Ini Kecurangan Pilpres 2014 Versi Kubu Prabowo-Hatta

Siswanto

Rabu, 06 Agustus 2014 | 06:46 WIB
Ini Kecurangan Pilpres 2014 Versi Kubu Prabowo-Hatta
Massa pendukung Prabowo mendatangi gedung Mahkamah Konstitusi di Jakarta, Jum'at (25/7/2014).[Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Kubu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mengajukan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum dalam Pilpres 2014 ke Mahkamah Konsitusi dan sidang perdana akan diselenggarakan pagi ini, Rabu (6/8/2014).

Tim Koalisi Merah Putih atau pendukung Prabowo-Hatta menuding dalam pelaksanaan pilpres terjadi banyak kasus kecurangan dan pelanggaran di 33 provinsi di Indonesia.

Apa saja dan dimana saja kasus yang dipermasalahkan? Berikut ini penjelasannya.

Di Provinsi Aceh, mereka menilai ada kejanggalan jumlah pengguna hak pilih yang tidak sama dengan jumlah surat suara yang digunakan. KPU di Provinsi Aceh beserta jajarannya dinilai tidak dapat menjalankan tugas pokok dan fungsi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku sehingga pilpres yang demokratis tidak tercapai.

Di Kabupaten Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara, pasangan capres-cawapres nomor satu menilai KPU setempat menggunakan kekuasaannya untuk mengubah hasil perolehan suara pasangan calon menjadi 100 persen hingga 200 persen.

Dengan adanya dugaan itu, tim Prabowo-Hatta mengaku telah mengajukan keberatan kepada Panitia Pengawas Pemilu dan telah diakomodasi melalui rekomendasi pemungutan suara ulang di sejumlah TPS hingga pengumuman suara di tingkat provinsi rekomendasi belum juga digubris oleh KPU.

Sedangkan pelanggaran yang menurut tim Prabowo terjadi disebut terjadi secara terstruktur, sistematis, dan masif, yakni berupa mobilisasi pemilih melalui Daftar Pemilih Khusus Tambahan (DPKTb). Hal ini, menurut mereka, terindikasi dari jumlah seluruh pengguna hak pilih tidak sama dengan jumlah suara sah dan tidak sah. Dimana hal ini terjadi di Provinsi Sumatra Barat.

Di Provinsi Riau, Jambi, dan Bangka Belitung, tim Prabowo-Hatta menyatakan terdapat masing-masing 444.756 (Riau), 213.789 (Jambi), dan 78.581 (Bangka Belitung) pengguna hak pilih yang bermasalah.

Di Provinsi Jawa Barat, tim Prabowo-Hatta mengaku tidak mendapatkan respon yang kuat dari KPU setempat untuk mengakomodir serta menyelesaikan penyimpangan-penyimpangan yang telah diajukan melalui pengawas pemilu.

Sedangkan di Provinsi Lampung dan Jakarta, menurut tim Prabowo-Hatta, terdapat dugaan mobilisasi pemilih melalui DPKtb, di mana khusus di Provinsi DKI Jakarta, pengawas pemilu telah merekomendasikan kepada KPU DKI Jakarta agar dilakukan pengecekan terhadap 5.817 TPS serta Pemungutan Suara Ulang di 13 TPS, namun hanya rekomendasi PSU yang dijalankan KPU.

Di provinsi lainnya juga disebutkan terdapat pelanggaran, seperti di Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Banten, Bali, NTB, NTT, seluruh provinsi di Pulau Kalimantan dan Sulawesi, Maluku Utara, serta Papua dan Papua Barat.

Setelah tim advokat Prabowo-Hatta melaporkan kecurangan-kecurangan ke MK, ditambah lagi dengan kegeraman koalisi Merah Mutih kepada KPU yang mereka nilai telah membongkar kotak suara di beberapa wilayah di Indonesia.

"Kami sangat menyesalkan tindakan KPU itu, karena tindakan itu jelas menyalahi aturan main, baru bisa dibuka harusnya setelah ada instruksi dari MK," kata Sekretaris Tim Perjuangan Merah Putih Keadilan dan Kebenaran Fadli Zon di Rumah Polonia, Jakarta Timur, Minggu (3/7/2014).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sidang Sengketa Pilpres Bukan yang Pertama

Sidang Sengketa Pilpres Bukan yang Pertama

News | Rabu, 06 Agustus 2014 | 07:00 WIB

Hari Ini, Sidang Perdana Gugatan Prabowo Digelar

Hari Ini, Sidang Perdana Gugatan Prabowo Digelar

News | Rabu, 06 Agustus 2014 | 06:00 WIB

Polisi: Masyarakat Jangan Ganggu Jalannya Sidang MK

Polisi: Masyarakat Jangan Ganggu Jalannya Sidang MK

News | Rabu, 06 Agustus 2014 | 05:00 WIB

KPU Papua Siap Hadapi Gugatan Prabowo-Hatta

KPU Papua Siap Hadapi Gugatan Prabowo-Hatta

News | Rabu, 06 Agustus 2014 | 04:41 WIB

Terkini

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:55 WIB

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Banten | Rabu, 02 September 2026 | 23:50 WIB

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Bogor | Rabu, 02 September 2026 | 23:42 WIB

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:36 WIB

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 23:13 WIB

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

News | Rabu, 02 September 2026 | 22:05 WIB

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

Video | Rabu, 02 September 2026 | 21:50 WIB

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

Jawa Tengah | Rabu, 02 September 2026 | 21:29 WIB

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

News | Rabu, 02 September 2026 | 21:20 WIB

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Bola | Rabu, 02 September 2026 | 21:17 WIB

×