Pemimpin Hamas Sepakati Pembaruan Gencatan Senjata dengan Israel

Madinah

Minggu, 27 Juli 2014 | 19:26 WIB
Pemimpin Hamas Sepakati Pembaruan Gencatan Senjata dengan Israel
Asap dan kobaran api dalam serangan udara Israel di Rafah, Jalur Gaza, Palestina, Selasa (8/7). [Antara/reuters/Ibraheem Abu] Mustafa

Suara.com - Para pemimpin Hamas menyetujui usulan pembaruan gencatan senjata selama 24 jam yang akan dilakukan pada Minggu (27/7/2014) waktu setempat. Gencatan senjata rencananya akan dimulai pukul 14.00 waktu setempat.

Juru bicara milter Israel Letkol Peter Lerner belum memastikan apakah pihaknya akan melaksanakan pembaruan kesepakatan gencatan senjata yang diajukan petinggi Hamas. Lerner menyatakan pasukan Israel masih akan terus membombardir terowongan milter Hamas.

Sebelumnya, atas nama kemanusiaan Israel ajukan gencatan senjata selama 24 jam pada Sabtu (26/7/2014) lalu, yang dimulai pukul 08.00 hingga pukul 08.00. Kabinet keamanan Israel kemudian menambah durasi gencatan selama 24 jam hingga Minggu tengah malam.

Usulan gencatan senjata ini tak disetujui pihak Hamas yang kemudian membalas dengan memuntahkan roket ke kota Ashkelon dan Tel Aviv.

Seperti yang dilansir The Telegraph, Hamas terus meluncurkan roket hingga Minggu pagi. Juru bicara angkatan bersenjata Israel mengklaim Hamas telah melanggar perjanjian kemanusiaan yang telah disepakati demi kemanusiaan di Gaza. Tak lama setelah pernyatan jubir milter Israel, wilayah timur Gaza kembali dihantam misil penghancur yang dimuntahkan tentara zionis.

Selama periode gencatan senjata, tentara Israel merangsek masuk dan mengklaim menguasai 44 persen wilayah Gaza. Mereka berjanji akan terus menghancurkan terowongan tempat militan Hamas bersembunyi. (The Telegraph)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Intelijen AS: Jika Hamas Hancur, yang Lebih Buruk Akan Muncul

Intelijen AS: Jika Hamas Hancur, yang Lebih Buruk Akan Muncul

News | Minggu, 27 Juli 2014 | 16:24 WIB

Israel Dihujani Roket Lagi

Israel Dihujani Roket Lagi

News | Minggu, 27 Juli 2014 | 12:52 WIB

Selama Gencatan Senjata, 147 Jenazah Dievakuasi dari Reruntuhan

Selama Gencatan Senjata, 147 Jenazah Dievakuasi dari Reruntuhan

News | Minggu, 27 Juli 2014 | 09:02 WIB

Israel Setuju Gencatan Senjata Selama 24 Jam

Israel Setuju Gencatan Senjata Selama 24 Jam

News | Minggu, 27 Juli 2014 | 08:20 WIB

Tujuh Menlu Serukan Gencatan Senjata Israel-Palestina Diperpanjang

Tujuh Menlu Serukan Gencatan Senjata Israel-Palestina Diperpanjang

News | Sabtu, 26 Juli 2014 | 19:36 WIB

Mengintip Terowongan Bawah Tanah Pejuang Palestina

Mengintip Terowongan Bawah Tanah Pejuang Palestina

News | Sabtu, 26 Juli 2014 | 15:22 WIB

Tank Israel Bantai 18 Orang dari Satu Keluarga

Tank Israel Bantai 18 Orang dari Satu Keluarga

News | Sabtu, 26 Juli 2014 | 12:32 WIB

Terkini

Babak Baru Kasus Nadiem Makarim, Sidang Banding Akan Digelar Awal Agustus

Babak Baru Kasus Nadiem Makarim, Sidang Banding Akan Digelar Awal Agustus

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:45 WIB

Usai Diambil Alih, Kawasan Hotel Sultan Akan Disulap Jadi Sumber Baru Pemasukan Negara

Usai Diambil Alih, Kawasan Hotel Sultan Akan Disulap Jadi Sumber Baru Pemasukan Negara

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:43 WIB

Dituding Penjahat Perang, Amerika Diadukan ke PBB Usai Serang Warga Sipil di Iran Selatan

Dituding Penjahat Perang, Amerika Diadukan ke PBB Usai Serang Warga Sipil di Iran Selatan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:39 WIB

Kondisi Remaja Korban Rudapaksa 27 Pria di Sampang Membaik, Korban Mulai Berani Bercerita

Kondisi Remaja Korban Rudapaksa 27 Pria di Sampang Membaik, Korban Mulai Berani Bercerita

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:30 WIB

Peron Baru Stasiun Bogor Beroperasi Hari Ini, Siap Layani KRL 12 Gerbong

Peron Baru Stasiun Bogor Beroperasi Hari Ini, Siap Layani KRL 12 Gerbong

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:24 WIB

32 Tahun Jadi Guru, Mimpi Isayas Tigi Lihat Sekolah Gratis di Papua Tengah Akhirnya Terwujud

32 Tahun Jadi Guru, Mimpi Isayas Tigi Lihat Sekolah Gratis di Papua Tengah Akhirnya Terwujud

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:22 WIB

Kabar Gembira! 58.920 Siswa di Papua Tengah Bisa Sekolah Gratis, Termasuk Biaya Asrama

Kabar Gembira! 58.920 Siswa di Papua Tengah Bisa Sekolah Gratis, Termasuk Biaya Asrama

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:01 WIB

Surat Calon Jampidsus Beredar, Komjak Malah Pertanyakan Keabsahannya

Surat Calon Jampidsus Beredar, Komjak Malah Pertanyakan Keabsahannya

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:00 WIB

JPO Tendean Ambruk Ditabrak Truk, Pakar Sebut Sopir dan Perusahaan Wajib Bayar Denda

JPO Tendean Ambruk Ditabrak Truk, Pakar Sebut Sopir dan Perusahaan Wajib Bayar Denda

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:32 WIB

Sudah 59 Nyawa Melayang! Komnas HAM Tagih Janji Pemerintah Urus 100 Ribu Pengungsi Papua

Sudah 59 Nyawa Melayang! Komnas HAM Tagih Janji Pemerintah Urus 100 Ribu Pengungsi Papua

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:29 WIB

×