Tim Pemenangan: Pihak Tertentu Berupaya Perkecil Suara Jokowi-JK

Achmad Sakirin | Suara.com

Senin, 14 Juli 2014 | 19:10 WIB
Tim Pemenangan: Pihak Tertentu Berupaya Perkecil Suara Jokowi-JK
Surat suara pemilu presiden 9 Juli 2014. [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Tim pemenangan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Jokowi-JK di Papua Barat menilai, ada upaya untuk memperkecil perolehan suara pasangan tersebut oleh pihak tertentu. Namun tim masih melakukan investigasi atas dugaan itu.

Sekertaris tim koalisi pemenangan Jokowi-JK Provinsi Papua Parat, Cuncun Hidayat di Manokwari, Senin (14/7/2014) mengatakan, berdasarkan laporan tim di lapangan, perolehan suara pasangan Jokowi-JK wilayah Papua Barat 72 persen.

Jumlah itu melebihi target yang dipatok tim sebesar 70 persen. Tim koalisi tengah melakukan investigasi guna proses lebih lanjut.

"Kami berharap kepada penyelenggara agar tidak melakukan hal-hal yang menciderai demokrasi atau hal-hal yang membuat rakyat kecewa terhadap hasil Pilpres yang telah kita lalui dengan aman,"ujar Hidayat.

Upaya tim koalisi untuk mengawal suara Jokowi-JK, tutur Hidayat, adalah dengan memperkuat saksi-saksi pada pelaksanaan rekapitulasi di tingkat PPS, PPD sampai tingkat kabupaten dan provinsi.

Hal itu menghindari kemungkinan terjadinya praktek-praktek kecurangan saat rekapitulasi perolehan suara Pilpres.

Hidayat mengakui, tim akan melakukan aksi turun ke jalan ataupun jalur hukum apabila nantinya ditemukan kecurangan yang merugikan perolehan suara pasangan Jokowi-JK di Provinsi Papua Barat. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Forum Rektor Ingin Mahasiswa dan Kampus Netral di Pemilu

Forum Rektor Ingin Mahasiswa dan Kampus Netral di Pemilu

News | Senin, 14 Juli 2014 | 18:41 WIB

Forum Rektor Harap Capres Bisa Lapang Dada

Forum Rektor Harap Capres Bisa Lapang Dada

News | Senin, 14 Juli 2014 | 18:39 WIB

Golkar Diibaratkan Kapal Layar, Ada Penumpang yang Pusing

Golkar Diibaratkan Kapal Layar, Ada Penumpang yang Pusing

News | Senin, 14 Juli 2014 | 17:58 WIB

Aburizal Bakrie Terus Digoyang

Aburizal Bakrie Terus Digoyang

News | Senin, 14 Juli 2014 | 16:47 WIB

Tiga Faktor Penentu Nasib Koalisi Merah Putih

Tiga Faktor Penentu Nasib Koalisi Merah Putih

News | Senin, 14 Juli 2014 | 16:09 WIB

Bawaslu Tidak Peduli Hasil Hitung Cepat

Bawaslu Tidak Peduli Hasil Hitung Cepat

News | Senin, 14 Juli 2014 | 15:01 WIB

Terkini

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:25 WIB

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:51 WIB

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:50 WIB

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:47 WIB

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:43 WIB

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:18 WIB

Pemerintah Siapkan Skema WFH 1 Hari Seminggu untuk Tekan Konsumsi BBM, Berlaku Pasca Lebaran?

Pemerintah Siapkan Skema WFH 1 Hari Seminggu untuk Tekan Konsumsi BBM, Berlaku Pasca Lebaran?

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:15 WIB

Bisakah Bahan Bakar Ramah Lingkungan untuk Pesawat Jadi Solusi, Ternyata Pakar Bilang Ini

Bisakah Bahan Bakar Ramah Lingkungan untuk Pesawat Jadi Solusi, Ternyata Pakar Bilang Ini

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:05 WIB

Resmi! Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026, Ini Hasil Sidang Isbat Kemenag

Resmi! Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026, Ini Hasil Sidang Isbat Kemenag

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:04 WIB