Kemensos Akan Evaluasi Bantuan Usaha Bekas PSK Dolly

Laban Laisila | Suara.com

Selasa, 01 Juli 2014 | 10:05 WIB
Kemensos Akan Evaluasi Bantuan Usaha Bekas PSK Dolly
Sejumlah ormas Islam berunjuk rasa mendukung penutupan Dolly, Jawa Timur, Rabu (18/6). [Antara/Suryanto]

Suara.com - Kementerian Sosial akan mengevaluasi bantuan program Usaha Ekonomi Produktif (UEP) bagi eks Pekerja Seks Komersial (PSK) lokalisasi Dolly dan Jarak, Surabaya, Jawa Timur karena tidak sesuai harapan.

"Hingga kini belum sampai 400 orang yang mencairkan bantuan UEP," kata Direktur Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial Kemensos Sonny Manalu di Jakarta, Selasa (1/7/2014).

Lokalisasi itu resmi ditutup pada 18 Juni 2014 oleh Pemkot Surabaya, dan seremonial penutupan juga dihadiri Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri.

Hingga saat ini setelah resmi ditutup, masih ada yang menolak dan tetap bertahan di lokasi tersebut dengan tidak mengambil bantuan dana stimulan dari pemerintah. Bahkan ada sudah mengambil bantuan tapi dikembalikan.

Kementerian Sosial memberikan bantuan dana stimulan untuk eks PSK di lokalisasi Dolly dan Jarak masing-masing sebesar Rp5.050.000. Total bantuan yang diberikan Kemensos untuk dana tersebut sekitar Rp7,3 miliar.

Sebanyak 1.449 eks PSK di data dan akan dipulangkan ke daerah asalnya seiring dengan penutupan lokalisasi tersebut.

Bantuan yang diberikan berupa dana stimulan UEP sebesar Rp3 juta, Rp1,8 juta untuk jadup dengan rincian Rp20.000 per hari selama 90 hari dan Rp250 ribu untuk transportasi mereka pulang ke kampungnya.

"Kemensos memberikan dana stimulan ini sesuai dengan ketentuannya yaitu apabila mereka bersedia pulang dan tidak kembali lagi," tambah Sonny.

Menurut Sonny, jika dalam waktu sebulan setelah penutupan dana bantuan tidak seluruhnya dicairkan, maka sisanya harus dikembalikan ke negara.

"Kita harapkan Pemkot Surabaya mempertanggungjawabkan ini ke Kemensos, karena Pemkot yang menyatakan sudah ada sosialisasi dan eks PSK bersedia dipulangkan tapi ternyata tidak. Kita akan evaluasi ini," kata Sonny. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perkumpulan Perempuan Batam Tolak PSK Dolly

Perkumpulan Perempuan Batam Tolak PSK Dolly

News | Rabu, 25 Juni 2014 | 14:46 WIB

Banyak PSK Eks Dolly Tidak Ambil Kompensasi

Banyak PSK Eks Dolly Tidak Ambil Kompensasi

News | Senin, 23 Juni 2014 | 20:35 WIB

Gubernur Bali Minta Institusi Adat Antisipasi Penutupan Dolly

Gubernur Bali Minta Institusi Adat Antisipasi Penutupan Dolly

News | Jum'at, 20 Juni 2014 | 13:31 WIB

PSK Dolly Akan Dilatih Berwirausaha

PSK Dolly Akan Dilatih Berwirausaha

News | Jum'at, 20 Juni 2014 | 01:00 WIB

Terkini

Cuma Gara-gara Saling Pandang! Geng Motor Bacok Remaja di Flyover Cibodas

Cuma Gara-gara Saling Pandang! Geng Motor Bacok Remaja di Flyover Cibodas

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:20 WIB

Geger WNA Jepang Ngaku Ditawari Prostitusi Anak 'Perawan' di Lokasari Jakarta Barat

Geger WNA Jepang Ngaku Ditawari Prostitusi Anak 'Perawan' di Lokasari Jakarta Barat

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:06 WIB

Prancis Larang Menteri Israel Masuk Negaranya usai Video Aktivis Flotilla Gaza Viral

Prancis Larang Menteri Israel Masuk Negaranya usai Video Aktivis Flotilla Gaza Viral

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 13:22 WIB

Setop Pembangunan Top-Down! Saatnya Suara Perempuan Akar Rumput Masuk Kebijakan Nasional

Setop Pembangunan Top-Down! Saatnya Suara Perempuan Akar Rumput Masuk Kebijakan Nasional

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 13:03 WIB

Ditodong Pistol dan Dipaksa Lepas Hijab Hercules, Kuasa Hukum Anak Ahmad Bahar: Ini Mengerikan!

Ditodong Pistol dan Dipaksa Lepas Hijab Hercules, Kuasa Hukum Anak Ahmad Bahar: Ini Mengerikan!

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:46 WIB

Identitas Pelaku Penembakan di Gedung Putih, Pernah Mengaku Anak Tuhan

Identitas Pelaku Penembakan di Gedung Putih, Pernah Mengaku Anak Tuhan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:07 WIB

Catat! Ini 10 Negara yang Berisiko Terkena Wabah Ebola Setelah Lonjakan Kasus di Kongo

Catat! Ini 10 Negara yang Berisiko Terkena Wabah Ebola Setelah Lonjakan Kasus di Kongo

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:59 WIB

Amerika Ingin Damai tapi Trump Konsisten Ledek Iran: Cuitannya Bikin Heran

Amerika Ingin Damai tapi Trump Konsisten Ledek Iran: Cuitannya Bikin Heran

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:40 WIB

Antisipasi El Nino, BMKG Pasang Alat Pancing Hujan di Sejumlah Gedung Tinggi Jakarta

Antisipasi El Nino, BMKG Pasang Alat Pancing Hujan di Sejumlah Gedung Tinggi Jakarta

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:00 WIB

Selat Hormuz Dibuka, Iran Sepakati Damai dengan AS Demi Cairkan Aset Rp400 Triliun

Selat Hormuz Dibuka, Iran Sepakati Damai dengan AS Demi Cairkan Aset Rp400 Triliun

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:26 WIB