Sebanyak 450 Personel Polisi Jaga Mahkamah Konstitusi

Doddy Rosadi | Suara.com

Minggu, 03 Agustus 2014 | 08:29 WIB
Sebanyak 450 Personel Polisi Jaga Mahkamah Konstitusi
Kabid Humas Polda Metro Jaya Rikwanto. [suara.com/Nur Ichsan]

Suara.com - Kepolisian Daerah Jakarta akan menjaga gedung Mahkamah Konstitusi mulai 6 Agustus hingga 21 Agustus 2014. Juru bicara Polda Metro Jaya, Rikwanto mengatakan, penjagaan itu dilakukan menyusul akan dimulainya sidang gugatan sengketa pemli presiden yang diajuka oleh pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Rikwanto mengatakan, jumlah personil yang akan diturunkan yaitu 450 orang. Namun, jumlah itu bisa ditambah apabila terjadi unjuk rasa di sekitar gedung Mahkamah Konstitusi.

“Semua personil yang diturunkan yaitu sekitar 6 SSK atau 450 personel semuanya berasal dari Polda Metro Jaya. Polisi akan menetapkan penjagaan ketat di dalam gedung MK salah satunya dengan memasang metal detector," kata Rikwanto kepada suara.com melalui sambungan telepon, Minggu (3/8/2014).

Ia menjamin bahwa penjagaan itu  tidak akan menganggu lalu lintas di sekitar gedung MK karena jalanan tidak akan ditutup.

Rikwanto meminta para pendukung salah satu pasangan capres-cawapres untuk bertindak dewasa dan menerima apa pun hasil keputusan Mahkamah Konstitusi.

Mahkamah Konstitusi (MK) telah menerima berkas gugatan pemilu presiden dari capres-cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Pasangan nonor urut 1 itu mengklaim telah terjadi pelanggaran di 52 ribu lebih Tempat Pemungutan Suara (TPS). MK mempunyai batas waktu 14 hari untuk menuntaskan kasus tersebut.

Sidang pertama yang rencananya dilangsungkan 6 Agustus 2014 mengagendakan pemeriksaan pendahuluan terhadap berkas permohonan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) yang diajukan Prabowo-Hatta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tim Prabowo Gugat Tiga Kabupaten di Madura ke MK

Tim Prabowo Gugat Tiga Kabupaten di Madura ke MK

News | Kamis, 31 Juli 2014 | 06:45 WIB

PPP Dukung Prabowo-Hatta Gugat Hasil Pilpres ke MK

PPP Dukung Prabowo-Hatta Gugat Hasil Pilpres ke MK

News | Sabtu, 26 Juli 2014 | 13:46 WIB

Prabowo-Hatta Serahkan Sejuta Dokumen Bukti ke MK

Prabowo-Hatta Serahkan Sejuta Dokumen Bukti ke MK

News | Jum'at, 25 Juli 2014 | 20:30 WIB

Terkini

Terjaring OTT, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Tiba di Gedung KPK Pagi Ini

Terjaring OTT, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Tiba di Gedung KPK Pagi Ini

News | Sabtu, 11 April 2026 | 11:56 WIB

Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng

Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng

News | Sabtu, 11 April 2026 | 11:05 WIB

OTT KPK di Tulungagung: Selain Bupati Gatut Sunu Wibowo, 15 Orang Juga Diamankan

OTT KPK di Tulungagung: Selain Bupati Gatut Sunu Wibowo, 15 Orang Juga Diamankan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 10:26 WIB

Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS

Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS

News | Sabtu, 11 April 2026 | 09:49 WIB

Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan

Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 08:24 WIB

Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur

Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur

News | Sabtu, 11 April 2026 | 07:00 WIB

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB