Pendukung Jokowi Diimbau Pakai Kemeja Kotak-kotak Saat ke TPS

Siswanto | Suara.com

Selasa, 08 Juli 2014 | 09:55 WIB
Pendukung Jokowi Diimbau Pakai Kemeja Kotak-kotak Saat ke TPS
Pertunjukan musik gratis bertajuk "Konser Salam 2 Jari, Rekatkan Kembali Tali Kebangsaan" di Gelora Bung Karno Jakarta, Sabtu (5/7). [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Pendukung Joko Widodo - Jusuf Kalla di seluruh Indonesia diimbau mengenakan kemeja kotak-kotak mulai Senin (7/7/2014) hingga Rabu (9/7/2014) sebagai tanda kesiapan menjadi "pasukan" anti pemilu presiden curang.

"Kenakan kemeja kotak-kotak, warna apa saja. Tidak mesti kemeja kotak-kotak khas Jokowi selama ini, warna apa saja. Kita kompak menuju perubahan," kata Ketua Satgas Relawan Anti Pilpres Curang Viktor Sirait di Jakarta, Selasa (8/7/2014).

Viktor mengatakan sebagai satgas yang diresmikan Jokowi di Parkir Timur Senayan Jakarta dua pekan lalu, ia mengimbau seluruh rakyat Indonesia agar bersiaga melawan semua kecurangan pilpres.

"Kejahatan demokrasi baru saja terjadi Hongkong, kejahatan di dalam negeri yang lebih dahsyat diperkirakan akan terjadi dalam skala lebih dahsyat. Kita lawan, kita waspada," kata Viktor.

Kemeja kotak-kotak bukan menjadi pakaian resmi pasangan Jokowi-JK, tetapi dikenal melekat dengan Jokowi sejak mengikuti Pilkada DKI Jakarta.

"Jangan takut mengenakan kemeja kotak-kotak ke TPS, sebab bukan pakaian kontestan pilpres," katanya.

Apabila ada yang melarang pemilih mengenakan kemeja kotak-kotak ke TPS, masyarakat diminta sigap menjawab, baju milik sendiri dan senang mengenakannya.

"Siapa saja yang menyatakan keberatan jika kita mengenakan kemeja kotak-kotak, sampaikan, pasal mana dari aturan-peraturan yang dilanggar? Adukan saya, bawa saya ke kantor polisi," kata Viktor.

Sebagai warga yang taat aturan, pendukung Jokowi diimbau jangan mengenakan kaos resmi capres Jokowi. Sedangkan kemeja kotak-kotak boleh warna apa saja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dua Bagian Ini Paling Rawan Direkayasa Selama Pilpres

Dua Bagian Ini Paling Rawan Direkayasa Selama Pilpres

News | Selasa, 08 Juli 2014 | 09:33 WIB

Kecurangan Pileg Jangan Terulang di Pilpres

Kecurangan Pileg Jangan Terulang di Pilpres

News | Selasa, 08 Juli 2014 | 09:08 WIB

Jokowi Difitnah Saat Umroh, KH Hasyim Muzadi: "Astaghfirullahaladzim"

Jokowi Difitnah Saat Umroh, KH Hasyim Muzadi: "Astaghfirullahaladzim"

News | Selasa, 08 Juli 2014 | 08:38 WIB

Pilpres 2014 akan Diikuti 190 Juta Calon Pemilih

Pilpres 2014 akan Diikuti 190 Juta Calon Pemilih

News | Selasa, 08 Juli 2014 | 08:04 WIB

Terkini

Bom Bunuh Diri Guncang Pakistan, Kereta Militer Hancur Tewaskan Lebih dari 20 Orang

Bom Bunuh Diri Guncang Pakistan, Kereta Militer Hancur Tewaskan Lebih dari 20 Orang

News | Senin, 25 Mei 2026 | 09:28 WIB

Gaduh Alfamart di Lombok Tengah Dipaksa Tutup, Ini Regulasi yang Sebenarnya!

Gaduh Alfamart di Lombok Tengah Dipaksa Tutup, Ini Regulasi yang Sebenarnya!

News | Senin, 25 Mei 2026 | 09:25 WIB

Banjir Rendam 26 RT di Jakarta Timur, Kampung Melayu Paling Parah

Banjir Rendam 26 RT di Jakarta Timur, Kampung Melayu Paling Parah

News | Senin, 25 Mei 2026 | 08:53 WIB

Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Bakal Lawan Lewat Nota Pembelaan Pagi Ini

Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Bakal Lawan Lewat Nota Pembelaan Pagi Ini

News | Senin, 25 Mei 2026 | 08:36 WIB

Tembus 1,14 Ton! Ini Penampakan Sapi 'Kang Jo' Lumajang yang Dibeli Prabowo dari Peternak Gen Z

Tembus 1,14 Ton! Ini Penampakan Sapi 'Kang Jo' Lumajang yang Dibeli Prabowo dari Peternak Gen Z

News | Senin, 25 Mei 2026 | 08:17 WIB

Netanyahu Sebut Donald Trump Sepakat Iran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir

Netanyahu Sebut Donald Trump Sepakat Iran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir

News | Senin, 25 Mei 2026 | 07:30 WIB

Buntut Penjemputan Paksa Putri Ahmad Bahar, Komisi III Desak Usut Dugaan Intimidasi di Markas GRIB

Buntut Penjemputan Paksa Putri Ahmad Bahar, Komisi III Desak Usut Dugaan Intimidasi di Markas GRIB

News | Senin, 25 Mei 2026 | 07:26 WIB

Lukman Hakim Singgung Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi': Balas dengan Karya, Bukan Represif

Lukman Hakim Singgung Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi': Balas dengan Karya, Bukan Represif

News | Senin, 25 Mei 2026 | 07:10 WIB

Bongkar Horor Penjara Israel, Maimon Herawati: Relawan Disiksa, Dokter Tewas Diperkosa

Bongkar Horor Penjara Israel, Maimon Herawati: Relawan Disiksa, Dokter Tewas Diperkosa

News | Senin, 25 Mei 2026 | 06:45 WIB

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:56 WIB