Mercedes Ganti Rem, Tim Red Bull dan Ferrari Protes

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Senin, 21 Juli 2014 | 11:38 WIB
Mercedes Ganti Rem, Tim Red Bull dan Ferrari Protes
Pebalap tim F1 Mercedes, Lewis Hamilton, melaju di balapan GP Jerman, Minggu (20/7/2014). [Reuters/Kai Pfaffenbach]

Suara.com - Dominasi tim Mercedes di arena balap Formula 1 (F1) musim ini tidak dibiarkan berjalan mulus, bahkan di luar lintasan, oleh para pesaingnya. Saat ini, setidaknya tim Red Bull dan Ferrari sudah bertekad mengajukan protes terkait pergantian merek cakram rem yang digunakan Mercedes di GP Jerman tanpa adanya sanksi dari otoritas F1.

"Kami telah mendiskusikannya secara internal... Kami memutuskan tidak membiarkannya berlanjut," ungkap pimpinan tim Ferrari, Marco Mattiacci, Minggu (20/7/2014), usai GP Jerman di mana Nico Rosberg jadi pebalap terdepan sementara rekannya di tim Mercedes, Lewis Hamilton, juga finish di posisi ketiga.

Untuk diketahui, Hamilton sempat menabrak keras dalam sesi kualifikasi, Sabtu (19/7), lantaran cakram rem depannya tidak berfungsi. Dia kemudian diketahui menjalani balapan dengan merek rem berbeda, sementara Rosberg juga telah mengganti rem belakang mobilnya.

Meski Federasi Otomotif Internasional (FIA) mengatakan pergantian itu masih dalam batas aturan, pimpinan tim Red Bull, Christian Horner, menilai bahwa keputusan tersebut telah menimbulkan preseden tersendiri.

"Ini merupakan (sebuah) perubahan dalam spesifikasi mobil," ungkap Horner kepada wartawan.

"Jika Anda menukarnya dengan merek serupa itu tak masalah. Tapi jika Anda menggantinya dengan barang yang dibuat oleh produsen lain, maka itu berarti karakteristiknya juga berbeda. Sebagaimana digambarkan oleh pebalapnya sendiri sebagai hal yang berbeda, maka ini akan jadi preseden menarik," sambungnya.

Horner yang menyatakan bahwa kedua pebalapnya berlomba dengan rem produksi Brembo yang sama dengan rem mobil Hamilton saat kualifikasi, memandang perlu adanya klarifikasi lebih lanjut oleh FIA.

"Jelas bahwa jika Anda bisa melakukan itu (mengganti rem), maka apa lagi yang bisa Anda ganti? Akan menarik mendengar justifikasi terhadap pembolehan tersebut," tuturnya.

Sebagaimana diketahui, Mercedes mendominasi balapan F1 sejauh ini dengan memenangi 9 dari 10 seri yang sudah berlangsung. Satu-satunya seri balapan yang bisa direbut lawannya yaitu tim Red Bull, hanyalah GP Kanada pada awal Juni lalu. [Reuters]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hasil Lengkap GP Jerman, Klasemen dan Jadwal Formula 1

Hasil Lengkap GP Jerman, Klasemen dan Jadwal Formula 1

News | Senin, 21 Juli 2014 | 08:53 WIB

Juarai GP Jerman, Nico Rosberg Kokoh di Puncak F1

Juarai GP Jerman, Nico Rosberg Kokoh di Puncak F1

News | Minggu, 20 Juli 2014 | 21:24 WIB

GP Jerman: Rosberg Raih "Pole Position", Hamilton Bermasalah

GP Jerman: Rosberg Raih "Pole Position", Hamilton Bermasalah

News | Sabtu, 19 Juli 2014 | 21:15 WIB

Terkini

Pigai: Kritik Feri Amsari Tak Perlu Dipolisikan, Cukup Dijawab Data

Pigai: Kritik Feri Amsari Tak Perlu Dipolisikan, Cukup Dijawab Data

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:57 WIB

Bareskrim Bongkar Jaringan Dolar AS Palsu di Banten: 5 Pelaku Ditangkap, Ratusan Lembar Disita

Bareskrim Bongkar Jaringan Dolar AS Palsu di Banten: 5 Pelaku Ditangkap, Ratusan Lembar Disita

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:56 WIB

Emas Sempat Melemah di Tengah Gejolak Global, Masih Cocok Jadi Investasi?

Emas Sempat Melemah di Tengah Gejolak Global, Masih Cocok Jadi Investasi?

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:53 WIB

Korupsi Kepala Daerah Tak Melulu karena Biaya Politik, KPK Ungkap Motif Pribadi hingga THR

Korupsi Kepala Daerah Tak Melulu karena Biaya Politik, KPK Ungkap Motif Pribadi hingga THR

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:39 WIB

Iran: Damai Boleh, Perang Lagi Gak Masalah, AS-Israel Akan Merugi!

Iran: Damai Boleh, Perang Lagi Gak Masalah, AS-Israel Akan Merugi!

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:38 WIB

Gas Ikut Naik! Harga LPG Nonsubsidi Melonjak di Tengah Kenaikan BBM

Gas Ikut Naik! Harga LPG Nonsubsidi Melonjak di Tengah Kenaikan BBM

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:33 WIB

Donald Trump Disulap Jadi Minion! Iran Olok-olok AS Tak Bisa Buka Selat Hormuz

Donald Trump Disulap Jadi Minion! Iran Olok-olok AS Tak Bisa Buka Selat Hormuz

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:28 WIB

Evaluasi WFH ASN di Jakarta, Pramono Anung: Kemacetan Turun Drastis

Evaluasi WFH ASN di Jakarta, Pramono Anung: Kemacetan Turun Drastis

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:24 WIB

Jelang Kedatangan Trump ke China, Korut Tembakkan Rudal Balistik, Korsel Ketar-ketir

Jelang Kedatangan Trump ke China, Korut Tembakkan Rudal Balistik, Korsel Ketar-ketir

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:13 WIB

Program Magang Nasional Batch I Sebentar Lagi Selesai, Peserta Diminta Lengkapi Tahapan Penutup

Program Magang Nasional Batch I Sebentar Lagi Selesai, Peserta Diminta Lengkapi Tahapan Penutup

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:03 WIB