Antisipasi Pilpres Digagalkan, Papua Siaga Satu

Siswanto

Selasa, 08 Juli 2014 | 10:11 WIB
Antisipasi Pilpres Digagalkan, Papua Siaga Satu
Ilustrasi. [Antara/Adhitya Hendra]

Suara.com - TNI menyiapkan pasukan cadangan untuk membantu mengamankan pemungutan suara pemilu presiden pada Rabu, 9 Juli 2014, di Kabupaten Mimika, Papua. Polda Papua sudah menetapkan status siaga satu untuk seluruh wilayah Papua dan Papua Barat.

Komandan Kodim 1710 Mimika, Letkol Inf Raffles Manurung, Selasa (8/7/2014), mengatakan pasukan cadangan tersebut terdiri atas satu pleton TNI AL, satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) Brigif 20 Ima Jaya Keramo, satu SSK Detasemen Kaveleri dan 100 prajurit dari Kodim 1710 Mimika.

Selain pasukan cadangan yang ditempatkan di markas masing-masing itu, TNI menyiagakan 100 prajurit untuk melakukan patroli mobil bersama Brimob Detasemen B Polda Papua dan Polres Mimika.

"Kita sudah siap semua baik untuk pengamanan di Kota Timika maupun di pedalaman," kata Raffles Manurung.

Menjelang pelaksanaan pilpres, menurut dia, belum terdapat hal-hal yang menonjol yang berpotensi mengganggu penyelenggaraan pesta demokrasi di wilayah Mimika.

Potensi gangguan penyelenggaraan pilpres di wilayah Mimika baru berupa ajakan oleh kelompok-kelompok yang berseberangan dengan paham NKRI kepada warga setempat untuk melakukan boikot pilpres.

Namun kini kegiatan tersebut sudah tidak tampak setelah 13 orang penyebar selebaran ajakan boikot pilpres ditangkap aparat Polsek Mimika Timur di wilayah Mapurujaya pada Jumat (4/7/2014).

"Sekarang sudah tidak ada lagi. Mungkin mereka kapok juga karena ancaman hukumannya bisa sampai 10 tahun," kata Raffles.

Ia mengatakan situasi keamanan di wilayah Mimika secara umum kondusif.

Raffles Manurung mengingatkan prajurit yang bertugas di wilayah pedalaman agar selalu waspada menjaga keamanan diri mereka dan masyarakat setempat dari berbagai ancaman untuk ingin menggagalkan agenda pilpres di Papua.

"Jaga keamanan diri, keamanan masyarakat dan keamanan wilayah kita. Apalagi ini merupakan momentum besar. Jangan sampai kita lengah," ujarnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pendukung Jokowi Diimbau Pakai Kemeja Kotak-kotak Saat ke TPS

Pendukung Jokowi Diimbau Pakai Kemeja Kotak-kotak Saat ke TPS

News | Selasa, 08 Juli 2014 | 09:55 WIB

Dua Bagian Ini Paling Rawan Direkayasa Selama Pilpres

Dua Bagian Ini Paling Rawan Direkayasa Selama Pilpres

News | Selasa, 08 Juli 2014 | 09:33 WIB

Kecurangan Pileg Jangan Terulang di Pilpres

Kecurangan Pileg Jangan Terulang di Pilpres

News | Selasa, 08 Juli 2014 | 09:08 WIB

Jokowi Difitnah Saat Umroh, KH Hasyim Muzadi: "Astaghfirullahaladzim"

Jokowi Difitnah Saat Umroh, KH Hasyim Muzadi: "Astaghfirullahaladzim"

News | Selasa, 08 Juli 2014 | 08:38 WIB

Terkini

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 22:35 WIB

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:52 WIB

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:50 WIB

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:39 WIB

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:28 WIB

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:06 WIB

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:58 WIB

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:30 WIB

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:10 WIB

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:05 WIB

×