharap jika kelak Prabowo-Hatta menang bisa mendorong realisasi program-program yang mendukung kemajuan petani dan nelayan, seperti swasembada pangan nasional, menjamin kedaulatan pangan nasional, melalui intensifikasi dan pembukaan dua juta hektar lahan baru untuk penanaman padi, jagung, sagu, tebu, dan kedelai.

Selain itu juga percepatan pengembangan inovasi dan teknologi untuk meningkatkan produktivitas pertanian rakyat, terutama, pada sektor tanaman pangan, perikanan dan peternakan. Khususnya pada beras yang menjadi kebutuhan utama dengan tetap mendorong diversifikasi pangan pertanian.

Penambahan dua juta hektar lahan perkebunan baru akan diperuntukkan bagi penanaman ubi kayu, aren, ubi jalar sagu, sorgum, kelapa, kemiri, dan juga bahan baku bioetanol yang lain, dengan sistem tumpang sari. Serta penting juga untuk mendorong pembangunan industri pengolahan pangan, peternakan dan perikanan yang berdaya saing tinggi, serta merealisasikan pembangunan pabrik pupuk NPK baru berkapasitas empat juta ton yang akan dikelola petani.

Penjaminan atas stabilitas harga pangan yang menguntungkan petani, peternak, dan nelayan. Menjamin ketersediaan bank pertanian untuk koperasi para petani dan nelayan. Mendorong terealisasinya dan penguatan reformasi agraria di lingkungan pertanian

Untuk itu sebagai respons atas dukungan ini, PPNSI meminta komitmen pemerintah Prabowo-Hatta nanti untuk merealokasikan bansos dan subsidi yang tidak tepat sasaran dari APBN, menjadi bantuan langsung sebesar Rp60 triliun atau dengan kata lain sebesar Rp6 juta untuk 10 juta petani dan nelayan miskin Indonesia.

"Sebagai bentuk rasa tanggungjawab terhadap keberadaan petani dan nelayan Indonesia, kami berharap Prabowo-Hatta menempatkan khusus sebagai prioritas agar Indonesia berdaulat dan berdikari," kata Tamsil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi: Jangan Ikut-ikutan "Money Politics" atau Menyesal Lima Tahun

Jokowi: Jangan Ikut-ikutan "Money Politics" atau Menyesal Lima Tahun

News | Sabtu, 28 Juni 2014 | 13:05 WIB

Ramadhan Tiba, PBNU Ajak Hentikan Saling Fitnah Jelang Pilpres

Ramadhan Tiba, PBNU Ajak Hentikan Saling Fitnah Jelang Pilpres

News | Sabtu, 28 Juni 2014 | 12:48 WIB

Terkini

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:17 WIB

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:13 WIB

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:00 WIB

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:55 WIB

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:54 WIB

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:52 WIB

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:48 WIB

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:42 WIB