Transisi Pemerintahan, SBY: Tunggu "Timing" yang Tepat

Ruben Setiawan

Jum'at, 08 Agustus 2014 | 01:52 WIB
Transisi Pemerintahan, SBY: Tunggu "Timing" yang Tepat
Presiden SBY menggelar konpers Wikileaks di pendopo Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat Kamis (31/7). [Rumgapres/Abror]

Suara.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menanggapi persiapan transisi pemerintahan yang tengah digodok calon presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi). Presiden menanggapi hal itu dalam video yang diunggah melalui Youtube, Kamis (7/8/2014) malam. 

Presiden memahami bila calon presiden-wapres terpilih Jokowi-JK mempersiapkan pemerintahan transisi. Mengingat hanya dalam tempo sebulan, presiden terpilih sudah harus langsung terjun dalam kancah internasional, mulai dari KTT ASEAN, ASEAN Plus dan KTT Asia Timur, APEC dan juga G20.

Dalam forum-forum internasional tersebut, Indonesia selama ini memiliki peran yang penting dan diperhitungkan.

"Oleh karena itu, dalam konteks itu saya paham bahwa perlu persiapan yang baik," katanya.

Presiden menceritakan dirinya masih ingat ketika pada 2004 tepatnya pada 4 Oktober 2004 dinyatakan sebagai presiden terpilih ia memiliki kesempatan. "Bahkan tidak memiliki akses untuk melakukan sebuah persiapan sebelum saya memangku jabatan saya sebagai Presiden Republik Indonesia," kata Presiden.

Oleh karena itu, menurut Presiden, apa yang dipikirkan dan direncanakan Jokowi untuk memulai masa transisi tersebut tidak keliru.

Namun demikian Presiden menilai perlu mempertimbangkan waktu yang tepat membahas persiapan transisi tersebut, mengingat saat ini juga tengah berlangsung sidang gugatan terhadap hasil pemilihan presiden 2014 oleh pasangan Prabowo-Hatta.

"Saya juga mendukung langkah-langkah itu (persiapan transisi), karena tentu presiden baru itu ingin sukses nantinya, cuma sekali lagi, tunggu 'timing' yang tepat. Rasanya tidak baik dan tidak etis, ketika Mahkamah Konstitusi tengah bersidang, belum mengambil putusan apapun, lantas saya misalnya, atau menteri-menteri di kabinet saya, diminta untuk bersama-sama merencanakan masa transisi pemerintahan ini," kata Presiden. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

SBY: Tidak Ada Kabinet Demisioner

SBY: Tidak Ada Kabinet Demisioner

News | Jum'at, 08 Agustus 2014 | 00:57 WIB

Tim Jokowi-JK Langsung Pelajari Berkas Perbaikan Prabowo-Hatta

Tim Jokowi-JK Langsung Pelajari Berkas Perbaikan Prabowo-Hatta

News | Kamis, 07 Agustus 2014 | 19:05 WIB

LSI: Dukungan Buat Jokowi-JK Meningkat Pasca Penetapan KPU

LSI: Dukungan Buat Jokowi-JK Meningkat Pasca Penetapan KPU

News | Kamis, 07 Agustus 2014 | 18:36 WIB

Jokowi-JK Siapkan 25 Saksi di Sidang MK

Jokowi-JK Siapkan 25 Saksi di Sidang MK

News | Kamis, 07 Agustus 2014 | 18:04 WIB

Ini Penjelasan MK Soal Salah Ketik Nama Anggota KPU

Ini Penjelasan MK Soal Salah Ketik Nama Anggota KPU

News | Kamis, 07 Agustus 2014 | 17:44 WIB

Ini Bocoran Materi Sidang MK Besok dari Kubu-Jokowi

Ini Bocoran Materi Sidang MK Besok dari Kubu-Jokowi

News | Kamis, 07 Agustus 2014 | 17:35 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×