Kekhawatiran PDI Perjuangan Dijegal di DPR, PAN: Itu Paranoid Saja

Siswanto

Sabtu, 12 Juli 2014 | 16:35 WIB
Kekhawatiran PDI Perjuangan Dijegal di DPR, PAN: Itu Paranoid Saja
Sidang Paripurna Gedung Nusantara II. [suara.com/ Adrian Mahakam]

Suara.com - Ketua DPP PAN Rizky Sadiq menilai kekhawatiran Fraksi PDI Perjuangan bahwa pengesahan revisi salah satu pasal UU Nomor 27/2009 tentang MPR, DPR, DPD, DPRD (MD3) bertujuan untuk menjegal kader PDI Perjuangan agar tidak menjadi pimpinan parlemen, tidak berdasar.

"Itu merupakan perasaan paranoid saja yang muncul," kata Rizky kepada suara.com, Sabtu (12/7/2014).

Menurut Rizky, perubahan pasal yang mengatur tata cara memilih pimpinan DPR, dasarnya untuk membuka pintu demokrasi.

"Dengan seluruh anggotanya langsung dipilih oleh rakyat, dan ketuanya pun harus langsung dipilih oleh anggota," katanya.

Rizky mengatakan Fraksi PAN mendukung pengesahan revisi itu tujuannya untuk evaluasi ke arah yang lebih baik.

"Pimpinan yang lama, kan diberikan secara otomatis, untuk selanjutnya anggota harus memilih. Karena selama ini terasa mengabaikan hak-hak anggota yang mempunyai hak untuk memilih ketuanya secara langsung," kata Rizky.

Seperti diberitakan sebelumnya, tidak terima dengan pasal dalam hasil revisi UU MD3, Fraksi PDI Perjuangan akan melakukan uji materi ke Mahkamah Konstitusi.

Yang akan diuji materi ialah Pasal 82 yang mengubah tata cara pemilihan pimpinan DPR. Sekarang pimpinan DPR tidak lagi otomatis diuduki oleh partai pemenang pemilu legislatif, melainkan harus yang mendapat suara terbanyak atau voting.

“Nanti di Mahkamah Konstitusi kita menguji pasal tersebut karena jangan lupa dulu juga sempat diadakan uji materi terhadap undang-undang ini yang menyatakan bahwa pemenang pemilu otomatis menjadi ketua DPR dan itu sah,” kata politisi PDI Perjuangan, Arief Budimanta.

Dengan disahkannya UU MD3, maka kelak pimpinan DPR ditentukan melalui mekanisme suara terbanyak di DPR.

Enam fraksi yang sepakat mengubah UU tersebut adalah Golkar, Demokrat, PKS, PAN, PPP, dan Gerindra. Sedangkan PDI Perjuangan kalah suara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tantowi Yahya: Hasil "Quick Count" Bisa Membuat KPU Lebih Baik

Tantowi Yahya: Hasil "Quick Count" Bisa Membuat KPU Lebih Baik

News | Sabtu, 12 Juli 2014 | 15:59 WIB

PBHI Jakarta Minta Empat Lembaga Survei Segera Klarifikasi "Quick Count"

PBHI Jakarta Minta Empat Lembaga Survei Segera Klarifikasi "Quick Count"

News | Sabtu, 12 Juli 2014 | 15:33 WIB

Populi Center: Kewenangan KPI untuk Larang Penayangan "Quick Count"

Populi Center: Kewenangan KPI untuk Larang Penayangan "Quick Count"

News | Sabtu, 12 Juli 2014 | 14:59 WIB

Koalisi Merah Putih Bakal Permanen, PDI Perjuangan Tak Takut

Koalisi Merah Putih Bakal Permanen, PDI Perjuangan Tak Takut

News | Sabtu, 12 Juli 2014 | 14:38 WIB

Terkini

Setting Powder Bisa Jadi Finishing Powder? Kenali Perbedaannya agar Gak Salah Pakai

Setting Powder Bisa Jadi Finishing Powder? Kenali Perbedaannya agar Gak Salah Pakai

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 11:49 WIB

Moisturizer Scora untuk Kulit Apa? Ini 4 Pilihannya Lengkap dengan Review Pembeli

Moisturizer Scora untuk Kulit Apa? Ini 4 Pilihannya Lengkap dengan Review Pembeli

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 11:47 WIB

Jelang Hadapi Malaysia, John Herdman Terima Kabar Buruk dari Jerman

Jelang Hadapi Malaysia, John Herdman Terima Kabar Buruk dari Jerman

Bola | Senin, 28 September 2026 | 11:47 WIB

Motul Perkuat Komitmen Kompetensi Bengkel Lokal di Indonesia

Motul Perkuat Komitmen Kompetensi Bengkel Lokal di Indonesia

Otomotif | Senin, 28 September 2026 | 11:44 WIB

MTI Dukung Rencana KAI Impor KRL Bekas Jepang, Ini Alasannya

MTI Dukung Rencana KAI Impor KRL Bekas Jepang, Ini Alasannya

News | Senin, 28 September 2026 | 11:43 WIB

9 Pilihan E-MTB Sepeda Gunung Listrik United dan Polygon Terbaik Tahun Ini

9 Pilihan E-MTB Sepeda Gunung Listrik United dan Polygon Terbaik Tahun Ini

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 11:41 WIB

Greenpeace: BPGMN Akan Sia-sia Tanpa Komitmen Lindungi Gambut

Greenpeace: BPGMN Akan Sia-sia Tanpa Komitmen Lindungi Gambut

News | Senin, 28 September 2026 | 11:41 WIB

Panen Cuan Konser Musik, Jakarta Raup Rp250 Miliar Hanya dalam Dua Hari

Panen Cuan Konser Musik, Jakarta Raup Rp250 Miliar Hanya dalam Dua Hari

News | Senin, 28 September 2026 | 11:36 WIB

Siti Hasmah, Istri Mahathir Mohamad Meninggal Dunia di Usia 100 Tahun

Siti Hasmah, Istri Mahathir Mohamad Meninggal Dunia di Usia 100 Tahun

News | Senin, 28 September 2026 | 11:36 WIB

8 Sunscreen Mengandung Kolagen untuk Usia 50 Tahun, Wajah Kencang Tanpa Kerutan

8 Sunscreen Mengandung Kolagen untuk Usia 50 Tahun, Wajah Kencang Tanpa Kerutan

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 11:35 WIB

×