Pengamat: Demokrat "Cium" Kemenangan Prabowo

Siswanto

Selasa, 01 Juli 2014 | 14:06 WIB
Pengamat: Demokrat "Cium" Kemenangan Prabowo
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. (suara.com/Adrian Mahakam)

Suara.com - Akademisi ilmu politik Universitas Paramadina Arya Fernandes menilai keputusan Partai Demokrat mendukung duet Prabowo Subianto - Hatta Rajasa di pekan terakhir masa kampanye Pemilu Presiden bukan keputusan tanpa pertimbangan yang matang.

"Saya kira Demokrat sudah membaca peluang kemenangan di pihak Prabowo-Hatta di pilpres. Tidak mungkin Demokrat akan masuk kalau tidak melihat berdasarkan kenaikan suara Prabowo," kata Arya kepada suara.com, Selasa (1/7/2014).

Kenaikan suara untuk Prabowo-Hatta setidaknya tercermin dalam hasil survei yang dilakukan Indo Barometer akhir Juni 2014. Elektabilitas Prabowo Subianto-Hatta Rajasa hanya beda 3,4 persen dari Joko Widodo-Jusuf Kalla. Prabowo-Hatta tercatat sudah 42,6 persen dan Jokowi-JK 46,0 persen.

Menurut Arya, tanpa alasan yang kuat dan hasil analisa yang matang, keputusan Partai Demokrat mendukung Prabowo bisa dikatakan sebagai bunuh diri politik.

"Demokrat tidak mungkin memutuskan memberikan dukungan kepada capres yang mereka anggap tidak potensial menang, apalagi sebelumnya partai ini netral," kata Arya.

Masuknya dukungan dari Partai Demokrat, kata Arya, memberikan sejumlah keuntungan bagi tim Prabowo-Hatta. Pertama, secara psikologis, energi yang selama ini sudah banyak terkuras dan lelah, sekarang menjadi semangat lagi.

"Ini kan dua tim sudah sama-sama capek, logistik banyak keluar, posisi seimbang, kemudian ada tambahan masuk. Tentu akan membuat semangat lagi orang-orang," katanya.

Kedua, masyarakat yang selama ini mendukung Partai Demokrat bisa migrasi ke Prabowo-Hatta di pilpres nanti.

Sedangkan keuntungan bagi Demokrat adalah partai ini bisa menunjukkan memiliki kontribusi besar bila Prabowo-Hatta kelak menang.

"Ini dukungan terakhir ini dapat memberi tambahan masukan. 'Utang budi' politik bagi pasangan Prabowo kepada Demokrat," katanya.

Partai Demokrat resmi mendukung Prabowo-Hatta dalam Pemilu Presiden 9 Juli 2014. Partai yang dua kali berturut-turut berhasil mengusung SBY menjadi Presiden RI itu menilai pasangan Prabowo-Hatta akan mampu menindaklanjuti program-program yang sudah dicanangkan pemerintahan SBY.

Dengan bergabungnya Partai Demokrat, berarti Prabowo-Hatta didukung oleh tujuh partai, yakni Partai Gerindra, Partai Golkar, PPP, PKS, PAN, dan PBB.

Pilpres 2014 diikuti oleh dua pasangan kandidat. Kandidat nomor urut satu adalah Prabowo – Hatta dan kandidat nomor urut dua yaitu Joko Widodo – Jusuf Kalla.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengapa Demokrat Dukung Prabowo Pada Pekan Terakhir Kampanye?

Mengapa Demokrat Dukung Prabowo Pada Pekan Terakhir Kampanye?

News | Selasa, 01 Juli 2014 | 13:19 WIB

SBY Tak Perlu Kampanyekan Prabowo, Lewat Telunjuk Saja Cukup

SBY Tak Perlu Kampanyekan Prabowo, Lewat Telunjuk Saja Cukup

News | Selasa, 01 Juli 2014 | 12:39 WIB

Terkini

3 Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat HP, Tak Perlu ke Kantor

3 Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat HP, Tak Perlu ke Kantor

Tekno | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:35 WIB

Cara Tarik Tunai BRI Tanpa Kartu ATM, Dompet Ketinggalan Gak Perlu Panik Lagi

Cara Tarik Tunai BRI Tanpa Kartu ATM, Dompet Ketinggalan Gak Perlu Panik Lagi

Bri | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:33 WIB

Sprint Race MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Terdepan, 3 Pembalap Crash

Sprint Race MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Terdepan, 3 Pembalap Crash

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:29 WIB

Review Film Take Me Home: Pulang, Keluarga, dan Hidup yang Tak Pernah Mudah

Review Film Take Me Home: Pulang, Keluarga, dan Hidup yang Tak Pernah Mudah

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:12 WIB

Bagaimana Cara Mengetahui Feng Shui Kita? Kenali Kua Number dan Cara Menghitungnya

Bagaimana Cara Mengetahui Feng Shui Kita? Kenali Kua Number dan Cara Menghitungnya

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:05 WIB

Dua Abad Berlalu, Jejak Masjid Jami Tak Lekang oleh Waktu

Dua Abad Berlalu, Jejak Masjid Jami Tak Lekang oleh Waktu

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Geram Ada Yayasan Minta Setoran Tanpa Kerja, BGN Buka Opsi Ganti Mitra SPPG

Geram Ada Yayasan Minta Setoran Tanpa Kerja, BGN Buka Opsi Ganti Mitra SPPG

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 09:45 WIB

Kapolri Tunjuk Irjen Suhendri Jabat Kapolda Kepri Gantikan Irjen Asep Safrudin

Kapolri Tunjuk Irjen Suhendri Jabat Kapolda Kepri Gantikan Irjen Asep Safrudin

Batam | Minggu, 04 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Sabun Batang vs Sabun Cair, Mana yang Lebih Sehat untuk Kulit?

Sabun Batang vs Sabun Cair, Mana yang Lebih Sehat untuk Kulit?

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 09:36 WIB

5 Cara Pakai Make Over Lip Glazed agar Tidak Lengket di Bibir, Efek Glossy Awet Seharian

5 Cara Pakai Make Over Lip Glazed agar Tidak Lengket di Bibir, Efek Glossy Awet Seharian

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 09:27 WIB

×